<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251</id><updated>2011-11-27T15:40:39.372-08:00</updated><category term='Artikel'/><category term='Sejarah'/><category term='Cerita Sasak'/><category term='review bloggerwave'/><category term='review sponsoredreview'/><category term='Review Snapbomb'/><category term='Budaya'/><category term='Tempat Wisata'/><category term='Berita'/><title type='text'>.::Rumah Wisata::.</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>62</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-8835893729188999207</id><published>2010-08-26T02:04:00.000-07:00</published><updated>2010-08-26T02:05:27.470-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Investor Belanda Siap Sulap Gili Tangkong</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gili Tangkong merupakan satu diantara 23 gili di kawasan perairan Sekotong Lombok Barat (Lobar). Gili (pulau kecil) yang eksotis itu, dalam waktu dekat akan disulap investor Belanda menjadi sebuah tempat berlibur bagi wisatawan khususnya yang akan berbulan madu (honeymoon).&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kepala Bappeda Lobar Ir. H. Moh. Taufiq MSc kepada wartawan Senin (23/8) kemarin mengatakan, Gili Tangkong nantinya akan menjadi tempat yang bisa mendatangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) besar setelah kawasan wisata Senggigi. ‘’Dengan penataan yang baru nanti, gili ini akan menjadi salah satu tujuan wisata para penikmat alam,’’ ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taufiq menambahkan berdasarkan hasil kajian tim serta dari presentasi dihadapan Bupati, investor ini terlihat sangat serius menanamkan modalnya di kawasan Lobar. Selain itu, investor yang akan membangun beberapa sarana pendukung pariwisata seperti bungalow, vila dan restoran itu sudah mulai mengurus perizinan di Kantor Perizinan Terpadu Lobar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut investor, Gili Tangkong di Sekotong akan diubah menjadi the honeymoon island oleh PT. Anasia Nusantara Tangkong. Perusahaan asing itu akan menginvestasikan modalnya di Lobar sesuai dengan hasil presentasinya sebesar  1.550.000 dolar Amerika. ‘’Banyak investor yang sudah mengajukan proposal ingin membangun Lobar namun mereka tidak memiliki keseriusan seperti investor yang akan membangun Gili Tangkong ini. Yang tidak serius, terpaksa kita abaikan,” ujar Taufik seraya menambahkan saat ini Pemkab Lobar lebih berhati-hati memberikan rekomendasi kepada investor yang ingin masuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti diketahui, ada beberapa gili di kawasan Sekotong yang sudah mulai dikembangkan investor, seperti Gili Asahan, Gili Layar, Gili Gede, Gili Rengit serta Gili Nanggu. (smd/SuaraNTB)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-8835893729188999207?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/8835893729188999207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=8835893729188999207' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/8835893729188999207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/8835893729188999207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2010/08/investor-belanda-siap-sulap-gili.html' title='Investor Belanda Siap Sulap Gili Tangkong'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-4759472346721974005</id><published>2010-08-23T07:42:00.000-07:00</published><updated>2010-08-23T07:44:15.594-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tempat Wisata'/><title type='text'>Kesederhanaan Masjid Bayan Beleq</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;MENGUNJUNGI Pulau Lombok, beberapa tempat yang langsung terbayang di benak Anda mungkin Gunung Rinjani atau Pantai Senggigi. Namun cobalah datang ke kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, karena di sini Anda bisa menemukan salah satu jejak Islam di Pulau Lombok yaitu Masjid Bayan Beleq.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saat pertama kali melihatnya, Anda mungkin tidak akan mengira bahwa bangunannya merupakan sebuah masjid. Ini karena ukurannya yang kecil yaitu 9 x 9 meter. Bentuknya-pun tergolong sederhana dan tidak jauh berbeda dengan rumah-rumah sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dinding-dinding masjid terlihat rendah dan terbuat dari anyaman bambu. Sementara bagian atapnya berbentuk tumpang yang disusun dari bilah-bilah bambu. Masuk ke dalam masjid, Anda akan mendapati batu kali yang menjadi fondasi lantainya. Fondasi ini dilapisi tanah liat yang telah ditutupi tikar buluh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sudut-sudut ruang masjid terdapat empat tiang utama penopang masjid, yang terbuat dari kayu nangka berbentuk silinder. Di dalam masjid juga terdapat sebuah bedug dari kayu yang digantung di tiang atap masjid serta beleq (makam besar) dari salah seorang penyebar agama Islam pertama di kawasan ini, yaitu Gaus Abdul Rozak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, di belakang kanan dan depan kiri masjid terdapat dua gubuk kecil. Di dalam kedua gubuk ini, terdapat makam tokoh-tokoh agama yang turut membangun dan mengurusi masjid ini sedari awal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun nampak sederhana, Masjid Bayan Beleq sebenarnya merupakan masjid pertama yang berdiri di Pulau Lombok dan kecamatan Bayan sendiri memang terkenal sebagai salah satu pintu gerbangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keistimewaan lain yang dimiliki Masjid Bayan Beleq yakni telah menjadi salah satu situs bersejarah yang ada di Indonesia. Ini dikarenakan usianya yang lebih dari 300 tahun dimana masjid ini didirikan pada abad ke-17.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesehariannya, Masjid Bayan Beleq kini tidak lagi digunakan oleh masyarakat sekitar. Namun, masjid ini akan kembali ramai pada hari besar agama Islam. Salah satunya saat perayaan Maulid Nabi Muhammad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat perayaan, Masjid Bayan Beleq akan dipenuhi oleh pengunjung. Para pengunjung ini diwajibkan untuk mengikuti peraturan yang ada, semisal harus menggunakan baju adat sasak seperti dodot, sapuk, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika berminat mengunjungi situs religi ini, Anda bisa menuju Pulau Lombok dengan pesawat terbang dari Jakarta, Surabaya, Bali, dan kota-kota lain. Dari Kota Mataram, perjalanan menuju Kecamatan Bayan dilanjutkan dengan transportasi umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, untuk kenyamanan berwisata, ada baiknya Anda menggunakan kendaraan sewaan. Selain bisa berhenti di beberapa tempat menarik di sepanjang jalan menuju Kecamatan Bayan, Anda juga dapat mengatur waktu kunjungan dengan lebih leluasa.(wikipedia/X-12)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: www.mediaindonesia.com&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-4759472346721974005?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/4759472346721974005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=4759472346721974005' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/4759472346721974005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/4759472346721974005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2010/08/kesederhanaan-masjid-bayan-beleq.html' title='Kesederhanaan Masjid Bayan Beleq'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-51354292143678924</id><published>2010-07-31T08:36:00.000-07:00</published><updated>2010-07-31T08:38:10.459-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Kusir Cidomo Kenakan Pakaian Adat</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebanyak 17 kusir cidomo di kawasan wisata Senggigi, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (30/7), mulai mengenakan pakaian adat Sasak. "Pagi ini semua kusir cidomo di Senggigi menggunakan pakaian adat Sasak yang menjadi ciri khas mereka," kata Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat M Djunaidi, di Giri Menang, Jumat.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Cidomo, singkatan dari cikar, dokar, motor. Kendaraan yang ditarik seekor kuda itu merupakan alat angkut tradisional yang dilestarikan daerah itu. Khusus di cidomo di Senggigi, mendapat pelat nomor dari 1 sampai 17 dengan seri Kawasan Wisata Senggigi (KWS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setelah menggunakan pakaian adat dan didukung dengan kondisi beberapa aksesoris cidomo, angkutan itu menjadi menarik bagi wisatawan. Semoga mereka senang berkeliling Senggigi menggunakan cidomo," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, kata Djunaidi, kendati cidomo ini sudah dipermak sedemikian rupa, tapi tarif yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan anggota lainnya tidak akan naik, karena disesuaikan dengan jarak tempuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Itu dimaksudkan untuk menjaga kepercayaan para wisatawan terhadap keberadaan mereka," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengoptimalkan 17 cidomo itu, kata dia, ada rencana menyiagakan mereka di beberapa hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya, dalam waktu pemda akan melakukan komunikasi dengan beberapa pengusaha hotel berbintang untuk menjalin kerja sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bila perlu cidomo akan dilengkapi dengan sarana telepon seluler agar memudahkan komunikasi seperti halnya taxi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, program pencanangan kusir cidomo berpakaian adat di KWS ini merupakan program percontohan, yang jika berhasil pihaknya akan mengembangkan program serupa ke kawasan wisata Banyu Mulek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, guna mendukung program "aku cinta bersih" di daerah itu, Dishub juga sudah membagikan 800 kantong kotoran kuda ke kecamatan, sesuai dengan potensi cidomo yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pelaksanaanya kusir akan diawasi oleh para camat dan kepala desa, sehingga kusir yang tidak memasang kantung kotoran akan diberikan sanksi teguran hingga penyitaan jok cidomo. (Gatra)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negosiasi lahan bay-pass BIL masih buntu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posted: 30 Jul 2010 01:37 AM PDT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lombok Tengah [Sasak.Org] Negosiasi kesekian kalinya pembebasan lahan seluas 3,2 hektar milik warga untuk bypass menuju Bandara Internasional Lombok di Desa Batujai tetap menemui jalan buntu. Padahal, negosiasi tim sembilan bentukan Pemkab Lombok Tengah sudah enam kali, tetapi kedua pihak sama sama mempertahankan penawarannya masing masing, kata Kasubag Otonomi Desa Supardan, mewakili Kabag Tata Pemerintahan Setda Lombok Tengah, Jumat (30/7/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemkab Lombok Tengah menawarkan harga tanah sawah Rp 15 juta dan harga lahan pekarangan dan bangunan Rp 20 juta, sedangkan pemilik menawarkan Rp 30 juta untuk tanah sawah dan Rp 40 juta untuk pekarangan dan bangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, sejauh ini upaya negosiasi sudah maksimal, tetapi tetap saja mentok. "Sampai saat ini kita sudah negosiasi ke enam kali namun menemui jalan buntu," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Kompas, dikutif dari Sasak.Org&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-51354292143678924?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/51354292143678924/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=51354292143678924' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/51354292143678924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/51354292143678924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2010/07/kusir-cidomo-kenakan-pakaian-adat.html' title='Kusir Cidomo Kenakan Pakaian Adat'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-6849773956155576804</id><published>2010-07-24T10:17:00.000-07:00</published><updated>2010-07-24T10:24:47.418-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Peresean, Adu Kekuatan Fisik Ala Lombok</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/TEsg-btOYOI/AAAAAAAABzA/JiKqBrPlM5Q/s1600/perisean.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 200px; height: 102px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/TEsg-btOYOI/AAAAAAAABzA/JiKqBrPlM5Q/s200/perisean.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5497524027097243874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada sebuah sore yang hangat di Lapangan Monjok Selaparang, Mataram, Lombok, ratusan orang, mulai balita hingga orang tua berkerumun, di sekitar pagar bambu setinggi lutut orang dewasa berbentuk segi empat ukuran 20 meter x 20 meter.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ya, sepertinya sebuah arena pertempuran mengadu kekuatan fisik telah disiapkan di lapangan itu. Dua pasang perisai dan penjalin rotan pun telah ditata sedemikian rupa di tengah-tengah arena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iringan musik gamelan Lombok yang dimainkan secara langsung oleh sekitar 10 orang secara bergantian di salah satu sudut lapangan seolah mampu menyulutkan adrenalin setiap orang yang datang ke lapangan itu dan tanpa rasa takut, mengadu kekuatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian, tiga orang pria separuh baya masuk ke arena pertempuran dan mengajak pemuda-pemuda gagah yang datang ke lapangan itu untuk mengadu kekuatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanpa ada rencana apapun sebelumnya, pemuda-pemuda itu pun secara suka rela menerima tantangan untuk mengadu kekuatan fisik dengan cara saling memukulkan penjalin ke badan lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan adat yang sudah berlangsung turun-temurun melewati generasi demi generasi itu dikenal dengan nama peresean, atau saling membentengi diri dari serangan lawan dengan menggunakan perisai atau ende dalam bahasa Sasak, suku asli Lombok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam peresean ini, masing-masing lawan tidak tahu akan menghadapi siapa di arena pertandingan, karena semuanya dilakukan secara spontan, saat itu juga," kata Lurah Monjok Budi Wartono.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lecutan penjalin yang diayunkan sekuat tenaga oleh petarung-petarung yang disebut pepadu di tengah arena itu menyihir penonton untuk tidak beranjak dari pinggir lapangan. Semakin sore, penonton semakin banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bilur-bilur merah di punggung dan juga pundak akibat terkena pukulan penjalin seolah sudah tidak lagi dirasakan oleh pepadu yang berada di arena.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka hanya boleh memukul daerah pinggang ke atas termasuk kepala. Jika kena kepala, maka biasanya pepadu akan langsung dinyatakan menang karena lawan sudah tidak lagi berdaya melanjutkan pertandingan," kata lulusan Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) 2000 itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama menyelenggarakan peresean, cedera terparah yang pernah dialami peserta adalah harus menerima 18 jahitan di kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mereka tidak akan menuntut panitia karena hal itu. Luka yang mereka dapat adalah resiko yang harus mereka tanggung sendiri. Biasanya mereka malu jika harus mengadu, karena akan dianggap tidak jantan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menyatakan, sebelum bertarung di arena, panitia harus memastikan bahwa di antara pepadu tidak ada dendam sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini adalah pertarungan tanpa dendam dan tidak boleh ada dendam di luar arena pertandingan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama bertarung, seluruh pepadu wajib mengenakan atribut khas peresean, yaitu kain sarung yang dililitkan di pinggang sepanjang lutut dan juga mengenakan ikat kepala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada peresean di Lapangan Monjok yang digelar untuk menyambut HUT ke-17 Kota Mataram tersebut, panitia tidak menyiapkan hadiah istimewa, tetapi sekadar tali asih berupa uang Rp 20.000 bagi yang kalah dan Rp 25.000 untuk pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peresean semula ditujukan sebagai ritual untuk meminta hujan, namun saat ini peresean lebih banyak dilakukan untuk memperingati hari-hari tertentu seperti Hari Ulang Tahun Kota Mataram, Hari Kemerdekaan Republik Indonesia atau menjelang puasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Antusiasme masyarakat tetap tinggi meskipun ini adalah tradisi yang biasanya sering terlupakan, karena kemenangan yang diperoleh dari ajang peresean ini akan turut mengangkat derajat dan gengsi seorang laki-laki," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi seorang pepadu yang sudah disegani di masyarakat berjuluk Piring Nadi, tradisi peresean harus tetap dipertahankan agar tetap hidup dan berkembang di tengah masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sudah mulai mengenal tradisi ini sejak kelas dua sekolah dasar hingga kini saat saya duduk di bangku kuliah," kata Piring Nadi yang bernama asli Supardi (26).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketertarikannya untuk mempelajari peresan bermula dari ayahnya, seorang pepadu yang disegani pada jamannya. "Saya merasa bangga dapat menjadi pepadu karena lebih disegani di tengah masyarakat," lanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mengadu kekuatan fisik, ia tidak menampik apabila tradisi peresean tersebut juga menjadi ajang untuk mengadu ilmu yang berdasarkan pada mantra-mantra.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika sudah sangat kuat, seorang pepadu bahkan tidak harus mengeluarkan tenaga fisik untuk mengalahkan lawannya, misalnya dengan membuat penjalin yang semula sangat keras itu menjadi lembek," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemerintah Kota Mataram Alwi menyatakan, Kota Mataram berencana untuk mengembangkan peresean tersebut menjadi objek wisata bagi wisatawan. "Saat ini memang belum dikemas seperti itu, tetapi rencana ke arah sana pasti ada," lanjutnya.(Eka Arifa Rusqiyati)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Kompas &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-6849773956155576804?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/6849773956155576804/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=6849773956155576804' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6849773956155576804'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6849773956155576804'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2010/07/peresean-adu-kekuatan-fisik-ala-lombok.html' title='Peresean, Adu Kekuatan Fisik Ala Lombok'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/TEsg-btOYOI/AAAAAAAABzA/JiKqBrPlM5Q/s72-c/perisean.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-2440806679093486086</id><published>2010-07-22T06:22:00.000-07:00</published><updated>2010-07-22T06:24:11.127-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Sade Raih Penghargaan Desa Wisata</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Desa Sade yang dihuni suku Sasak di Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, berhasil meraih penghargaan nasional sebagai desa wisata yang mampu melaksanakan gerakan sadar wisata dan aksi sapta pesona.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Desa Sade berhasil menjadi juara harapan satu pada lomba desa  wisata yang diselenggarakan oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah, HL Jazuli Azhar di Praya, Lombok Tengah, Selasa (20/7/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, peraih penghargaan desa wisata pertama adalah Desa Karang Banjar, Kecamatan Bojongsari Tengah, Kabupaten Purbalingga Provinsi Jawa Tengah. Pemenang kedua Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali. Peraih penghargaan ketiga adalah Desa Wisata Kebon Agung, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Jazuli, penghargaan desa wisata tersebut diserahkan Dirjen Pengembangan Destinasi Pariwisata Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Firmansyah Rahim di Jakarta, Minggu (18/7/2010).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Desa Sade mendapat penghargaan setelah berhasil menyisihkan 59 desa lainnya dari 25 provinsi di Indonesia. "Kita cukup bangga dengan prestasi ini, meskipun kita juara harapan," kata Jazuli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria yang dinilai pada pemberian penghargaan desa wisata  ini diantaranya kegiatan masyarakat yang terkait langsung maupun tidak langsung dengan usaha kepariwisataan dan mampu menciptakan manfaat bagi kesejahtraan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, penerapan nilai nilai sapta pesona di desa wisata dan penerapan prinsip pariwisata berkelanjutan serta memiliki propek pertumbuhan usaha masyarakat yang terkait secara langsung maupun tidak langsung dengan kepariwisataan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari empat kriteria yang dinilai tersebut, lanjutnya, hampir seluruh aspek penilaian sudah dipenuhi. Beberapa kelemahan masih ada, seperti kelengkapan data dan keorganisasian. "Ke depan harus kita benahi bersama segala kekurangan itu," kata Jazuli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Sasak.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-2440806679093486086?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/2440806679093486086/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=2440806679093486086' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2440806679093486086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2440806679093486086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2010/07/sade-raih-penghargaan-desa-wisata.html' title='Sade Raih Penghargaan Desa Wisata'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-5890206522579018252</id><published>2010-06-26T17:19:00.000-07:00</published><updated>2010-06-26T17:20:31.681-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Pariwisata KLU Bisa Kalahkan Lobar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Potensi pariwisata Kabupaten Lombok Utara (KLU) dinilai begitu besar. Jika dikelola dengan baik dan benar, bukan mustahil pariwisata Lombok Utara akan mengalahkan induknya Lombok Barat (Lobar). Karena itulah, sarana dan prasarana pendukungnya harus segera dibangun agar potensi yang begitu besar tersebut dapat memberikan manfaat bagi KLU. Mantan Anggota DPRD Lombok Barat Drs. Raden Miling mengatakan hal itu, Kamis (24/6) kemarin.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain potensi alamnya seperti tiga gili (Meno, Trawangan dan Air) dan potensi alam Gunung Rinjani, Lombok Utara, juga memiliki SDM (Sumber Daya Manusia) yang sangat bagus. Masyarakatnya sangat terbuka dan familiar terhadap wisatawan (tamu)  Begitu juga dengan keamanannya. ‘’Ini juga potensi yang sangat luar biasa. Ini modal utama untuk mengembangkan pariwisata. Karena itu, jika Lombok Utara dikelola dengan baik, saya optimis pariwisata di daerah ini akan maju dengan pesat. Bisa jadi mengalahkan  induknya (Lobar),’’ kata Raden Miling seraya menambahkan, setelah menjadi kabupaten yang berdiri sendiri, PAD (Pendapatan Asli Daerah) Lombok Utara naik drastis, bahkan sudah mencapai Rp 10 miliar lebih. ‘’Kami berharap siapa pun nanti yang menjadi bupati/wakil bupati Lombok Utara, dapat mengembangkan potensi ini dengan baik dan benar sehingga apa yang dimiliki Lombok Utara dapat memberikan mafaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan warga setempat,’’ katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Raden Miling mengatakan, perkembangan Lombok Utara, mau tidak mau, berdampak terhadap naiknya harga tanah di wilayah Lombok Utara, termasuk di Bayan. ‘’Harga tanah juga uikut naik. Sekarang tanah sudah mahal di Lombok mUtara,’’ katanya seraya mengatakan, kenaikan harga tanah berimplikasi positif terhadap kemajuan Lombok Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Sasak.org&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-5890206522579018252?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/5890206522579018252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=5890206522579018252' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/5890206522579018252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/5890206522579018252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2010/06/pariwisata-klu-bisa-kalahkan-lobar.html' title='Pariwisata KLU Bisa Kalahkan Lobar'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-3716800160027843826</id><published>2010-06-23T09:42:00.000-07:00</published><updated>2010-06-23T10:02:53.382-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tempat Wisata'/><title type='text'>Gili Meno</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/TCI-LDrZ7OI/AAAAAAAAByo/hxl1AnMB1-o/s1600/Gili+Meno+3.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 200px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/TCI-LDrZ7OI/AAAAAAAAByo/hxl1AnMB1-o/s200/Gili+Meno+3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5486015655777529058" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Suasana Gili Meno, sangat kontras dengan dua gili di sebelahnya yaitu Gili Air dan Gili Terawangan. Kalau untuk mencari ketenangan dengan suasana pantai pasir putih dan tidak bising dengan suara musik club, nampaknya pulau kecil ini lebih cocok buat liburan. Gili Meno adalah salah satu dari tiga pulau kecil yang sering disebut GILI INDAH. Ketiga gili andalan pariwisata Lombok ini berada di wilayah kabupaten Lombok Utara, sebuah kebaupaten baru yang dimekarkan dari Lombok Barat, NTB.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-3716800160027843826?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/3716800160027843826/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=3716800160027843826' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/3716800160027843826'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/3716800160027843826'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2010/06/suasana-gili-meno-sangat-kontras-dengan.html' title='Gili Meno'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/TCI-LDrZ7OI/AAAAAAAAByo/hxl1AnMB1-o/s72-c/Gili+Meno+3.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-5688094181462049368</id><published>2010-06-23T08:09:00.001-07:00</published><updated>2010-06-23T08:14:13.994-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Selama Masih Bermasalah Pemerintah Tidak akan Terima Proyek BIL</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adanya temuan Komisi III DPRD NTB mengenai sejumlah persoalan pada pembangunan Bandara Internasional Lombok (BIL) mendapat respons dari Gubernur NTB TGH. M. Zainul Majdi, MA. Gubernur NTB usai menghadiri Hari Krida Pertanian dan membuka Pekan Hortikultura di Monumen Bumi Gora Mataram, Senin (21/6) kemarin, menegaskan, pemerintah tidak akan menerima hand over (penyerahan) dari kontraktor, jika pemerintah sudah memastikan pengerjaan seluruh fasilitas di BIL tidak ada masalah.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Nanti dari pekerjaan ada hand over atau penyerahan.  Pemda, tidak akan menerima hand over, kecuali memastikan proses seluruh yang terkait dengan pekerjaan (BIL) berlangsung dengan baik,’’ tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini, ungkapnya, pihaknya sudah memastikan Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) NTB Ir. Ridwansyah, MTP, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU)  Ir. Dwi Sugiyanto, MM, melihat secara keseluruhan apa yang menjadi catatan DPRD di lapangan. Paling tidak, harapnya, dari kunjungan lapangan dan pengawasan yang terus dilakukan bisa menjadikan BIL memenuhi sertifikasi teknis yang disyaratkan menjadi bandara bertaraf internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tempat terpisah, di Gedung Sangkareang Kantor Gubernur NTB, Asisten II (Perekonomian dan Pembangunan) Setda NTB H. Muhammad Nur, SH, MH, Kepala Dishubkominfo NTB Ir. Ridwansyah, MTP, Kepala Dinas PU NTB Ir. Dwi Sugiyanto, MM, dan Deputi Direktur Pengawasan Konstruksi BIL PT. AP I, Ir. Marsidi, mengadakan pertemuan singkat. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Dishubkominfo NTB Ridwansyah, menjelaskan, total pendanaan pembangunan BIL mencapai Rp 829 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di mana, katanya, pekerjaan run way, terminal, fasilitas operasional dan bangunan lain menelan dana sebesar Rp 679 miliar yang dikerjakan PT.  Angkasa Pura I. Sementara, pembangunan taxi way, apron dan fasilitas penunjangnya, senilai Rp 110 miliar, dikerjakan Pemprov NTB. Pekerjaan lain, seperti  areal parkir, jalan lingkungan dan fasilitas penunjangnya senilai Rp 40 miliar dikerjakan Pemkab Lombok Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga aspek dalam pengaturan pembangunan BIL, lanjut pejabat yang baru dilantik beberapa waktu lalu ini, akan dikaji secara mendalam, sehingga seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai yang direncanakan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari sisi kajian teknis, lanjutnya, pekerjaan run way, apron dan sarana prasarana lainnya sudah berjalan baik dan memenuhi standar kelayakan. Keseluruhan hasil pekerjaan sudah melalui serangkaian pengujian, baik pengujian tanah, beton, kualitas apron dan run way maupun pengujian yang terkait dengan kelayakan BIL. Bahkan, tegasnya, dinyatakan run way, taxi way dan apron sudah memenuhi standar klasifikasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dilihat dari hasil tes PCN (Pavement Classification Number), sebuah metode penghitungan untuk mengukur kekuatan/kelayakan landasan pacu dan fasilitas lainnya, dilaksanakan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara dengan peralatan HWD, menghasilkan nilai, PCN run way sebanyak 56, PCN taxi way dengan nilai 54 dan PCN apron dengan nilai 72.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, lanjutnya, tes ini juga menghasilkan asumsi annual departure mencapai 5.288 pesawat.  Dari nilai PCN run way yang mencapai 56, pada kenyataannya melebihi dari PCN yang direncanakan sebesar 46 (untuk pesawat jenis Boeing 737 dan sejenisnya), sehingga disimpulkan runway BIL layak untuk didarati jenis pesawat Boeing 747 – 400 yang hanya membutuhkan nilai PCN 53.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai adanya pemberitaan media dan hasil peninjauan DPRD NTB, tentang kualitas pekerjaan khususnya ada keretakan beberapa titik, dijelaskan bahwa keretakan yang ada terjadi pada shoulder (bahu) run way. Di mana, katanya, shoulder run way tidak mempunyai fungsi struktur untuk menahan beban pesawat, namun berfungsi sebagai pendukung run way, khususnya untuk melindungi run way dari rintisan air hujan atau bisa juga berfungsi untuk tempat pemasangan lampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain, Kepala Dinas PU NTB, Dwi Sugiyanto, menegaskan dalam melakukan pengecekan fisik di lapangan, akan dibentuk tim. Dari Dinas PU NTB, lanjutnya, akan menerjunkan tim dari Bina Marga dan Cipta Karya. Pelaksanaan pengecekan fisik dimaksudkan bukan mengintervensi pada ranah tanggung jawab PT. AP I, namun hal ini dilakukan untuk menyelaraskan berbagai hal yang terkait dengan BIL.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menanggapi hal ini, Deputi Direktur Pengawasan Konstruksi BIL PT. AP I, Ir. Marsidi, mengaku, dari dana Rp 679 miliar yang dikerjakan PT. AP I, yang masih terkendala adalah pada proses pembangunan terminal. Di mana pada kontrak awal senilai Rp 137 miliar lebih, ternyata saat ini masih ada pekerjaan tambahan, seperti perubahan drop off atap, penggantian material lantai ke jenis marmer, perubahan fungsi lantai tiga dari waving gallery menjadi executive lounge, serta penggantian jenis kaca dinding yang lebih aman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, saat ini sedang dihitung berapa besar biaya tambahan yang dibutuhkan, dan PT. AP I akan bekerjasama dengan BPKP Bali untuk pengawasan pekerjaan tambahan tersebut nantinya. Sementara untuk run way BIL sepanjang 2.500 m telah diserahkan pada bulan Juni 2009 dan ada penambahan 250 m telah pula diserahkan pada bulan Oktober 2009. Pada saat penyerahan hasil pekerjaan dari rekanan ke PT. AP I, semua dalam kondisi yang layak, baik hasil tes oleh konsultan supervisi yang menyimpulkan BIL layak didarati pesawat Boeing 747-400 dari yang semula direncanakan pesawat jenis Boeing 737.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada kesempatan ini, pihaknya ingin menegaskan, jika keretakan yang muncul ada di bahu run way dan bukan pada run way. Meski demikian, keretakan pada bahu run way tersebut akan segera diperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Asisten II Setda NTB, H. Muhammad Nur, meminta berbagai permasalahan yang muncul, harus ditindaklanjuti secepatnya. Termasuk, melakukan peninjauan lapangan, identifikasi permasalahan yang timbul, dan tindak lanjut penanganannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga pihak yang terkait dalam proses pembangunan BIL, baik Pemprov NTB, PT. AP I dan Pemkab Lombok Tengah, harapnya, harus secara konkrit dan berkesinambungan memberikan laporan kepada pimpinan daerah mengenai perkembangan pembangunan. Termasuk, melaporkan permasalahan dan tindak lanjutnya, sehingga bulan Desember 2010, BIL bisa operasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Suara NTB dikuif dari Sasak.Org)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-5688094181462049368?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/5688094181462049368/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=5688094181462049368' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/5688094181462049368'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/5688094181462049368'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2010/06/adanya-temuan-komisi-iii-dprd-ntb.html' title='Selama Masih Bermasalah Pemerintah Tidak akan Terima Proyek BIL'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-1163852089189691944</id><published>2010-06-21T07:11:00.000-07:00</published><updated>2010-06-21T07:17:58.493-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>BIL Dicanangkan Beroperasi 17 Desember 2010</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kendati masih muncul banyak keraguan pembangunan Bandara Internasional Lombok (BIL) akan tuntas tahun ini, namun Wakil Gubernur NTB, Ir.H.Badrul Munir, MM optimis BIL akan mulai beroperasi secara penuh menggantikan Bandara Selaparang, bertepatan dengan HUT Provinsi NTB yang jatuh 17 Desember 2010. ‘’Beroperasinya BIL mendatang, akan menjadi kado istimewa bagi HUT Provinsi NTB,” ungkap Wagub Jumat (18/6) siang kemarin disela-sela kunjungan mendadak ke lokasi mega proyek tersebut.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wagub mengakui, beroperasinya BIL memang sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat. Karena bagaimanapun juga, BIL saat ini telah menjadi salah satu ikon kebanggaan masyarakat NTB pada umumnya. “Rencana tersebut juga menjadi salah satu bahasan Pak Gubernur bersama pemerintah pusat di  Jakarta,’’ jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencananya, BIL sendiri akan langsung diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Untuk memastikan, kesiapan peresmian sekaligus pengoperasian BIL ini nantinya, Wapres Boediono, direncanakan akan meninjau langsung pembangunan bandara tanggal 2 atau 3 Juli mendatang. Dan, rencana tersebut sudah masuk agenda kerja dari Wapres sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinggung capaian penyelesaian fisik bandara, Wagub mengungkapkan, secara umum fisik BIl sudah hampir rampung. Tinggal finishing beberapa bagian proyek saja. Sedangkan beberapa item proyek utama, seperti run way (landasan pacu), tax way, apron, lahan parkir, termasuk tower bandara sudah rampung pengerjaannya. Artinya, tinggal bebarapa bagian kecil proyek saja yang masih harus diselesaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Ibarat gadis, pakaian atau busananya sudah ada. Tinggal di make up saja,” guraunya. Namun meski kecil, pekerjan tersebut tidak bisa dipandang remeh. ‘’Karena kalau hasil make up-nya kurang bagus, jelas tampilannya juga kurang bagus. Sehingga memang harus perlahan. Agar tampilan BIL nantinya bisa benar-benar pas sesuai harapan,’’ tandasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditanya kesiapan Pemprov NTB, Badrul, menegaskan, pihaknya sangat siap. Ia mengakui, saat ini memang ada beberapa persoalan yang masih mengganjal beroperasinya BIL. Terutama masalah ketersediaan sarana dan prasarana pendukung berupa jalan. Tapi wagub memastikan bahwa semua persoalan tersebut, akan bisa diselesaikan tepat waktu, bersamaan dengan mulai beroperasinya BIL bulan Desember mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Untuk nama bandara, kita pakai tetap pakai nama Bandara Internasional Lombok (BIL) sebagai nama generiknya, sambil menunggu nama yang paten.’’ Diterangkannya, pemakaian nama BIL, untuk meminimalir perselisihan terkait nama bandara yang paling pas. Karena sebelumnya, sempat bermunculan berbagai usulan nama untuk bandara. “Kita tidak ingin berlarut-larut hanya karena persoalan nama bandara. Jadi kita tetap memang nama BIL untuk sementara,’’ jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Sasak.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-1163852089189691944?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/1163852089189691944/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=1163852089189691944' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/1163852089189691944'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/1163852089189691944'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2010/06/bil-dicanangkan-beroperasi-17-desember.html' title='BIL Dicanangkan Beroperasi 17 Desember 2010'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-4803973314690779200</id><published>2010-06-18T01:21:00.000-07:00</published><updated>2010-06-18T01:32:04.772-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Budaya Jadi Alat Pemersatu Bangsa</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik mengatakan budaya bisa menjadi alat pemersatu bangsa, karena melalui kebudayaan antarwarga masyarakat akan semakin akrab.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Untuk itu, setiap daerah perlu memperbanyak karnaval budaya, karena kegiatan tersebut dapat memperkokoh persatuan bangsa," katanya pada pelepasan karnaval budaya menyambut Festival Sriwijaya XIX Tahun 2010, di Palembang, Rabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karnaval budaya yang diikuti 15 kabupaten dan kota itu, merupakan rangkaian kegiatan Festival Sriwijaya yang diselenggarakan setiap tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pelepasan karnaval budaya itu juga digelar berbagai aktrasi budaya serta kesenian tradisional dari 15 kabupaten dan kota se Sumatera Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih lanjut menteri mengatakan budaya juga dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, karena mereka ingin mengetahui keanekaragaman budaya nusantara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, yang lebih penting lagi melalui karnaval budaya bisa menjadi salah satu alat promosi untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubernur Sumsel Alex Noerdin mengatakan karnaval budaya itu digelar sebagai serangkaian kegiatan Festival Sriwijaya sekaligus menyambut HUT Kota Palembang Juni 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mendatang karnaval budaya dan Festival Sriwijaya akan dilaksanakan pada November 2011, bersamaan dengan pembukaan SEA Games," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Antara&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-4803973314690779200?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/4803973314690779200/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=4803973314690779200' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/4803973314690779200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/4803973314690779200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2010/06/menteri-kebudayaan-dan-pariwisata-jero.html' title='Budaya Jadi Alat Pemersatu Bangsa'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-6313148374796604347</id><published>2010-06-17T23:26:00.000-07:00</published><updated>2010-06-17T23:35:49.471-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Siswa Singapura Daki Gunung Rinjani</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejumlah 41 siswa sekolah menengah pertama dari Singapura saat ini melakukan pendakian ke Gunung Rinjani melalui jalur pendakian Sembalun Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. M. Faisyal, petugas Pengendali Ekosistem Hutan (PEH) di Resor Sembalun, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah 2, Lombok Timur, yang dihubungi melalui telepon dari Mataram, Rabu (16/6) malam, mengatakan puluhan siswa dari Singapura itu datang ke Lombok untuk melakukan pendakian bersama dua orang gurunya dengan menggunakan jasa wisata Lombok Network.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Menurut informasi yang saya terima. Mereka tertarik untuk melakukan pendakian ke Gunung Rinjani sebagai pengisi waktu liburan sekolah. Memang siswa asal Singapura sering melakukan pendakian saat musim liburan," ujarnya. Ia mengatakan, puluhan siswa itu melakukan pendakian hingga ke Danau Segara Anak, namun mereka tidak diizinkan untuk mendirikan tenda di kawasan itu karena dikhawatirkan Gunung Barujari (Anak Gunung Rinjani) tiba-tiba mengeluarkan abu vulkanik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, status waspada level dua saat ini belum diturunkan, sehingga para pendaki diimbau untuk tidak mendekati kawasan Danau Segara Anak. Namun, justeru kondisi itu menjadi daya tarik para wisatawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita sudah mengimbau mereka. Para pemandu wisata yang mendampingi juga diingatkan untuk selalu memperingati wisatawan agar tidak melakukan hal-hal berbahaya," ujarnya. Faisyal mengarahkan agar puluhan siswa itu mendirikan tenda untuk bermalam di wilayah Pelawangan Sembalun yang berjarak sekitar 2,5 kilo meter dari titik letusan dari jalur Desa Sembalun Lawang, Lombok Timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, para siswa sekolah menengah asal Singapura itu, hanya akan menginap satu malam di Pelawangan Sembalun, dan turun melalui jalur utara Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara. "Informasi yang kita peroleh dari jasa wisata yang digunakan para siswa Singapura tersebut yakni Lombok Network, mereka hanya menginap semalam dan paginya turun melalui Senaru," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan para pendaki Gunung Rinjani yang memiliki ketinggian sekitar 3.726 meter dari permukaan laut (mdpl) diminta untuk waspada terhadap letusan Gunung Barujari (2.376 mdpl) karena hingga kini gunung api tersebut masih berstatus waspada level dua. "Statusnya memang masih level waspada dua. Tetapi aktivitasnya sudah mulai menurun tidak seperti beberapa waktu lalu yang sempat mengeluarkan asap dan abu vulkanik," katanya.&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Sumber: Antara&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-6313148374796604347?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/6313148374796604347/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=6313148374796604347' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6313148374796604347'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6313148374796604347'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2010/06/siswa-singapura-daki-gunung-rinjani.html' title='Siswa Singapura Daki Gunung Rinjani'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-4847374109880913141</id><published>2010-04-28T21:50:00.000-07:00</published><updated>2010-04-28T21:53:45.553-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>NTB Tuan Rumah Pertemuan Pariwisata Asia-Pasifik</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Nusa Tenggara Barat akan menjadi tuan rumah pertemuan Kelompok Kerja Pariwisata Asia Pasifik atau Tourism Working Group (TWG) Asia Pacific Economic Cooperation (APEC), yang dijadwalkan berlangsung 4-7 Mei mendatang.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB, lalu Gita Ariadi, mengemukakan hal itu di Mataram, Selasa (27/4). Ia menjelaskan upaya NTB memperbanyak wisata MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) demi kesuksesan program Visit Lombok Sumbawa (VLS) tahun 2012 dengan target satu juta wisatawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"TWG-APEC di NTB itu akan diikuti 20 ekonom dari negara Asia-Pasifik, 50 delegasi dan dua perwakilan World Tourism International Councill (WTIC)," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menyebut negara-negara Asia-Pasifik yang akan hadir dalam TWG-APEC ke-36 di NTB itu antara lain Jerman, Amerika Serikat, Filipina, Thailand dan Vietnam. Dengan demikian, pertemuan internasional itu dipastikan akan menyedot kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik dalam jumlah banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain meminta pemerintah pusat menggelar kegiatan di Pulau Lombok, pemerintah dan pelaku pariwisata di NTB juga menggelar beragam even yang dapat menarik wisatawan. Ariadi optimistis, kunjungan wisatawan ke wilayah NTB akan terus menunjukkan tren peningkatan hingga melebihi satu juta wisatawan di tahun 2013.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Provinsi NTB meningkatkan target kunjungan wisatawan pada 2010 menjadi 700.000 orang. Semula pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan pada tahun ini 638.300 orang atau meningkat 15 persen dari target tahun 2009 yakni sebanyak 556.021 yang mengalami peningkatan 110 persen dari tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sejak dua tahun terakhir ini realisasi kunjungan wisatawan selalu melebihi target seperti kunjungan wisatawan tahun 2009 yang mencapai 619.370 orang atau melebihi target 556.021 orang itu. Dari 619.370 orang wisatawan itu, sebanyak 386.845 orang di antaranya merupakan wisatawan nusantara dan 232.525 orang wisatawan mancanegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Target semula sebanyak 638.300 orang itu didasarkan pada hasil kalkulasi capaian kunjungan wisatawan di tahun 2009 yang melebihi target, namun karena Pak Gubernur menghendaki targetnya ditingkatkan maka kami pun optimis bisa menembus angka 700.000 itu," ujarnya.(Ant)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-4847374109880913141?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/4847374109880913141/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=4847374109880913141' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/4847374109880913141'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/4847374109880913141'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2010/04/ntb-tuan-rumah-pertemuan-pariwisata.html' title='NTB Tuan Rumah Pertemuan Pariwisata Asia-Pasifik'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-6052737867874373486</id><published>2009-01-11T23:42:00.001-08:00</published><updated>2009-01-11T23:49:16.302-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Lombok Timur Miskin Investor</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berdasarkan informasi yang diperoleh WKS dari Kepala Bappeda Lombok Timur, Ir. H. Khalid Tarmizi terungkap bahwa sejak lima tahun terakhir ternyata tidak ada satupun investor yang mau menanamkan modalnya atau berinvestasi di kabupaten Lombok Timur. Kalaupun ada investor yang datang berkunjung mereka bukan mau menanamkan modalnya akan tetapi mereka lebih  memilih untuk menjadi kontraktor saja.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Memang banyak investor yang datang ke Lombok Timur untuk menanamkan modalnya namun tidak ada satupun yang terealisasi, tiba-tiba mereka membatalkan niatnya tersebut dan tidak sedikit akhirnya mereka memilih untuk menjadi kontraktor” ungkap Khalid. Ketika ditanya masalah penyebab para investor tersebut membatalkan niat mereka untuk berinvestasi di Lombok Timur, Khalid mengaku tidak tahu pasti namun menurutnya salah satu kemungkinan penyebabnya adalah karena Peraturan Daerah (Perda) No. 11 tahun 2006.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disampaikan oleh Khalid, beberapa waktu yang lalu ada investor yang ingin berinvestasi  di bidang pertambangan yakni tambang pasir besi di wilayah Pringgabaya, akan tetapi rencana investasi tersebut batal karena pelaksanaannya terbentur dengan Perda No. 11 tahun 2006 yang dibuat oleh Pemprov NTB tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) NTB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didalam Perda tersebut mengatur bahwa di wilayah Lombok tidak diperbolehkan adanya lokasi penambangan Golongan B, sedangkan yang diperbolehkan hanya penambangan golongan C saja “sepengetahuan saya itulah salah satu penyebabnya tidak ada investor yang mau dan bisa berinvestasi di Lombok Timur” tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya saat ini Pemkab Lombok Timur beserta Pemkab lainnya sedang memperjuangkan agar Perda tersebut bisa direvisi karena Perda tersebut dapat menutup peluang investor untuk berinvestasi. Ketika disinggung masalah keamanan yang mungkin juga menjadi penyebab tidak adanya investor, oleh Khalid langsung dibantahnya. Menurutnya kondisi keamanan Lombok Timur sangat aman bahkan bisa dikatakan paling aman di seluruh NTB “Lombok Timur sangat aman untuk berinvestasi, buktinya selama ini tidak pernah ada kejadian-kejadian yang dapat mengganggu para investor” ungkapnya mengakhiri [WKS-4]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: www.sasak.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-6052737867874373486?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/6052737867874373486/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=6052737867874373486' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6052737867874373486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6052737867874373486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2009/01/lombok-timur-miskin-investor.html' title='Lombok Timur Miskin Investor'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-7620482545553625641</id><published>2009-01-11T23:36:00.000-08:00</published><updated>2009-01-11T23:49:33.291-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Biaya Pembangunan BIL Membengkak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pembangunan Bandara Internasional Lombok (BIL) saat ini terus di kebut, diharapkan dengan dikebutnya pembangunan BIL tersebut pada awal tahun 2010 nanti sudah dapat dioperasikan. Hal tersebut disampaikan Deputi Direktur Pengawasan Konstruksi PT. Angkasa Pura I, Marsidi kepada WKS di ruang kerjanya pada Rabu (7/1) kemarin.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan juga olehnya bahwa dalam pembangunannya BIL di buat sedemikian rupa sehingga nuansa Lombok dan Sasak akan sangat menonjol seperti contohnya di beberapa ruas akan dibuat lumbung-lumbung khas Sasak. Ketika di Tanya mengenai sejauh mana perkembangan pembangunan BIL sampai saat ini, Marsidi menjelaskan khusus untuk Run Way akan dibuat sepanjang 3 Km, namun untuk tahap awal pembangunannya akan dibuat sepanjang 2,7 Km dengan lebar 45 m dengan 2 Taxi Way dan 1 Apron dengan luas 50.000 m persegi yang dapat menampung sekitar 10 pesawat berbadan besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu untuk terminal-nya dibuat 3 lantai dengan luas mencapai 20.000 m persegi. Diungkapkan oleh Marsidi mengenai pembiayaan pembangunan BIL ini, PT. Angkasa Pura bersama Pemkab Lombok Tengah dan Pemprov NTB telah menyiapkan dana sebesar Rp. 665 miliar, baik PT. Angkasa Pura, Pemkab Lombok Tengah maupun Pemprov NTB telah memiliki tugas masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perincian pendanaan pembangunan BIL tersebut yaitu dari PT. Angkasa Pura sebesar Rp. 515 miliar, Pemka Lombok Tengah Rp. 40 miliar dan Pemprov NTB sebesar Rp. 110 miliar. Sedangkan perincian tugasnya adalah Pemprov NTB mengerjakan Taxi Way dan Apron serta akses penunjangnya, untuk Pemkab Lombok Tengah mengerjakan areal parkir kendaraan, jalan masuk dan jalan inspeksi, sedangkan sisanya akan dikerjakan oleh PT. Angkasa Pura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun diungkapkan oleh Marsidi dengan adanya kenaikan BBM dan krisis Global pada akhir tahun 2008 lalu menyebabkan dana yang diperlukan untuk pembangunan BIL tersebut membengkak dari Rp. 665 miliar menjadi Rp. 802 miliar sehingga secara otomatis PT. Angkasa Pura harus menambah dananya dari Rp. 515 miliar menjadi Rp. 644 miliar, Pemkab Lombok Tengah dari Rp. 40 miliar menjadi Rp. 41 miliar dan Pemprov NTB dari Rp. 110 miliar menjadi Rp. 117 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai realisasi pembangunan sampai saat ini Marsidi menjelaskan persiapan dan Leand Clearing sudah mencapai 100 persen, Run Way serta penunjang lainnya dikerjakan oleh PT. Hutama Karya telah mencapai 58 persen, Terminal dan penunjang lainnya dikerjakan oleh PT. Slipi Raya telah mencapai 17,4 persen, Apron dan penunjang lainnya yang dikerjakan oleh Pemprov NTB telah mencapai 8 persen dan lahan parkir serta penunjangnya yang dikerjakan oleh Pemkab Lombok Tengah baru mencapai 4 persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diakhir penjelasannya Marsidi berharap walaupun capaian persentase pembangunan BIL tersebut belum maksimal namun diharapkan seluruh proses pembangunannya bisa selesai pada akhir tahun 2009 dan bisa dioperasikan pada awal tahun 2010 nanti “saya berharap tidak ada kendala lagi, saya berharap semua pihak terutama masyarakat sekitar ikut mendukung” harapnya. [WKS-3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: www.sasak.org&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-7620482545553625641?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/7620482545553625641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=7620482545553625641' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7620482545553625641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7620482545553625641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2009/01/biaya-pembangunan-bil-membengkak.html' title='Biaya Pembangunan BIL Membengkak'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-3798560757221568370</id><published>2009-01-07T22:41:00.000-08:00</published><updated>2009-01-07T22:49:29.937-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Naik Cidomo? Kenapa Tidak?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/SWWhICh1MLI/AAAAAAAABj4/_yWEe7lyk3A/s1600-h/cidomo.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 316px; height: 247px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/SWWhICh1MLI/AAAAAAAABj4/_yWEe7lyk3A/s320/cidomo.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288810496906309810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Well, banyak nostalgia yang lantas kembali menyeruak di kepala saya tatkala mengingat sarana transportasi yang satu ini. Kami orang sasak, mengenalnya dengan nama Cidomo (orang Desa Teros : Cimodok). Kependekan dari Cikar, Dokar dan Montor(montor==mobil). Tenaga yang dihasilkan mesinnya setara dengan 1 HP (Horse Power), hehe just bejorak meton :mrgreen: , kendaraan ini memang ditarik satu ekor kuda laiknya dokar. Rodanya diambil dari bekas roda montor, assembly-nya mirip dengan cikar (gerobak) yang diberi atap. That's where the name came from, SITMTP (Silak Ingetang Tiang Mun Tiang Pelih).&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;The Look&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Kendaraan ini didesain untuk satu kusir dan 5 penumpang (6 seaters). Namun seperti angkutan umum lainnya, bila anda cukup punya nyali dan merasa kudanya cukup sehat dan kuat untuk tambahan beban, anda dapat menambah satu seat dengan bergelantungan di belakang, atau dua lagi di samping. Kudanya diberikan "kacamata" khusus agar pandangannya selalu ke depan, agar tidak terganggu dengan kuda-kuda lain yang mungkin sedang berpose di pinggir jalan. Kusirnya mengendalikan kuda dengan voice command (herr, hek, ck, heiyya, dam dam) ditambah bantuan senjata yang biasa dipakai para sadokis dan kita biasa kenal dengan nama pecut. Bagaimana dengan klakson? Alat sederhana berbentuk terompet mini dengan pangkal yang bisa diremas untuk memompa udara, mirip pemompa asi :D. Lampu? Hehehe, entah kalau ada bengkel modifikasi cidomo yang menyediakan lampu, saya tidak begitu ingat. Yang saya ingat adalah saya pernah hampir menabrak cidomo dengan sepeda motor karena waktu malam hari dan cidomonya tidak memakai lampu - Cidomo jarang yang beroperasi malam hari -. Kalau Spion? Untungnya Cidomo punya paket spion lengkap, kiri, kanan dan belakang, ini jelas sebagai kompensasi karena kudanya sendiri diberikan "kacamata" khusus tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;The Experience&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Dulu semasa masih kanak-kanak, menaiki cidomo adalah pengalaman yang menarik. Nggak ada rem, nggak ada gas, apalagi gigi dan kopling :). Maju, mundur dan berhentinya kendaraan ini benar-benar bergantung pada keterampilan pak kusir yang mengendalikan kuda (dan tentunya mood si kuda :D). Jika kebetulan menaiki cidomo dengan kuda yang masih "muda" dan agak "binal", kita akan mendapatkan perjalanan yang cukup memacu adrenalin, apalagi bila ditambah dengan kondisi jalan yang memang tidak rata, kusir yang juga sebinal kudanya, dan posisi duduk di samping kusir -hanya saja dari posisi ini bau pup kuda dapat tercium jelas, tapi saya jamin ini lebih sehat dari asap knalpot, atau rokok kusirnya-. Kami biasa menaiki cidomo untuk pergi ke pasar, sawah, dan bahkan pantai. Saat itu angkutan umum (biasa kami sebut mikrolet) masih cukup jarang, sepeda motor pun masih dimonopoli oleh orang-orang berada (in contrast to these days, where you can get a two wheelers credit for only 300K down payment).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;The P(up)roblem&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Masalah utama yang timbul dengan penggunaan cidomo tidak jauh-jauh dari polusi tah* kuda. Namun karena polusinya masih bersifat organik, yang terserang hanya mata dan hidung. Cidomo tidak ikut berperan dalam pelubangan ozon dan mencairnya es di kutub (Al Gore dan rekan-rekan di Greenpeace pasti menyukai alat tranportasi ini). Dan mungkin dengan inovasi kantung pup yang benar, masalah ini akan bisa teratasi (ine tantangan jok para inovator sasak). Ada lagi yang bilang kalau cidomo itu susah diatur di jalan raya, kalau ini tentunya "cuma" masalah penegakan hukum. Kalau para aparat tidak takut menilang kusir (atau kuda?) yang nakal, kemungkinan besar masalah ini akan bisa diatasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Now &amp;amp; Future&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Saat ini di beberapa lokasi posisi cidomo masih tidak tergantikan sebagai alat transportasi di sentra ekonomi rakyat. Di Lombok Timur misalnya, meski tidak sebanyak dulu, pasar-pasar masih dipenuhi oleh angkutan yang satu ini. Tampaknya rute angkutan umum yang tidak bertambah sejak tahun 80an berperan besar pada pelestarian angkutan ini. Mungkin hanya ojek sepeda motor yang belakangan mampu tumbuh menjadi pesaingnya, dan secara kapasitas payload (penumpang+bagasi, duh kayak pesawat saja) tentunya cidomo masih menang dibandingkan ojek. Sampai kapan angkutan ini eksis? Entah, lambat laun, disukai atau tidak angkutan ini akan menghilang. Mungkin hanya akan tersisa di museum, atau dengan skenario yang lebih baik, hanya tersedia untuk keperluan wisata, laiknya delman atau andong di beberapa lokasi pariwisata di pulau jawa (wien)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: www.sasak.org&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-3798560757221568370?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/3798560757221568370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=3798560757221568370' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/3798560757221568370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/3798560757221568370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2009/01/naik-cidomo-kenapa-tidak.html' title='Naik Cidomo? Kenapa Tidak?'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/SWWhICh1MLI/AAAAAAAABj4/_yWEe7lyk3A/s72-c/cidomo.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-3501072403977009119</id><published>2008-07-17T01:23:00.000-07:00</published><updated>2008-07-17T01:24:59.926-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Melongok Dusun Sade dari Dekat, Pariwisata Budaya yang Kurang Perhatian</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dusun Sade, Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) merupakan dusun yang masih tetap memegang teguh tradisi Sasak asli. Dusun yang dikenal dengan bangunan rumah adat ala Sasak asli sebagai ciri khas ini, dirasa tidak asing lagi. Inilah pariwisata kebudayaan, namun kekayaan budaya yang terkandung di dalamnya kurang mendapat perhatian dari pemangku kepentingan. Bagaimana keadaannya kini?&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;DUSUN yang tidak jauh dari tempat rencana Pembangunan Bandara Internasional Lombok (BIL) ini memang menjadi salah satu maskot pariwisata budaya yang dimiliki NTB khususnya Loteng. Berbagai macam budaya asli Sasak yang tidak ditemukan di daerah lain, masih utuh dalam keseharian warga di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai dari bangunan rumah yang beratap ilalang. Kemudian bentuk bangunan tua dengan pintu yang lebih pendek dari pemiliknya (orang dewasa), sehingga ketika masuk harus menunduk. Bentuk bangunan ini sangat berbeda jauh dengan bentuk rumah masyarakat kebanyakan. Bangunan lumbung-lumbung desa yang menjadi ikon Lombok pun bisa ditemukan di tempat ini. Ingin mencari filosofi orang Ssasak asli? Jawabannya adalah tempat unik yang kaya budaya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, beragam pakaian asli Sasak yang dikerjakan tangan-tangan terampil wanita Sade ada di dusun itu. Kain-kain yang ada, merupakan kain tradisional sesekan (tenun) yang ditenun sendiri dengan alat sederhana dan tradisional. Tidak hanya itu, warga setempat juga bisa membuat aksesoris berupa gelang, kalung dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inaq Miaqim (40) salah seorang warga Dusun Sade mengaku bahwa desa ini, belakangan kurang begitu mendapat perhatian. Baik dalam hal pengadaan infrastruktur sebagai penunjang pariwisata maupun upaya mempertahankan budaya yang terpendam di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Janda empat anak yang sehari-hari menenun ini (nyesek-Bahasa Sasak) mengatakan desa ini masih sangat kekuarangan air bersih. Apalagi di musim kemarau seperti sekarang ini. Sumur-sumur warga yang menjadi sumber air bersih, sejak sebulan terakhir. masyarakat telah sebulan terakhir mulai mengering.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara, janji pemerintah katanya hanya sebatas janji. Hingga sekarang belum juga terealisasi. Dengan logat Sasak Dusun Sade yang khas, Miaqim menambahkan, sebulan terakhir ini, warga terpaksa antre di buwun (sumur) tempat pengambilan air bersih. Ia berharap besar agar janji membangun sarana air bersih itu segera terealisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Edak pam lek te, (tidak ada perusahaan air minum yang masuk ke sini),’’ keluhnya. Padahal yang paling dikhawatirkan Miaqim, ketiadaan air membuat dia harus berhati-hari menyalakan perapian. Pasalnya jago merah dinilai terus mengintai atap rumah yang memang sangat mudah terbakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya tidak diinginkan Miaqim kasus tahun 2006 lalu terulang di Sade. Si jago merah di masa itu telah membakar sebagian Kampung Sade yang akhirnya sekarang beralih menggunakan genteng untuk atap rumahnya. Kejadian di tahun 2006 lalu membuat Miaqim sebenarnya sangat ingin membangun rumahnya dengan beratap genteng. Namun karena ingin mempertahankan keaslian Dusun Sade serta adanya imbauan pemerintah, Miaqin pun tunduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepatutannya terhadap perintah pemerintah membuat ia terus bertahan, di samping juga karena pertimbangan untuk mempertahankan ciri khas dusun padat yang terdiri dari 250 Kepala Keluarga (KK) dengan luas 5 hektar ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benar saja, dari pantauan Suara NTB rumah-rumah yang dibangun di perbukitan ini terlihat minim air. Ironisnya lagi, di tempat peribadatan penduduk saja, telihat banyak debu yang berterbangan. Meskipun nuansa premitif muncul di tempat penduduk yang rata-rata bisa menenun ini, namun kesan kurang nyaman muncul dari pengunjung. Daniel salah satu turis Australia mengakui, Kampung Sade sangat menarik. Namun ia mengeluhkan banyak debu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang menimbulkan keprihatinan yakni tradisi andalan warga dusun itu nyaris punah ditelan zaman. Pasalnya, arus globalisasi yang semakin menggerogoti tidak didukung dengan upaya mempertahankannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;H.L. Putria, selaku pemangku adat dan budaya di Loteng mengaku budaya Sasak yang terpendam di Dusun Sade sedikit tergerus arus. Budaya yang menjadi kekayaan tiada tara itu, sedikit mengalami pergeseran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya mempertahankan tradisi khas Lombok tersebut, dikatakan Putria memang menjadi kewajiban masyarakat. Hanya saja, dukungan dari pemerintah semestinya terus ditingkatkan. Terus mempertahankan kearifan lokal merupakan keinginan mulya. Namun tanpa dukungan pemerintah, upaya itu akan sia-sia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait hal itu, kesempatan terpilihnya gubernur baru mambuat ia menaruh harapan besar. Ia mengatakan budaya dan agama harus bisa dijalankan secara beriringan. Tidak diinginkan kedua elemen yang sudah melekat erat di masyarakat adat diperlakukan pincang.&lt;br /&gt;Kekayaan budaya karya urip (seperti pernikahan, kikir gigi) dan karya pati (seperti nyusur kubur, nelu, nyiwak dan sebaginya) yang dimiliki masyarakat harus terus dipertahankan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Suara NTB&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-3501072403977009119?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/3501072403977009119/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=3501072403977009119' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/3501072403977009119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/3501072403977009119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/07/melongok-dusun-sade-dari-dekat.html' title='Melongok Dusun Sade dari Dekat, Pariwisata Budaya yang Kurang Perhatian'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-7051332430644371981</id><published>2008-07-17T01:19:00.000-07:00</published><updated>2008-07-17T01:34:25.013-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>NTB Memerlukan Design Marketing</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;NTB yang kaya akan potensi alam patut menjadi kebanggaan. Sektor pertanian, pariwisata dan bahkan tenaga kerja menjadi andalan selama ini. Namun demikian, potensi yang ada dinilai belum menciptakan nilai tambah bagi kelangsungan kesejahteraan masyarakat.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ekonom Universitas Mataram, Dr. Agusdin, SE.MBA., kepada Suara NTB di ruang kerjanya, Selasa (15/7) kemarin mengingatkan, adanya upaya dalam meningkatkan nilai tambah dari sejumlah potensi yang ada. Agusdin berpandangan bahwa potensi yang ada jangan sampai menjadi penghasil produk (mentah) semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di sektor pertanian, jangan sampai hanya menjadi petani. Tetapi harus ada desaign marketing (desain pemasaran), karena kekayaan alam yang ada hanyalah given (berkah)," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekayaan yang ada di NTB sudah lebih dari cukup. Bahkan dinilainya melebihi potensi yang dimiliki Bali. Seperti sebuah ungkapan ‘’di Lombok ada Bali tetapi di Bali tidak ada Lombok’’, cukup mengena dalam mendeskripsikan potensi Lombok dan NTB umumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persoalannya sekarang, ujar Agusdin yang juga Sekretaris Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) NTB ini, adalah bagaimana mengemas melalui pencitraan. Seperti di sektor tenaga kerja, disayangkannya jika pengiriman TKI jika hanya sebagai pekerja ladang. Mestinya melalui sentuhan (pembinaan) tenaga kerja dibekali dengan keterampilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meningkatkan image tenaga kerja dapat pula melalui kebijakan pengiriman tenaga dengan SDM yang lebih terampil. Misalnya TKI minimal perawat bahkan sarjana. Implikasinya tidak hanya mengurangi pengangguran lokal, namun angka remittance atau devisa dapat meningkat signifikan. Efek lain adalah memungkinkan kembalinya jati diri bangsa yang banyak disebut-sebut sebagai 'bangsa buruh', dapat diperbaiki. "Kalau dikemas, Lombok sebetulnya bisa lebih kaya (masyarakatnya, red) dari Bali."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana kemasan dimaksud? Menurut dia, pencitraan memalui image yang positif harus dibangun mulai sekarang. Bahwa di sektor pariwisata, jaminan keamanan merupakan sesuatu yang vital dan sangat mendukung tercapainya mobilitas wisatawan untuk masuk dan keluar NTB. Kenyamanan melalui sikap ramah tamah yang ditunjukkan masyarakatnya, dapat dikemas melalui promosi yang dapat menjangkau setiap segmen pasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Suara NTB&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-7051332430644371981?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/7051332430644371981/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=7051332430644371981' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7051332430644371981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7051332430644371981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/07/ntb-memerlukan-design-marketing.html' title='NTB Memerlukan Design Marketing'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-5131246639074034996</id><published>2008-07-08T03:23:00.000-07:00</published><updated>2008-07-08T03:25:27.989-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Wapres: NTB Jadi Pusat Pelancongan Islami</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wapres Jusuf Kalla mengatakan, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bisa jadi pusat pelancongan Islami atau pariwisata yang mengedepankan nilai-nilai ajaran agama. “Kita ingin membuat pusat pelancongan Islami didaerah ini, artinya selain menikmati keindahan laut dan gunung hijau juga tetap menjaga moral agama,” katanya di Anjani, Kecamatan Aikmel, Lombok Timur sekitar 50 kilometer arah timur Mataram, Kamis.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ketika bersilaturrahim dengan keluarga besar Nahdlatul Wathan (NW) di Pondok Pesantren Syech Zainuddin NW Anjani, dia mengatakan, hal itu bukan berarti membuat Bali yang kedua, sama sekali tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Wapres, salah satu propinsi yang cocok menjadi pusat pelancongan Islami itu adalah NTB, karena pantainya cantik, lautnya bagus dan masyarakatnya ramah serta menjaga agamanya, karena itu cocok dijadikan suatu wilayah turisme islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Namun untuk itu kita harus banyak tersenyum, kalau masyarakatnya marah-marah apalagi suka berkelahi dan bakar-bakaran mana ada orang mau datang,” ujarnya dihadapan ribuan jamaah NW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didampingi Gubernur NTB, Drs. H. Lalu Serinata, dia mengatakan, masyarakat terutama para pelaku pariwisata harus melayani masyarakat dengan baik. Dalam kaitan itu Wapres menyarankan Madrasah NW membuka jurusan pariwisata, para santri sudah memiliki modal bahasa Arab, mereka bisa menjadi pemandu wisata khususnya bagi wisatawan asal negara-negara Timur Tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wapres mengatakan, dengan semakin berkembangnya pariwisata di NTB maka sektor lain juga ikut berkembang seperti kerajinan tenun bisa dijual dengan harga lebih tinggi, mengingat wisatawan Arab yang menjadi sasaran pemasaran pariwisata dikenal banyak uang. “Ketimbang lelah bekerja di Arab, lebih baik dinegeri sendiri dan negeri kita juga akan makmur,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengembangkan pariwisata tentu pemerintah akan memperbaiki infrastruktur jalan, listrik dan membangun Bandara bahkan sekarang sedang dibangun Bandara Internasional Lombok (BIL).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya yakin dalam waktu tidak lama Lombok akan bersaing dengan Bali dalam hal kemajuan wisata walapun berbeda caranya, wisatawan yang datang mengenakan jilbab tidak ada buka-bukaan,” kara Wapres&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal itu tentu warga NW dan masyarakat muslim di NTB tidak akan keberatan. Seperti diketahui, dalam waktu dekat investor asal Dubai, Uni Emirat Arab, Emaar Properties akan membangun fasilitas akomodasi dengan memanfaatkan lahan eks Pusat Pengembangan Pariwisata Lombok (LTDC).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Antara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-5131246639074034996?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/5131246639074034996/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=5131246639074034996' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/5131246639074034996'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/5131246639074034996'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/07/wapres-ntb-jadi-pusat-pelancongan.html' title='Wapres: NTB Jadi Pusat Pelancongan Islami'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-2361701710731964571</id><published>2008-07-08T03:07:00.000-07:00</published><updated>2008-07-08T03:10:56.346-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='review sponsoredreview'/><title type='text'>Online Insurance is an Alternative Benefit Service</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;May be you are not be foreign with insurances, but most better if you learn more about &lt;a href="http://www.ez-insuranceportal.com"&gt;online insurance&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://www.ez-insuranceportal.com"&gt;It&lt;/a&gt; is will give you an insurance easy process. I think you must join it to give you a safety life.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;This is become solution for you which in a moment experience sudden event. You of course flavor will be lighter account burden happened suddenly. Anticipate all events of rental values by online insurance. Not all your situations would pass by nicely, so you require other parties aid. One of them is an &lt;a href="http://www.ez-insuranceportal.com"&gt;online insurance&lt;/a&gt;. Try to join, and get a nice service.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;How to be a good member? Read and follow the all guides from online service. If you followed it, I sure that you will be a success people who want to get an insurance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Don't disregard the good opportunity. You don't regret don't joint forces with &lt;a href="http://www.ez-insuranceportal.com"&gt;online insurance&lt;/a&gt;. Many peoples whom unsuccessful reaching for the hope because disregarding the opportunity which only to comes once.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Await what else? Register yourself soon in &lt;a href="http://www.ez-insuranceportal.com"&gt;online insurance&lt;/a&gt; and become quicker joining member from is other. Getting the benefit is in advance. Do not forget, invite your family to get more benefit. Many people get a successfully because the join a simple program.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-2361701710731964571?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/2361701710731964571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=2361701710731964571' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2361701710731964571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2361701710731964571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/07/online-insurance-is-alternative-benefit.html' title='Online Insurance is an Alternative Benefit Service'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-6960889419724778940</id><published>2008-06-27T11:48:00.000-07:00</published><updated>2008-06-27T11:52:55.055-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='review sponsoredreview'/><title type='text'>Get a Credit Card Easy By Online</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Do you have &lt;a href="http://www.yourcreditnetwork.com/"&gt;credit card&lt;/a&gt;? I think you must have &lt;a href="http://www.yourcreditnetwork.com/"&gt;it&lt;/a&gt; to make your life most easy. &lt;a href="http://www.yourcreditnetwork.com/"&gt;It&lt;/a&gt; is solution for you often go shopping. You will not difficult do bring money. Get many goods without bringing bank roll.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Bring &lt;a href="http://www.yourcreditnetwork.com/"&gt;credit card&lt;/a&gt; when you traveling to any where. &lt;a href="http://www.yourcreditnetwork.com/"&gt;It&lt;/a&gt; is more important for you whom like traveling. You will not difficult to get &lt;a href="http://www.yourcreditnetwork.com/"&gt;it&lt;/a&gt;, because many sponsors will help you to have &lt;a href="http://www.yourcreditnetwork.com/"&gt;it&lt;/a&gt;. Many banks which provide facility as like &lt;a href="http://www.yourcreditnetwork.com/"&gt;credit card&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I was try to get &lt;a href="http://www.yourcreditnetwork.com/"&gt;credit card&lt;/a&gt; online. I visit a website which provide &lt;a href="http://www.yourcreditnetwork.com/"&gt;credit card&lt;/a&gt;. I register and write my identity. So, I get the &lt;a href="http://www.yourcreditnetwork.com/"&gt;credit card&lt;/a&gt; two weeks next. I do not think that I will get &lt;a href="http://www.yourcreditnetwork.com/"&gt;it&lt;/a&gt; is very easy. I can use to transaction on paypal.com, and can use &lt;a href="http://www.yourcreditnetwork.com/"&gt;it&lt;/a&gt; to withdraw  money from paypal.com.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Before I have a &lt;a href="http://www.yourcreditnetwork.com/"&gt;credit card&lt;/a&gt;, I feel very difficult to withdraw money from paypal.com. I get some money from review. So I can not withdraw its because I do not have a &lt;a href="http://www.yourcreditnetwork.com/"&gt;credit card&lt;/a&gt;, because we must use a &lt;a href="http://www.yourcreditnetwork.com/"&gt;credit card&lt;/a&gt; to withdraw its.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-6960889419724778940?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/6960889419724778940/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=6960889419724778940' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6960889419724778940'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6960889419724778940'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/06/get-credit-card-easy-by-online.html' title='Get a Credit Card Easy By Online'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-7840923482182984881</id><published>2008-06-15T23:25:00.000-07:00</published><updated>2008-06-23T13:51:24.923-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Pesta 'Gawe Alip', Tradisi Masyarakat Bayan Rehab Makam Nenek Moyang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/SFYIFFSvlqI/AAAAAAAABF0/aJCTPXJzZZ0/s1600-h/pesta+alif.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 92px; height: 70px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/SFYIFFSvlqI/AAAAAAAABF0/aJCTPXJzZZ0/s200/pesta+alif.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5212362502141089442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Masyarakat di Kecamatan Bayan dikenal sebagai masyarakat yang masih taat memelihara adat istiadatnya. Untuk tahun ini masyarakat di Bayan Beleq tengah mempersiapkan prosesi Pesta Gawe Alip untuk memperbaiki makam Reak yaitu makam nenek moyang masyarakat Bayan.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;H M. Amir Itrawati selaku Ketua Panitia rehab makam reak kepada Suara NTB Jumat ( 13/6) kemarin mengatakan, makam ini merupakan makam terbesar bagi masyarakat Bayan. Rehab makam ini merupakan bagian dari tradisi yang harus dilakukan sekali dalam delapan tahun. ‘’ Hingga saat ini sudah empat kali makam ini direhab oleh masyarakat Bayan,’’ jelas M. Amir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, tidak ada kejelasan yang pasti mengenai siapa tokoh yang dimakamkan di makam reak tersebut. Namun menurut sejumlah riwayat, di komplek makam tersebut dimakamkan seorang penyebar Agama Islam yaitu Gauz Abdurrazak dari Pancor, Lombok Timur ( Lotim). ‘’Ada juga yang mengatakan makam itu adalah Muterning Jagat serta ada juga yang menyebut makam itu adalah makam Syeh Nurul Rasyid,’’ tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbaikan makam yang dilakukan oleh masyarakat Bayan itu mempunyai keunikan tersendiri. Semua bahan – bahan yang telah digunakan membangun makam dibuang setelah sebelumnya dibungkus dengan kain putih yang ditenun khusus oleh masyarakat setempat. Begitu juga bahan – bahan yang baru dipakai harus dibungkus dengan kain putih. ‘’Termasuk tiang makam serta bebao atau alat langit – langit makam dilapisi dengan kain putih juga,’’ ungkapnya, sembari menambahkan total biaya memperbaiki makam itu mencapai Rp 42 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditengah prosesi adat merehab makam reak tersebut, Gubernur NTB H. L Serinata berkesempatan hadir guna memberikan bantuan moral maupun material. Gubernur dalam sambutannya mengatakan, masyarakat harus menghargai dan memelihara adat. Tradisi yang diwarisi nenek moyang harus dilestarikan oleh penerus generasinya. ‘’ Sebab saat ini banyak tradisi adat kian dilupakan masyarakat,’’ ungkap Serinata. Ia pun mendukung sepenuhnya upaya masyarakat Bayan menggelar Pesta Gawe Alip dalam rangka merehab makam reak tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara yang digelar di bencingah rumah adat Bayan itu dihadiri ratusan tokoh adat dan masyarakat setempat. Mereka menggunakan baju adat khas Bayan dan melantunkan sejumlah lagu penyambutan semacam pepaosan. Lagu ritual ini biasanya khusus dilantunkan pada acara – acara adat. Acara ini diwarnai ritual adapt yang kental, karena sebelum Gubernur menuju bencingah, Serinata terlebih dahulu disambut dengan cara adat oleh masyarakat setempat.&lt;br /&gt;Dimana gubernur yang sebelumnya memakai kopiah nasional diganti dengan ikat kepala semacam sapuq dan dipasangkan kain adat. Masyarakat setempat pada dasarnya sangat terbuka dengan masyarakat luar, terlebih bagi mereka yang ingin mengunjungi situs masjid kuno ayan yang lokasinya tidak jauh dari bencingah rumah adapt Bayan. (ris/kmb)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Suara NTB&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-7840923482182984881?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/7840923482182984881/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=7840923482182984881' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7840923482182984881'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7840923482182984881'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/06/pesta-gawe-alip-tradisi-masyarakat.html' title='Pesta &apos;Gawe Alip&apos;, Tradisi Masyarakat Bayan Rehab Makam Nenek Moyang'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/SFYIFFSvlqI/AAAAAAAABF0/aJCTPXJzZZ0/s72-c/pesta+alif.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-1221117063421882678</id><published>2008-06-13T12:14:00.000-07:00</published><updated>2008-06-13T12:17:37.847-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review Snapbomb'/><title type='text'>Get Safe Shopping Online on TigaDua Cellular</title><content type='html'>Choose your idol hand phone and get altogether in &lt;a href="http://tigaduacellular.com"&gt;TigaDua Cellular&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://tigaduacellular.com"&gt;TigaDua Cellular Online shopping safe shopping&lt;/a&gt; of course innovation profiting. Don't get taken with various shopping centre of online otherwise assure.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://tigaduacellular.com"&gt;TigaDua Cellular Online shopping safe shopping&lt;/a&gt; intentionally attended to give amenity go shopping. Despitefully, &lt;a href="http://tigaduacellular.com"&gt;TigaDua Cellular&lt;/a&gt; can guarantee security for you in going shopping.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It is a new news for you who like go shopping by online. There is made available various types of hand phone available for bought by online. You expense can safely and protected from deceptions. Visit &lt;a href="http://tigaduacellular.com"&gt;TigaDuaCellular&lt;/a&gt; for getting complete information.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From at weary gone expense far to shops cellular, better you are expenses by online. This way can make you to be economical. Besides economizing energy, also cost effective. You are can shopping at the same time sit in your sleep room. Choose any types of hand phone on &lt;a href="http://tigaduacellular.com"&gt;TigaDua Cellular Online shopping safe shopping&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-1221117063421882678?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/1221117063421882678/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=1221117063421882678' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/1221117063421882678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/1221117063421882678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/06/get-safe-shopping-online-on-tigadua.html' title='Get Safe Shopping Online on TigaDua Cellular'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-5774948558055176470</id><published>2008-05-30T02:09:00.000-07:00</published><updated>2008-05-30T02:10:47.302-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>38 Persen Wisman Masuk NTB melalui Bali</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jumlah kunjungan wisatawan ke Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagian besar datang melalui Bandara Ngurah Rai, Bali, yakni mencapai 38%, Bandara Soekarno-Hatta 11% dan Bandara Juanda Surabaya sebesar 4%.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;“Para wisatawan, khususnya wisatawan asing, sebagian besar langsung menuju ke objek wisata tiga gili (pulau kecil) yakni Gili Terawangan, Gili Meno, dan Gili Air,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB I Gusti Putu Supartha kepada wartawan di Mataram, Senin (19/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisatawan asing yang berkunjung ke NTB sebagian besar berasal dari Australia, Jerman, Belanda, Inggris, Jepang, dan Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk 2008 pihaknya mentargetkan sekitar 300.000 wisatawan berkunjung ke NTB dan hingga kini realisasinya sekitar 30%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara menurut data dari Badan Pusat Statistik NTB, jumlah tamu yang menginap pada hotel berbintang sebanyak 11.737 orang, naik 4,40% dibanding Januari 2008 sebanyak 11.242 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NTB telah menetapkan sebanyak 15 kawasan wisata di antaranya sembilan di Pulau Lombok dan enam di Pulau Sumbawa, dari jumlah tersebut yang telah berkembang antara lain objek wisata internasional Senggigi, Lombok Barat, Pantai Kuta, Lombok Tengah, dan Pulau Moyo di Sumbawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk meningkatkan minat wisawatan berkunjung ke NTB telah dilakukan berbagai upaya seperti promosi baik ke dalam negeri maupun luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, menetapkan berbagai kegiatan atau kalender yang mampu memikat wisatawan seperti pada bulan April 2008 yakni peringatan Maulid Nabi yang biasanya digelar selama sebulan secara berpindah-pindah dari masjid ke masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan bulan Juni berupa Berampok atau tradisi masyarakat Sumbawa Barat yang saling memukul menggunakan ikatan padi sebagai ungkapan rasa kegembiraan atas hasil panen dan Lomba Dansa Internasional yang dilaksanakan di Pulau Lombok untuk menggaet wisatawan.&lt;br /&gt;Kalender pariwisata bulan Juli berupa Festival Senggigi (atraksi seni dan budaya tradisional suku Sasak), NTB Expo untuk promosi hasil bumi dan Festival Seni Pelajar untuk melestarikan seni budaya dikalangan pelajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan bulan Agustus berupa Apresiasi Budaya tradisional Sasak (Lombok) dan Mbojo (Sumbawa), Lomba Surfing (Surfing Competition) di Dompu dan Sumbawa, Pacuan Kuda Tradisional di Bima, Paresean (atraksi kejantanan lelaki Sasak dalam sebuah pertarungan dengan senjata tradisional), lomba Cidomo tradisional dan Begangsingan (permainan rakyat saat panen disawah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kegiatan pariwisata Sail Indonesia di September, Lebaran Topat dan Lombok Triathlon bulan Oktober, Mulang Pakelem (pemberian sesaji kepada para dewa oleh umat Hindu) dan Perang Topat (lempar ketupat), Pacuan Kuda Tradisional di Bima dan U’a Pua (upacara penghormatan kesultanan Bima kepada guru ngaji) yang digelar di bulan Desember,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Antara&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-5774948558055176470?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/5774948558055176470/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=5774948558055176470' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/5774948558055176470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/5774948558055176470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/05/38-persen-wisman-masuk-ntb-melalui-bali.html' title='38 Persen Wisman Masuk NTB melalui Bali'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-3508397905620440113</id><published>2008-05-30T02:07:00.000-07:00</published><updated>2008-05-30T02:12:10.605-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Rinjani Gunungapi Aktif Pertama di Dunia Jadi Geopark</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gunung Rinjani di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) dengan ketinggian 3.726 meter di atas permukaan laut (dpl) merupakan gunungapi aktif pertama di dunia yang diusulkan menjadi geopark (taman bumi).&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Peneliti Ahli Gunungapi/Geologi dari Badan Geologi Bandung Igan Supratman Sutawidjaja di Mataram, Selasa mengatakan, 53 geopark yang ada di 17 negara sekarang belum ada yang berstatus gunungapi aktif, geopark di Eropa umumnya merupakan bukit “meta sedimen” bukan gunungapi aktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Igan berada di Mataram mengumpulkan data dan informasi mengenai Gunung Rinjani berkaitan dengan rencana mengusulkan gunungapi tersebut menjadi geopark pertama di Indonesia dan kedua di Asia Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau usulan Gunung Rinjani menjadi geopark diterima Organisasi PBB untuk Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan (UNESCO), maka gunung tertinggi di NTB itu merupakan gunungapi pertama masih aktif yang menjadi geopark,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau Langkawi di Malaysia yang kini tercatat sebagai geopark pertama di Asia Tenggara dari 53 geoprak di seluruh dunia, 12 diantaranya di China merupakan bukit “meta sedimen”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, Gunung Rinjani yang merupakan gunungapi tertinggi kedua di Indonesia setelah Gunung Kerinci (3.800 dpl) di Sumatera layak dan memenuhi syarat menjadi geopark, karena memiliki berbagai kelebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Rinjani yang secara administratif masuk wilayah Kabupaten Lombok Barat, Lombok Timur dan Lombok Tengah merupakan gunungapi yang memiliki geowisata potensial, selain itu juga memiliki panorama kaldera, danau, puncak, kawah, air terjun, mata air panas, goa, sejarah letusan dan aliran lava baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kerucut gunungapi Rinjani muncul di tepi timur kaldera yang memiliki danau berbentuk bulan sabit dan di dalamnya terdapat kerucut gunungapi baru yang tetap aktif hingga sekarang, berdasarkan penelitian gunungapi itu telah beberapa kali mengalami letusan besar,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hasil rangkaian letusan tersebut telah membentuk kawasan Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) yang memiliki morfologi dengan variasi batuan yang secara alami membentuk bentang alam yang menakjubkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan, Gunung Rinjani yang merupakan bagian dari TNGR saat ini telah dikelola oleh sebuah badan yang melibatkan unsur pemerintah, swasta, masyarakat dan pelaku pariwisata dengan nama Rinjani Tracking Management Board (RTMB).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dikelola RTMB, Rinjani telah beberapa kali meraih penghargaan nasional maupun internasional antara lain World Agency Award 2004 dan Tourism For Tomorrow Awards (2006/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Karena itu saya optimis usulan agar Gunung Rinjani dijadikan geopark pertama diterima dan jika usulan itu berhasil maka akan menambah jumlah geopark dunia yang ada saat ini di bawah jaringan (UNESCO),” kata Igan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama ini wisatawan yang berkunjung ke Gunung Rinjani masih sebatas wisatawan minat khusus karena untuk mendaki harus melalui medan cukup sulit dan berat, untuk mencapai puncak gunung dibutuhkan waktu antara 8-12 jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut data jumlah pendaki Gunung Rinjani sekitar 2.600 orang per tahun, sebenarnya jumlah pengunjung bisa lebih banyak kalau ada akses jalan menuju lokasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Sebenarnya bisa saja menggunakan kereta gantung, namun karena di gunung tersebut terdapat gas sulfur maka akan mengakibatkan metal yang menjadi bahan kereta gantung akan cepat berkarat sehingga membahayakan,” ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, kata Igan, solusi yang bisa ditempuh agar lebih banyak wisatawan yang bisa menikmati keindahan Gunung Rinjani adalah dengan membuka kembali akses jalan yang bisa dilalui kendaraan bermotor hingga Plawangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Plawangan tersebut bisa menikmati Danau Segara Anak yang berada di ketinggian 2.000 meter dpl, dengan cara itu maka kunjungan wisatawan ke Gunung Rinjani akan meningkat.(*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Antara&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-3508397905620440113?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/3508397905620440113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=3508397905620440113' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/3508397905620440113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/3508397905620440113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/05/rinjani-gunungapi-aktif-pertama-di.html' title='Rinjani Gunungapi Aktif Pertama di Dunia Jadi Geopark'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-6269232001859582445</id><published>2008-05-23T11:52:00.000-07:00</published><updated>2008-05-23T11:56:27.839-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review Snapbomb'/><title type='text'>Baby Monitor Watch Our Baby</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;We attended a &lt;a href="http://www.comparebabymonitors.com/"&gt;baby monitor&lt;/a&gt;, we flavor can be balmy without worrying with condition of baby we in place different. &lt;a href="http://www.comparebabymonitors.com/"&gt;Compare baby monitors&lt;/a&gt; with other. &lt;a href="http://www.comparebabymonitors.com/"&gt;Baby monitor&lt;/a&gt; definitely more sophisticated. I am sure that &lt;a href="http://www.comparebabymonitors.com/"&gt;baby monitors&lt;/a&gt; is not different with baby sister.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Maybe, we are apart our bed with baby. So we even also should be able to watch the situation from separate room. In this time, we have attended a very sophisticated appliance for controlling situation of baby. &lt;a href="http://www.comparebabymonitors.com/"&gt;Baby monitors&lt;/a&gt; will assist you for always alert in seeing condition of babies. &lt;a href="http://www.comparebabymonitors.com/"&gt;It&lt;/a&gt; is a solution for you who make a different sleeping room for your baby.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Every people surely loved their baby. They will not let the baby wept more than anything else injure. Baby is most valuable estae on earth. Baby treatment has to become priority in life. We have to remain to control situation of baby every moment, so that not annoyed by anything. This thing we can do although place of we differ from place of baby.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-6269232001859582445?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/6269232001859582445/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=6269232001859582445' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6269232001859582445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6269232001859582445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/05/baby-monitor-watch-our-baby.html' title='Baby Monitor Watch Our Baby'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-8228763647506471903</id><published>2008-05-20T10:48:00.000-07:00</published><updated>2008-05-20T10:57:30.152-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tempat Wisata'/><title type='text'>Obyek  Wisata  Pulau Lombok Tahun 2008</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/SDMQv0zT2II/AAAAAAAAA7k/vAP2FES5vPE/s1600-h/lombok.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/SDMQv0zT2II/AAAAAAAAA7k/vAP2FES5vPE/s400/lombok.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5202520408356804738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-8228763647506471903?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/8228763647506471903/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=8228763647506471903' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/8228763647506471903'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/8228763647506471903'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/05/obyek-wisata-pulau-lombok-tahun-2008.html' title='Obyek  Wisata  Pulau Lombok Tahun 2008'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/SDMQv0zT2II/AAAAAAAAA7k/vAP2FES5vPE/s72-c/lombok.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-6428966636709377160</id><published>2008-05-20T10:43:00.000-07:00</published><updated>2008-05-20T10:46:17.479-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tempat Wisata'/><title type='text'>Pesona Gili Kembar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lombok adalah sebuah pulau di kepulauan Sunda Kecil atau Nusa Tenggara yang dipisahkan oleh Selat Lombok dari Bali di sebelat barat dan Selat Alas di sebelah timur dari Sumbawa.Pulau ini mempunyai keluasan 4,725 km².&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Kata banyak orang, Lombok merupakan Pulau Bali kedua. Pantainya bersih, ombaknya besar, tenang, dan eksotis. Melihat berbagai kelebihan yang dimiliki Lombok, khususnya Lombok Barat, maka tidak heran jika daerah ini pun menjadi pilihan tujuan wisatawan lokal dan para pelancong mancanegara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan Lombok bukan hanya dari potensi kekayaan alamanya saja, tapi juga sarana transportasi untuk menuju ke sana relatif mudah, murah, dan banyak alternatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataram merupakan bandar utama yang terdapat di pulau ini.&lt;br /&gt;Penduduk Pulau Lombok pada tahun 1990 adalah seramai 2,403,025 orang.Lebih kurang 80% penduduk pulau ini adalah terdiri daripada suku Sasak, sebahagian besarnya memeluk agama Islam. Di kalangan mereka terdapat sebuah golongan yang menganuti agama Islam tempatan yang dipanggil Wetu Telu. Baki penduduk di Pulau Lombok adalah orang Bali, Jawa, Cina dan Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Berapi Rinjani mempunyai ketinggiannya setinggi 3,726 meter di atas permukaan laut, iaitu ketiga tertinggi di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GILI TRAWANGAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gili Trawangan adalah yang terbesar dari ketiga pulau atau gili (Kepulauan Gili) yang terdapat di sebelah barat laut Lombok. Trawangan juga satu-satunya gili yang ketinggiannya di atas permukaan laut cukup signifikan. Dengan panjang 3 km dan lebar 2 km, Trawangan berpopulasi sekitar 800 jiwa. Diantara ketiga gili tersebut, Trawangan memiliki fasilitas untuk wisatawan yang paling beragam; kedai Tîr na Nôg mengklaim bahwa Trawangan adalah pulau terkecil di dunia yang ada bar Irlandia-nya. Bagian paling padat penduduk adalah sebelah timur pulau ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trawangan punya nuansa "pesta" lebih daripada Gili Meno dan Gili Air, karena banyaknya pesta sepanjang malam yang setiap malamnya dirotasi acaranya oleh beberapa tempat keramaian. Aktivitas yang populer dilakukan para wisatawan di Trawangan adalah scuba diving (dengan sertifikasi PADI), snorkeling (di pantai sebelah timur laut), bermain kayak, dan berselancar. Ada juga beberapa tempat dimana para wisatawan bisa belajar berkuda mengelilingi pulau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Gili Trawangan (begitu juga di dua gili yang lain), tidak terdapat kendaraan bermotor. Sarana transportasi yang lazim adalah sepeda (disewakan oleh masyarakat setempat untuk para wisatawan) dan cidomo, kereta kuda sederhana yang umum dijumpai di Lombok. Untuk bepergian ke- dan dari ketiga gili itu, penduduk biasanya menggunakan kapal bermotor dan speedboat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GILI MENO&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gili Meno adalah salah satu dari 3 pulau kecil yang berada dikawasan wisata.Letaknya diantara gili trawangan dan gili air.Dari mataram sekitar 45 menit perjalanan menempuh kawasan wisata senggigi yang berlatarkan pemandangan pantai yang menakjubkan atau pun melalui kawasan wisata hutan monyet pusuk dengan ditemani hutan lindung yang lebat.Disini terdapat taman burung yang mempunyai koleksi burung-burung langka dari indonesia dan mancanegara.Pasirnya putih dan masih alami sangat cocok untuk dijadikan tempat berlibur keluarga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GILI AIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pulau Gili Air adalah pulau yg terdekat dengan daratan pulau Lombok, Pulau ini juga memiliki pantai yg sangat putih dan hamparan terumbu karangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara ketiga pulau pulau di bagian utara pulau Lombok, Gili Air lah yg memiliki kampung terbesar. Di pulau ini juga terdapat berbagai macam aneka hotel dari bintang hingga kelas melati juga restoran yg menyediakan berbagai macam makanan mulai dari makanan khas Lombok hingga makanan Eropa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-6428966636709377160?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/6428966636709377160/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=6428966636709377160' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6428966636709377160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6428966636709377160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/05/pesona-gili-kembar.html' title='Pesona Gili Kembar'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-6465156631943559989</id><published>2008-05-20T10:12:00.000-07:00</published><updated>2008-05-20T10:16:25.316-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review Snapbomb'/><title type='text'>Have a Long  Night Weapon</title><content type='html'>Many peoples have never satisfied which he having. but that is compulsion for get what is more worth in his life. Penis as a means of vital is paltry wealth owned by people. But, what happen if undersize penis? Of course you worry that you can not give satisfaction for your wife.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;But don't worry now, many products available for assisting as &lt;a href="http://www.bathmatestore.com/"&gt;penis enlarger&lt;/a&gt;. This is a new innovating which hardly be of benefit to every person who wishing to have big penis. Not only large, but poison make &lt;a href="http://www.bathmatestore.com/"&gt;penis enlargement&lt;/a&gt; with &lt;a href="http://www.bathmatestore.com/"&gt;penis pump&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.bathmatestore.com/"&gt;Penis pump&lt;/a&gt; is very popular in America and England. It is help them to make a &lt;a href="http://www.bathmatestore.com/"&gt;penis enlarger&lt;/a&gt;. Though in fact, the Americans was has a big penis. They are average of big and long penis. But it is make them to be enough. They want to make his penis longer than now. So they use &lt;a href="http://www.bathmatestore.com/"&gt;penis enlarger&lt;/a&gt;, &lt;a href="http://www.bathmatestore.com/"&gt;penis enlargement&lt;/a&gt; and &lt;a href="http://www.bathmatestore.com/"&gt;penis pump&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-6465156631943559989?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/6465156631943559989/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=6465156631943559989' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6465156631943559989'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6465156631943559989'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/05/have-long-night-weapon.html' title='Have a Long  Night Weapon'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-47731820418334027</id><published>2008-05-20T09:38:00.000-07:00</published><updated>2008-05-20T09:40:40.342-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='review bloggerwave'/><title type='text'>Blog Can Make Money Too</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.bloggerwave.com/" target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;img src="http://bloggerwave.com/blogviewcount.php?pic=sponsorlogo.gif&amp;amp;OpportunityId=31&amp;amp;BlogId=12629" /&gt;&lt;/a&gt;Do you belief that &lt;a href="http://www.bloggerwave.com/blog_ClickTrack.php?OpportunityId=31&amp;amp;BlogId=12629&amp;amp;LinkId=0%22"&gt;blog&lt;/a&gt; can &lt;a href="http://www.bloggerwave.com/blog_ClickTrack.php?OpportunityId=31&amp;amp;BlogId=12629&amp;amp;LinkId=0%22"&gt;make money&lt;/a&gt;? May be for some people are not never ear that &lt;a href="http://www.bloggerwave.com/blog_ClickTrack.php?OpportunityId=31&amp;amp;BlogId=12629&amp;amp;LinkId=0%22"&gt;blog&lt;/a&gt; can &lt;a href="http://www.bloggerwave.com/blog_ClickTrack.php?OpportunityId=31&amp;amp;BlogId=12629&amp;amp;LinkId=0%22"&gt;make money&lt;/a&gt; too. But if you join to &lt;a href="http://www.bloggerwave.com/blog_ClickTrack.php?OpportunityId=31&amp;amp;BlogId=12629&amp;amp;LinkId=0%22"&gt;bloggerwave&lt;/a&gt; you will belief that a &lt;a href="http://www.bloggerwave.com/blog_ClickTrack.php?OpportunityId=31&amp;amp;BlogId=12629&amp;amp;LinkId=0%22"&gt;blog&lt;/a&gt; will help you to get perquisite. Learn more about b&lt;a href="http://www.bloggerwave.com/blog_ClickTrack.php?OpportunityId=31&amp;amp;BlogId=12629&amp;amp;LinkId=0%22"&gt;loggerwave&lt;/a&gt;, so you can understand about &lt;a href="http://www.bloggerwave.com/blog_ClickTrack.php?OpportunityId=31&amp;amp;BlogId=12629&amp;amp;LinkId=0%22"&gt;its&lt;/a&gt; mode of action.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-47731820418334027?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/47731820418334027/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=47731820418334027' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/47731820418334027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/47731820418334027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/05/blog-can-make-money-too.html' title='Blog Can Make Money Too'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-3999537736361293658</id><published>2008-05-16T23:52:00.000-07:00</published><updated>2008-05-16T23:55:17.628-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Lombok Bakal Disulap seperti Bali</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bali sebagai kawasan wisata internasional bakal mendapat saingan berat dari daerah tetangga di masa datang. Ini menyusul rencana pengembangan megaproyek pariwisata Lombok, yang bakal disulap seperti BTDC Nusa Dua, Bali. Pihak BTDC (Bali Tourism Development Corporation) selaku pengembang pariwisata Bali juga membenarkan rencana proyek tersebut.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Megaproyek kawasan wisata elit di Lombok, NTB ini digarap investor pengembang properti dari Dubai, Uni Emirat Arab (UEA), yakni Emaar Properties. Rencananya, pihak Emaar Properties akan memulai megaproyek ini tahun 2008. Megaproyek lokasi wisata megah Nusa Dua ala Lombok ini diperkirakan bakal menelan biaya 600 juta dolar AS atau sekitar Rp 5,446 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keseriusan pihak Emaar Properties untuk menyulap Lombok seperti Bali ini ditandai dengan membuka kantor perwakilan di Jakarta. Nantinya, kantor perwakilan di Jakarta inilah yang akan mengatur proyek pertama Emaar Properties di Indonesia, yakni megaproyek pariwisata Lombok dan sejumlah proyek besar lainnya di daerah Bumi Gora. “Kantor perwakilan Emaar Properties di Jakarta akan mengarahkan upaya perusahaan untuk mengidentifikasi peluang pertumbuhan baru di negara ini (Indonesia). Juga, memastikan agar jalannya proyek Lombok tepat waktu, sehingga berpotensi menjadi pusat tujuan wisata seperti Bali,” ungkap Chairman Emaar Properties, Mohamed Ali Alabbar, dalam siaran persnya di Jakarta, Selasa (13/5). Pembukaan kantor perwakilan Emaar Properties di Jakarta dilakukan setelah adanya kesepakatan Joint Venture PT BTDC (Pengembang Pariwisata Bali) (untuk proyek Lombok, serta menjajaki peluang pengembangan lainnya di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dengan rencana pengembangan untuk Indonesia ini, maka Emaar Properties memantapkan perluasan geografisnya di Asia,” tandas Ali Alabbar sebagaimana dilaporkan detikFinance, Selasa kemarin. Emaar Properties adalah salah satu perusahaan real estat terbesar di dunia yang tercatat di Dubai Financial Market, bagian dari Dow Jones Arabia Titans Index dan mempunyai sertifikasi standar kualitas ISO9001:2000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Emaar Properties sendiri merupakan pengembang properti pertama dari Timur Tengah dan Afrika Utara yang melebarkan sayap ke Indonesia, dengan fokus menggarap sektor pariwisata. Sementara, kawasan yang akan digarap Emaar Properties menjadi area megaproyek pariwisata ini berada di Lombok Barat, dengan lahan seluas lebih dari 1.175 hektare. Rencana induk megaproyek pariwisata di Lombok Barat tersebut berlokasi di Pantai Kuta dan Tanjung, yang sangat bersih dan akan mengintegrasikan unsur alam menjadi kawasan hunian, bersantai dan hiburan. Ragam kegiatan bersantai, mencakup olahraga menyelam, snorkeling, mendaki, dan selancar. Dari nama lokasinya saja, yakni Pantai Kuta dan Tanjung, sudah sangat memungkinkan megaproyek pariwisata Lombok ini untuk menyaingi Bali. Sebab, namanya sama persis dengan dua kawasan wisata internasional di Bali, yakni Pantai Kuta (di Badung) dan Tanjung Benoa (Badung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Megaproyek pariwisata Lombok ini akan memiliki daerah alami yang menghadap ke laut sepanjang 17 km lebih. Ini akan mendukung fasilitas marina, selain hunian mewah dan resort yang dikelola oleh jaringan pengelola berbintang lima. “Proyek ini (di Lombok) akan membuka banyak pekerjaan dan mendukung sejumlah sektor ekonomi penunjang,” terang Ali Abdullah yang juga menjabat Regional Executive Director Emaar International Indonesia, Aljazair, dan Libya. “Sejalan dengan sejumlah praktek lingkungan terbaik, proyek Lombok akan menjajaki sejumlah kemajuan baru untuk mengembangkan proyek dan menciptakan pusat wisata yang berkelanjutan,” imbuhnya. Sebelum merambah Indonesia, di Arab Saudi, Emaar Properties telah mengembangkan King Abdullah Economic City senilai 26,6 miliar dolar AS, proyek swasta terbesar di kawasan itu. Emaar Properties juga mengembangkan Burj Dubai, bangunan dan struktur mandiri tertinggi di dunia, juga membangun The Dubai Mall (salah satu tujuan belanja dan hiburan terbesar di dunia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Portofolio Emaar Properties saat ini mencakup beberapa negara: Uni Emirat Arab, Arab Saudi, Yordania, Suriah, Libanon, Maroko, Mesir, Turki, Libya, Aljazair, India, Pakistan, Indonesia, hingga Amerika Serikat, Inggris, Prancis, dan Kanada. Emaar Properties memegang 30 persen ekuitas di Dubai Bank, yang bergerak di bidang ritel dan bank umum. Emaar Properties juga pemegang saham terbesar di Amlak Finance, perusahaan pemberi kredit rumah Islami terkemuka di UAE. Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) BTDC, I Made Mandra, membenarkan rencana pengembangan megaproyek pariwisata Lombok ini. Menurut Mandra, saat ini tengah dilakukan studi kelayakan yang diperkirakan akan selesai, September 2008 mendatang. Studi kelayakan itu, kata Mandra, akan diikuti pembentukan perusahaan patungan antara Emaar Dubai dengan BTDC. “Diperkirakan, peletakan batu pertamanya akhir tahun 2008 atau awal 2009,” ungkap Mandra yang dikonfirmasi NusaBali secara terpisah di Nusa Dua, Kuta Selatan, Badung, Selasa sore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mandra memperkirakan kawasan pariwisata mega di Lombok itu sudah bisa dinikmati tamu, 3 tahun mendatang. Kawasan peristirahatan nan mewah itu nantinya akan diisi vila, dan hotel berbintang lima ke atas. Sedangkan pangsa pasar utamanya adalah wisatawan Timur Tengah. Diharapkan, dengan selesainya pembangunan dan pengoperasian Bandara Internasional di Penujak, Lombok Tengah, wisatawan dari Timur Tengah bisa langsung terbang dari negaranya ke Lombok. Apalagi, jarak bandara internasional ke lokasi wiasata mewah yakni Pantai Kuta dan Tanjung di Lombok itu hanya sekitar 16 km. “Wisatawan Timur Tengah tidak melulu orang Arab. Di Dubai banyak warga negara asing (non-Arab) yang bekerja di sana,” beber Mandra. Ditambahkan Mandra, luas lahan yang akan dikembangkan jadi kawasan wisata elite di Lombok seluas 1.175 hektare. Jadi, luasnya 4 kali kali luas kawasan BTDC Nusa Dua, Bali. Hal itu sangat memungkinkan untuk pengembangan kawasan dimaksud dalam jangka panjang. Pada tahap awal, kata Mandra, akan dibangun dua hotel berbintang dan beberapa vila. Kemudian, dalam tempo 10–20 tahun, kawasan wisata elite Lombok tersebut akan terus berkembang seiring dengan kondisi pasar. Pasalnya, kata Mandra, dalam jangka panjang, ditargetkan berdiri sekitar 6.000 hingga 10.000 vila di kawasan elite tersebt. Jika satu kamar vila diurus 5-6 orang, berarti nantinya akan ada puluhan ribu karyawan yang akan menangani kamar-kamar tersebut. Soal persaingan antara kawasan baru di Lombok itu dengan Bali, menurut Mandra, kecil kemungkinannya. Sebab, masing-masing daerah punya ciri khas. Bali memiliki kebudayaan yang berbeda dengan Lombok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dibukanya kawasan itu kelak, wisatawan yang sudah menikmati Bali bisa ke Lombok, demikian pula sebaliknya. Jadi, waktu tinggal wisatawan bisa lebih lama. Semakin banyak orang berwisata, semakin baguslah,” tandas Mandra. Namun, satu kendala bagi Bali untuk menggaet wisatawan manca negara dalam jangka panjang jika tak ingin disalip ‘tetanganya’ itu, adalah masalah bandara. Sekadar perbandingan, Bandara Internasional Penujak (Lombok) akan dibangun dengan panjang runway (landas pacu) 4.500 meter. Sedangkan Bandara Internasional Ngurah Rai Tuban, yang jadi kebanggaan Bali, hjanya punya runway 3.000 meter. Dengan kondisi seperti ini, tidak mungkin bagi Bandara Ngurah Rai melayani pesawat berbadan besar sepertu Air Bus. Sebaliknya, Bandara Internasional Penujak bisa melayani pesawat berbadan besar yang mengangkut lebih dari 500 penumpang. Kondisi ini sudah lama dikeluhkan kalangan pelaku pariwisata di Bali. Wacana untuk pengembangan Bandara Internasional Ngurah Rai pun sudah digaungkan sejak 3 tahun silam, ketika isu pembangunan Bandara Internasional Penujuk mulai merebak pada 2005. Setahun lalu, Wapres Jusuf Kalla sudah menginstruksikan agar runway Bandara Ngurah Rai diperpanjang menjadi 4.000 meter dari semula 3.000 meter. Namun, sesuai rencana pengembangan yang dijalankan pihak Angkasa Pura I Pusat, runway Bandara Ngurah Rai tidak akan diperpanjang sebelum tahun 2025. Dengan dibangunnya bandara internasional di Lombok Tengah, sebagian wisman kemungkinan akan langsung mendarat di Lombok, tanpa singgah ke Bali. Apalagi, di wilayah NTB banyak kawasan wisata menarik. Dari sana, turis bisa melihat Bali, termasuk keberadaan Pura Narmada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau 10 persen saja wisman yang mendarat di Lombok tidak meneruskan perjalanan ke Bali, berarti pemasukan Bali akan hilang sekitar 170 juta dolar AS per tahun. Asumsinya, sebagaimana pernah diungkapkan Menbudpar Jero Wacik beberapa waktu lalu, sekitar 1,7 juta turis asing per tahun diharapkan datang ke Bali. Hitung-hitungan bisnis, turis asing yang masuk ke Bal rata-rata memberi pemasukan 1.000 dolar AS per orang, dari belanja, penginapan, dan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-3999537736361293658?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/3999537736361293658/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=3999537736361293658' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/3999537736361293658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/3999537736361293658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/05/lombok-bakal-disulap-seperti-bali.html' title='Lombok Bakal Disulap seperti Bali'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-2134288590756397448</id><published>2008-05-16T13:10:00.000-07:00</published><updated>2008-05-16T13:13:49.983-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review Snapbomb'/><title type='text'>Bush League Show a Men Lifestyle</title><content type='html'>Everyone will like to watch nice show. Most like if we watch &lt;a href="http://www.bushleague.tv"&gt;funny videos&lt;/a&gt;. Of course &lt;a href="http://www.bushleague.tv"&gt;it&lt;/a&gt; will make us to laugh. I think, that is a better than we watch a seriously program, because &lt;a href="http://www.bushleague.tv"&gt;funny videos&lt;/a&gt; will make us fresh.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;If you want to watch &lt;a href="http://www.bushleague.tv"&gt;funny videos&lt;/a&gt;, you don’t go far. Join with &lt;a href="http://www.bushleague.tv"&gt;bush league&lt;/a&gt; program. You can get any kind of nice program as like &lt;a href="http://www.bushleague.tv"&gt;funny videos&lt;/a&gt;. Another, &lt;a href="http://www.bushleague.tv"&gt;mens lifestyle&lt;/a&gt; is will you get there.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Everybody always come up is dressy. But it is nonsense if they don’t know how to make them dressy. So, if you are not lacking of way to make yourself be dressy, watch a &lt;a href="http://www.bushleague.tv"&gt;mens lifestyle&lt;/a&gt; on &lt;a href="http://www.bushleague.tv"&gt;bush league&lt;/a&gt;. You will take home any experience which can be imitated from &lt;a href="http://www.bushleague.tv"&gt;bush league&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.bushleague.tv"&gt;Bush league&lt;/a&gt; is nice program and gives us many benefits. You really profit to join with &lt;a href="http://www.bushleague.tv"&gt;bush league&lt;/a&gt;. Try to get all there.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-2134288590756397448?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/2134288590756397448/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=2134288590756397448' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2134288590756397448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2134288590756397448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/05/bush-league-show-men-lifestyle.html' title='Bush League Show a Men Lifestyle'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-4312877537698979555</id><published>2008-05-14T00:45:00.000-07:00</published><updated>2008-05-14T00:49:09.885-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review Snapbomb'/><title type='text'>Enjoy a Nice Shoes Shopping in SHOEBACCA</title><content type='html'>If you are going to &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;SHOEBACCA&lt;/a&gt;, you will interest to see shoes collection in its &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;shoe store&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;It&lt;/a&gt; collects any type of fashion sports. You can choose it as your requirement. If you are an athlete, you can get &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;athletic shoes&lt;/a&gt; there as &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;running shoes&lt;/a&gt;. And if you are a player of basketball or tennis, you can get &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;basketball shoes&lt;/a&gt; or &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;tennis shoes&lt;/a&gt;. There are a &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;sneakers&lt;/a&gt; or cloth shoe.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Don’t worry with a prize. &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;SHOEBACCA&lt;/a&gt; offers &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;cheap shoes&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;It&lt;/a&gt; gives you a discount. Of course discount shoes help for your financial. You can scrimp for manage your financial. You can show your achievement by a cheap cost.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Come to another &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;store shoes&lt;/a&gt; to know &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;compare shoes prices&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;Compare shoes&lt;/a&gt; will help you to assure your self that &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;SHOEBACCA&lt;/a&gt; is a better &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;store shoes&lt;/a&gt;. Don’t wait for a long time to get a nice bid. Get a nice &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;shopping&lt;/a&gt; in &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;SHOEBACCA&lt;/a&gt;. Get &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;athletic apparel&lt;/a&gt; and &lt;a href="http://www.shoebacca.com"&gt;clearance shoes&lt;/a&gt; on high quality.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-4312877537698979555?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/4312877537698979555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=4312877537698979555' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/4312877537698979555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/4312877537698979555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/05/enjoy-nice-shoes-shopping-in-shoebacca.html' title='Enjoy a Nice Shoes Shopping in SHOEBACCA'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-7305266116123200262</id><published>2008-05-12T19:31:00.000-07:00</published><updated>2008-05-12T19:32:54.687-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Sejumlah Kesenian Tradisi Lombok Terancam Punah</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sejumlah kesenian tradisional Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) diperkirakan terancam punah. Pementasan cupak gerantang dan wayang kulit merupakan seni tradisi yang dulu lazim digelar untuk memeriahkan peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di NTB namun kini nyaris tak terlihat lagi. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Cupak gerantang merupakan salah satu kesenian tradisional Lombok yang cukup digemari masyarakat dan kini terancam punah,” demikian hasil pemantauan Kantor Berita Antara di Mataram, yang dilansir Rabu (26/3).&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Hari-hari ini masyarakat Lombok khususnya di Kelurahan Dasan Agung, Kota Mataram, sedang merayakan hari Maulid Nabi Muhammad SAW secara tradisional selama sebulan penuh hingga akhir bulan Rabiul Awal. Masyarakat tidak lagi menampilkan kesenian tradisional melainkan grup musik seperti band.  Bahkan banyak kesenian tradisional sudah tidak dimainkan lagi, karena para pemainnya pindah ke kesenian gendang beleq.&lt;br /&gt;Salah seorang pemain cupak gerantang, Yusuf (55) dari Dasan Agung Mataram  mengatakan, kesenian itu beberapa tahun lalu sering tampil hampir diseluruh pelosok Pulau Lombok.  Saat itu masyarakat masih menyenangi cupak gerantang, sehingga ketika digelar di suatu desa penontonnya mencapai ribuan orang. Pertunjukan biasanya berlnagsung sejak pukul 21.30 Wita hingga pukul 03.00 subuh.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Yusuf yang acap berperan sebagai Cupak, tokoh yang rakus dalam hal makan, mengatakan, cupak gerantang sekarang hampir tidak pernah tampil karena kalah bersaing dengan jenis kesenian lain. Sementara kaum muda Lombok atau NTB pada umumnya akan menjadi bahan tertawaan, jika mereka masih menonton cupak . Akibatnya para pemain juga malas tampil.  “Sementara pembinaan dari pemerintah hampir tidak ada, kita hidup secara mandiri,” katanya. &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Antara juga melaporkan bahwa sejumlah kesenian tradisional lain di NTB juga nyaris punah. Di antaranya ialah cepung, joget dan tawak-tawak. “Sementara tari Gandrung hanya ditampilkan ketika menyambut tamu dari dalam maupun luar negeri,” katanya.&lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;Beberapa tahun lalu joget dan cepung masih sering ditampilkan pada saat perayaan hari-hari besar termasuk peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus, namun akhir-akhir ini tidak lagi.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Pihak Dinas Budpar NTB melakukan pembinaan terhadap kesenian tradisional dengan memberikan kesempatan kepada kesenian tradisional tampil diberbagai acara untuk menghibur rakyat.  Di samping itu, kesenian tradisinal juga ditampilkan di hotel-hotel berbintang untuk memberikan hiburan kepada para wisatawan.&lt;br /&gt;   &lt;br /&gt;Sekarang kesenian yang sedang hidup dan berkembang di masyarakat ialah gendang beleq. Gendang beleq ialah musik penyemangat yang dulu digunakan sebagai musik pengantar prajurit yang akan turun ke medan perang. Aslinya seni gendang beleq dimainkan oleh 17 orang yang memainkan atau menabuh alat musik Gendang Beleq, pentung, gong, ceng-ceng, reong, dan dempul. Sebagai seni pertunjukan kini gendang beleg bisa terdiri dari 30 orang dan mengutamakan tampilan ekspresi, busana, dan permainan pelengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat Lombok yang mengadakan acara perkawinan terutama nyongkolan selalu menampilkan kesenian gendang beleq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Kompas&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-7305266116123200262?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/7305266116123200262/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=7305266116123200262' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7305266116123200262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7305266116123200262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/05/sejumlah-kesenian-tradisi-lombok.html' title='Sejumlah Kesenian Tradisi Lombok Terancam Punah'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-2858504018918942465</id><published>2008-05-12T19:19:00.000-07:00</published><updated>2008-05-12T19:28:58.409-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Arup, Pembaru Wayang Sasak Lombok</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;ARUP alias Amaq Rani (39) mungkin bisa disebut sosok yang lahir dari gerakan reformasi yang membuka keran bagi kebebasan berpikir dan menyatakan pendapat. Warga Dusun Gerupuk, Desa Sengkol, Pujut, Lombok Tengah, NTB, ini mengekspresikan kemerdekaan berpikir dan berpendapatnya selaku “dalang wayang alternatif”.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam wayangnya, para tokoh dan kelampan (lakon) berbeda dengan wayang tradisi Sasak Lombok. Setting cerita adalah problema masyarakat di obyek wisata Kute dan Tanjung An. Di kawasan yang bertetangga dengan Dusun Arup itu ribuan penduduk kehilangan tanah. Lahan dibebaskan dengan kekerasan untuk kepentingan pariwisata. Arup pun terpaksa melepas tanahnya seluas 0,50 hektar untuk keperluan yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai wujud pembelaan atas nasib rakyat di wilayah itu, Arup menciptakan para tokoh imajiner atau korban yang “diambil” tanahnya oleh perusahaan pengelola kawasan: PT PPL (Pembangunan Pariwisata Lombok) atau LTDC (Lombok Tourism Development Coorporation)-badan usaha bentukan Pemda NTB dan PT Rajawali Wira Bhakti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diperkuat 10 anggota, penonton pagelaran wayang Arup dibiarkan ikut berpartisipasi dengan dalang. Ini mirip penonton pertunjukan Lenong Betawi di mana penonton turut berdialog dengan pemain. Bahkan atas perintah penonton, kelampan yang sedang dimainkan Arup-misalnya lakon-lakon wayang tradisi-bisa diganti kelampan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Penonton sukanya kelampan demo (demonstrasi),” ujar Arup yang hanya mengenyam kelas I sekolah dasar. Kelampan demo, dalam wayang tradisi masuk adegan rerencekan, yang isinya banyolan-banyolan atau pesan pembangunan. Namun, Arup menarik rerencekan ke depan sebagai cerita utama, yang sekaligus kekhususan “wayang alternatif”-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAWASAN Kute dan sekitarnya merupakan daerah wisata di Lombok Tengah. Tahun 1990, PPL dengan masa kontrak 70 tahun (dengan Pemda NTB memegang saham 30 persen) membebaskan tanah guna membangun prasarana dan sarana untuk wisatawan di situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para calo dan broker tanah bermunculan. Perilaku korupsi, kolusi dan nepotisme dari oknum pejabat tingkat I NTB dan tingkat II Lombok Tengah tidak terhindarkan. Apalagi dalam LTDC itu ada saham milik Keluarga Cendana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengalihan hak atas tanah (1.250 hektar) dilakukan secara paksa dan tidak luput dari intervensi pejabat teras. Menolak lahan dibebaskan, berarti harus menghadapi berbagai intimidasi yang dilakukan nyaris semua lini pemerintahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intervensi penguasa itu membuat mereka terpaksa melepas tanah, walau dengan harga pembebasan jauh dari standar. Akibatnya para pemilik tanah, petani rumput laut, dan nelayan tergusur dari lahan tambang nafkahnya. Mereka memang sempat berdemonstrasi ke Kantor Gubernur NTB dan DPRD NTB di Mataram, namun hasilnya sia-sia. Yang terjadi adalah proses pemiskinan, dan itulah setting sosial wayang Arup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KAPAN wayang dikenal di Lombok, belum diketahui pasti. Sumber yang ada sebatas mitologi. Alkisah pada abad XIV-XV, terjadi kemarau panjang selama tujuh tahun. Pohon meranggas, rumput mengering, tanah sawah gersang dan merekah dibakar terik kemarau. Keadaan berubah tatkala muncul seorang lelaki berpakaian serba putih yang dalam mitologi disebut Raden Sangupati, yang kemudian membagi-bagikan obat-obatan pada penduduk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu terjadi setelah penduduk mengucapkan Kalimah Syahadat dan menerima Islam sebagai agamanya. Tetapi, dari telusur pustaka, ada pula yang mengatakan, wayang di Lombok konon sudah ada sebelum Sunan Prapen datang menyiarkan Islam tahun 884 Hijriah/1464 M ke sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilustrasi itu setidaknya menggambarkan bahwa wayang merupakan kesenian rakyat yang telah dikenal luas di Lombok. Sejumlah tulisan menyebut-kan bahwa sumber cerita wayang Sasak dari Serat Menak, yang juga dipakai dalam wayang golek. Sedang wayang Jawa dan Bali umumnya memakai Mahabharata dan Ramayana sebagai sumber cerita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lakon wayang Sasak biasanya ber-nuansa Islam, seperti Kelampan Yunan, Bangbangri, Jenglengge, Kabar Sundari, Gendit Birayung, dan lain-lain. Ini diperkuat oleh para tokohnya (wayang kanan) seperti Amir Hamzah atau populer disebut Wong Menak. Di masa lampau, wayang merupakan media dakwah dan hiburan, meski dalam perkembangannya berfungsi sebagai sarana hiburan, penyuluhan. Juga untuk meramaikan hajatan seperti acara sunatan, pesta perkawinan, membayar kaul, dan semacamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila penonton wayang Jawa menyaksikan pagelaran dari arah belakang dalang dan grup penabuh, maka penonton wayang sasak berhadapan dengan ranggon (panggung). Bagian depan ranggon terdapat kelir (layar), dan labakan atau lampu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah wayang Sasak tidak kurang dari 400 lembar (terbuat dari kulit binatang). Pementasannya diperkuat dua orang pengabih, yang membantu mengambil wayang yang akan dan sudah dimainkan. Ada tujuh penabuh yang memainkan instrumen suling, gendang (lanang-wadon), rincik (alat ritmik), kempul, kenot, dan kajar (sejenis reong).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RUP tidak mesti mengubah total tata cara pertunjukan wayangnya. Walau harus memainkan kelampan demo, ia tetap menyampaikan pengaksema-semacam ucapan perkenalan (pendahuluan), sekaligus mengutarakan kelampan dengan bahasa Jawa Madya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengaksema inilah disampaikan kelampan yang dipilih: wayang tradisi ataukah cerita aktual semacam kelampan demo tadi. Tidak jarang kelampan bisa diganti di tengah jalan. “Saya sedang memainkan kelampan Junglengge, penonton berteriak supaya diganti dengan kelampan demo,” ujar Arup. Penonton pun bengak-bengok manakala jalan cerita dinilai kurang pas, dan Arup menanggapinya untuk meluruskan jalan cerita versi penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dialog demikian tidak ditemukan dalam wayang tradisi, dan di sinilah kekuatan Arup berkesenian. “Wayang adalah media komunikasi antara dalang dan penonton. Bila terjadi komunikasi antarkedua pihak, maka pesan yang disampaikan dalang nyambung dengan khalayak penonton. Adanya dialog inilah satu wujud berkesenian,” Ida Wayan Pasha, pemerhati Budaya Sasak Lombok, mengomentari kiprah Arup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penampilan grup wayang Arup dan kawan-kawan terkesan memprihatinkan. Kenot dan kajar bukanlah terbuat dari bahan kuningan dan logam, melainkan hanya sebuah piring makan berbahan seng yang tiap kali pentas bisa dipinjam pada tuan rumah (pengundang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kempol (gong)-nya terbuat dari bagian penutup drum bekas, yang dipakai buruh tani merontokkan padi (ngerampek). Wayangnya, yang berjumlah sekitar 70 lembar berupa kardus dan bungkus (pak) rokok dibuat dan disunggingnya sendiri dengan pisau yang biasa digunakan meraut bambu. Wayang itu lalu dicat agar menjadi keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arup agak lega karena telah memiliki kelir cukup bagus sumbangan sejumlah aktivis lembaga swadaya masyarakat. Kelir yang digunakan semula adalah kain sprei layak pakai yang beberapa bagiannya harus ditambal karena sudah bolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tokoh-tokoh wayang tradisi, Arup juga memiliki tokoh imajiner yang dibuatnya sendiri seperti tokoh Gubernur NTB, Ketua DPRD NTB, Ketua BP7, kelompok demonstran, sosok polisi, tentara, Kantor Gubernur NTB dan DPRD NTB, para tokoh LSM, di samping Inaq Maryam, Inaq Janum, Amaq Mai, dan sejenisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arup, ayah seorang anak ini, agaknya tanpa disadari tampil sebagai “pembaru” dalam seni pewayangan Sasak Lombok. Bukan saja karena dia termasuk korban dari proses marginalisasi, melainkan juga idealismenya yang mendorongnya berontak. Darah seni membuatnya lebih peka melihat proses peminggiran rakyat akibat pembangunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arup yang nyaris buta huruf latin, tidak bisa menulis-membaca huruf Jejawan (turunan Hanacaraka), dan dengan peralatan serba amat sederhana, bisa berbuat sesuatu bagi kesenian.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Kompas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-2858504018918942465?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/2858504018918942465/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=2858504018918942465' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2858504018918942465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2858504018918942465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/05/arup-pembaru-wayang-sasak-lombok.html' title='Arup, Pembaru Wayang Sasak Lombok'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-3533914066499155654</id><published>2008-05-12T19:11:00.000-07:00</published><updated>2008-05-12T19:18:22.356-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Sejarah'/><title type='text'>LOMBOK: Belajar dari Sejarah</title><content type='html'>Kalau nama Mataram, setidaknya sudah ada dalam benak kami. Tapi Lombok sambil menggelengkan kepala, Dato Tengku Putra Tengkung Awang, Timbalan Menteri Perbendaharaan Kerajaan Malaysia, mengatakan kepada Kompas saat acara makan malam rombongan promosi pariwisata di Nusa Tenggara Barat.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Agaknya nama Pulau Lombok apalagi etnis Sasak sebagai penduduk asli pulau itu tidak tercatat dalam benak warga Malaysia pada umumnya. Dari pejabat hingga warga biasa, Lombok mungkin adalah negeri antah-berantah. Kalangan tertentu lebih mengenal Kota Mataram, ibu kota Provinsi NTB saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataram yang dikenal Yang Berhormat Dato Tengku Putra malah bukan nama kota yang ada di Pulau Lombok tadi. Bagi Dato Tengku Putra, Mataram yang ia kenal adalah nama sebuah kerajaan di Pulau Jawa, yang pada abad ke-11 dan 12 kemasyhurannya terekam sampai negeri seberang, bahkan dijadikan salah satu materi pendidikan tingkat sekolah menengah pertama di sana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah masa silam Lombok dan etnis Sasak belum terungkap secara jelas. Keringnya referensi dan belum adanya penelitian ilmiah tentang Lombok, boleh jadi penyebab jejak tapak sejarah Lombok tidak banyak diketahui. Wajar bila Solichin Salam dalam buku Lombok Pulau Perawan menuliskan, Tidak begitu banyak dapat diketahui mengenai Lombok sebelum abad ke-17.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Referensi yang ada berupa cuplikan, legenda, mitos, dan naskah lontar yang tentunya masih perlu dikaji secara ilmiah. Namun, dari bukti-bukti etnografi yang sederhana, temuan barang-barang dan situs-situs arkeologis di beberapa tempat mungkin bisa jadi gambaran sepintas keberadaan etnis Sasak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya hasil pantauan awal Nasruddin dan Dubel Driwantoro, keduanya arkeolog bidang prasejarah pada Pusat Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Nasional, yang menemukan artefak paleolitik (900.000 tahun lalu) di Desa Sengkere, Desa Pelambek, Lombok Tengah, 24 Februari 2000. Temuan itu berupa subfosil tulang kering (tibia) kerbau purba, serut tipe tapal kuda, kapak berimbas, kapak penetak, peralatan serpih, dan lainnya dengan bahan batuan basal dan marmer. Tinggalan sumber daya arkeologis itu tergolong tua, diduga dari masa plestosen atas dan tengah (400.000-100.000 tahun lalu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, tahun 1976, dari hasil ekskavasi di Gunung Piring, Desa Teruwai, Lombok Tengah, ditemukan sejumlah peralatan untuk prosesi pemakaman dan tulang paha yang hidup pada abad ke-4 Masehi. Alat itu antara lain sebuah kendi diletakkan pada bagian kaki jasad manusia yang dikuburkan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, pada abad ke-5 hingga abad ke-6 terjadi gelombang migrasi dari Pulau Jawa ke Bali terus ke Lombok, menyusul runtuhnya Kerajaan Daha dan Kalingga. Dari penelitian Rulof Goris, dikatakan bahwa alat transportasi laut yang dipakai menyeberang oleh para migran dari dan ke Lombok disebut sak-sak (rakit bambu). Mendalami kata itu pula, A Teeuw ahli sastra Indonesia dari Belanda menduga kata sasak muncul dari kebiasaan masyarakat Lombok masa itu yang memakai ikat kepala berbahan tembasak (kain putih). Bisa jadi sasak itu diambil dari suku kata terakhir tembasak: sak. Lewat proses pengulangan, bentuk sak-sak lalu jadi sasak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sak-sak dalam bahasa Sasak bermakna apa pun, atau bisa diterjemahkan bahwa apa pun yang menyatu, tumbuh dan berkembang adalah milik dan identitas bersama guna membangun komunitas kultural. Ini bukti kesadaran plural atau multikultural telah tumbuh sejak dini di Lombok, kata M Yamin, pemerhati budaya Sasak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tampaknya, senada dengan JCHaar pengamat pertenunan Lombok tahun 1925, bahwa Sasak tumbuh dari etnis yang majemuk, baik kependudukan, agama, ras yang datang menetap dari kawasan barat dan timur. AR Walace mengatakan, orang Sasak dapat dikelompokkan sebagai turunan Melayu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Indikasi itu disebutkan Ahmad JD pemerhati budaya Sasak lainnya ”dengan adanya Kampung Jawa, Kampung Banjar, Kampung Melayu, atau Kampung Arab yang berada di kota-kota provinsi/kabupaten di Pulau Lombok, selain Kampung Manggarai (kini Desa Kerumut Pohgading, Lombok Timur), Kampung Tanjung Luar (Desa Tanjung Luar, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, dominan penduduknya suku Bajo, Salayar), Kampung Pemenang (nama desa dan kecamatan di Lombok Barat). Para penghuninya kini melebur menjadi orang Sasak-Lombok, walau mereka masih mempertahankan beberapa aspek tanah leluhur-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sejak abad ke-11&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekitar abad ke-11, sebuah tong-tong perunggu berangka tahun 1077 Masehi ditemukan di Desa Pujungan, Tabanan, Bali, yang ditulis setelah kekuasaan Raja Anak Wungsu di Bali. Nekara itu bertuliskan huruf kuadrat berbunyi Sasak Dana Prihan Srih Jaya Nira, yang artinya bahwa benda ini adalah pemberian dari orang-orang Sasak. Artinya, nama Sasak dan Lombok sudah ada jauh sebelum abad ke-11, atau setidaknya sudah dikenal secara tertulis pada abad ke-11.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada abad ke-14, ekspedisi Kerajaan Majapahit yang menguasai seluruh Nusantara tampaknya singgah pula di Lombok. Dalam buku Negarakretagama karya Mpu Prapanca disebut, Lombok Mirah Sasak Adinikalun. Diduga itu sebutan untuk pulau dan etnis di sana. Adanya Pedewa di Gunung Pujut, Lombok Tengah, sekelompok orang di Desa Sembalun, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur, yang mengaku keturunan Majapahit, adalah gambaran kedatangan rombongan dari kerajaan pimpinan Raja Hayam Wuruk itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adanya pertunjukan wayang lelendong (wayang kulit) dan wayang wong (orang), perangkat gamelan berupa gendang, kemong, gong di Lombok seperti dikenal di Jawa dan Bali diduga oleh Parimartha, dosen Fakultas Sastra Universitas Udayana, merupakan menebarnya pengaruh Jawa (Majapahit) di Lombok. Mengacu pendapat Goris, Parimartha mengatakan, pengaruh Jawa masuk Lombok tahun 1350-1500 Masehi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kdatangan para migran yang disertai infiltrasi agama Syiwa-Buddha dan Hindu-Buddha ke Lombok, mungkin karena keberadaan atau mitos Gunung Rinjani (kini tingginya 3.726 meter) yang dianggap tempat suci. Rinjani yang dikuasai tokoh abadi Dewi Anjani, bersama Agung di Bali dan Semeru (Jatim) adalah wujud serpihan Gunung Himalaya di India. Semeru adalah bagian dasarnya, Agung bagian tengah, dan Rinjani puncaknya. Karenanya, bila ada upacara di Pura Besakih, Bali, harus ada tirta dari tiga gunung itu sebagai syarat peranti acara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu Kerajaan Karangasem menguasai Pulau Lombok (1691-1894), disusul Belanda dan Jepang, yang kemudian memengaruhi kehidupan sosial politik, sosial budaya, tradisi, kesenian, arsitektur hingga sektor agraris, selain persoalan sosial terhadap penduduk lokal. Misalnya, istilah keliang (di tingkat dusun atau gubug), pembekel (kepala desa), punggawa (camat), selaku pembantu raja, adalah model birokrasi yang dikembangkan pihak kerajaan masa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangunan sosial budaya, politik dan lainnya itu mungkin membuat rakyat lokal terpinggirkan oleh berbagai tekanan dari pemerintah masa itu. Sebab, mereka hanyalah abdi dalem, yang manut dan patuh menjalankan titah sang penguasa. Dalam kehidupan serba tertekan, rakyat diam-diam membangun solidaritas dan partisipasi dalam lingkungan komunalnya untuk bertahan hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi sudahlah, itulah sejarah yang mestinya dipahami dan diakui sebagai perjalanan sebuah puak. Kini terpulang kepada jajaran pemerintah dan masyarakat di Lombok untuk mau belajar dari sejarah, sebagai acuan sekaligus alat kontrol menghadapi dan menyiasati arus deras peradaban modern yang penuh paradoks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Kompas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-3533914066499155654?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/3533914066499155654/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=3533914066499155654' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/3533914066499155654'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/3533914066499155654'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/05/lombok-belajar-dari-sejarah.html' title='LOMBOK: Belajar dari Sejarah'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-9081688689836298265</id><published>2008-05-10T09:12:00.000-07:00</published><updated>2008-05-10T09:15:00.181-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Review Snapbomb'/><title type='text'>New Jobs from Snapbomb</title><content type='html'>When I need a jobs to develop creativity, new jobs come from &lt;a href="http://www.snapbomb.com"&gt;Snapbomb&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://www.snapbomb.com"&gt;It&lt;/a&gt; is buzz machine to make a perquisite. Of course, this is very important for us whose often operate an internet. So, we will feel more interest to make a more masterpieces. &lt;a href="http://www.snapbomb.com"&gt;It&lt;/a&gt; can add information about anything which needed by many people in the world. &lt;a href="http://www.snapbomb.com"&gt;Snapbomb&lt;/a&gt; ready become a partner for realizing it.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;On the high technology epoch, we claimed to be able to follow it or make balance to the epoch. &lt;a href="http://www.snapbomb.com"&gt;Sanpbomb&lt;/a&gt; is one of appliance which helps to do it. &lt;a href="http://www.snapbomb.com"&gt;It&lt;/a&gt; make a &lt;a href="http://www.snapbomb.com"&gt;blog marketing&lt;/a&gt; and &lt;a href="http://www.snapbomb.com"&gt;blog advertising&lt;/a&gt; program. I sure that &lt;a href="http://www.snapbomb.com"&gt;Snapbomb&lt;/a&gt; will push us realize useful thing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We just need an internet operate skill. If you have membership to do it, I sure you can follow the &lt;a href="http://www.snapbomb.com"&gt;Snapbomb&lt;/a&gt; program easy. All thing can we do by strong desire. Success man always start the activity with strong desire.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-9081688689836298265?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/9081688689836298265/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=9081688689836298265' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/9081688689836298265'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/9081688689836298265'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/05/new-jobs-from-snapbomb.html' title='New Jobs from Snapbomb'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-7652147728883990178</id><published>2008-04-29T11:57:00.000-07:00</published><updated>2008-05-09T09:07:40.501-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Ayo, Tinggalkan Jejak Sejarah di Lereng Rinjani</title><content type='html'>Para wisatawan atau pendaki Gunung Rinjani di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, kini bisa meninggalkan jejak mereka di jalur pendakian. Bukan jejak yang biasanya merusak, seperti coretan di batang pohon atau bebatuan, tapi nama mereka akan diabadikan sebagai nama pohon. Caranya mudah, tanam satu pohon di jalur pendakian Rinjani dan nama penanamnya akan menjadi nama pohon itu. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Bibitnya kami sediakan gratis, untuk ditanami oleh wisatawan asing maupun wisatawan Nusantara,” ujar Arief Tungkagie, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR), kepada Kompas hari Jumat (25 /4) di Mataram.&lt;br /&gt;Arief menjelaskan, setiap wisatawan yang mendaki Gunung Rinjani disediakan bibit tanaman untuk ditanam di sepanjang jalur pendakian. Penanaman ini bertujuan untuk kepentingan konservasi. Selain itu, juga untuk memberikan kesan khusus bagi wisatawan yang secara rutin mengunjungi Lombok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gunung Rinjani (3.726 M) adalah obyek wisata alternatif bagi wisatawan yang berkunjung ke Lombok. Dewasa ini beberapa jalur pendakian mengalami degradasi akibat perambahan dan kebakaran hutan. Akibatnya, populasi pohon endemik terus menipis. Iklim di jalur pendakian pun menjadi kian panas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan iklim yang semula sejuk menjadi panas itu terasa jika pendakian ditempuh lewat jalur timur (Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Lombok Timur). “Panasnya cuaca ditandai antara lain dengan hanya ditemuinya savanna pada pos 1 dan pos 2. Sementara, pada pos 3 ditumbuhi populasi cemara gunung,” kata Asmuni, dari Rinjani Trekking Management Boarding.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya di kawasan TNGR (41.330 ha) maupun kawasan Hutan Lindung Gunung Rinjani (125.000) itulah, pihak TNGR melakukan upaya pemulihan. Tiap wisatawan disediakan bibit pohon endemik seperti pohon cemara gunung, kelokos dan bajur untuk ditanam pada jalur pendakian, umumnya pintu keluar-masuk sebelah barat (Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Barat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Monitor&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua minggu terakhir, sejak pendakian dibuka ke Rinjani 1 April lalu, sekitar 1.500 bibit pohon tadi sudah ditanam di jalur pendakian sebelah barat, selain sekitar 3.000 bibit pohon cemara yang ditanam di jalur pendakian sebelah timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 23 km kawasan yang jadi sasaran, baru 5 km kawasan yang ditanami pohon oleh wisatawan. “Pohon ini kami monitor, diberi nama si penanamnya. Jika tanaman itu mati karena erosi misalnya, kami ganti dan tetap dikalungi nama si penanamnya,” tutur Arief. Dalam kurun waktu tertentu, pertumbuhan pohon itu diinformasikan ke penanamnya agar tergugah niatnya berkunjung ke Lombok sekaligus melihat langsung ke lokasi di mana tanaman itu ditanamnya dahulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2007 tercatat 4.542 wisatawan asing  dan sekitar 5.000 wisatawan Nusantara mendaki Gunung yang memiliki Kaldera Danau Segara Anak (seluas 11.000 meter persegi) itu. “Dua minggu lalu tercatat 132 wisatawan asing yang mendaki, baik yang mendaki sampai Danau Segara Anak maupun ke puncak Rinjani, tutur Arief.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Kompas&lt;br /&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-7652147728883990178?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/7652147728883990178/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=7652147728883990178' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7652147728883990178'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7652147728883990178'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/04/ayo-tinggalkan-jejak-sejarah-di-lereng.html' title='Ayo, Tinggalkan Jejak Sejarah di Lereng Rinjani'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-6677421451132518288</id><published>2008-04-29T11:50:00.000-07:00</published><updated>2008-05-09T09:08:50.439-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>’Male’an Sampi’’ Peninggalan Budaya yang Harus Dilestarikan</title><content type='html'>Dari sekian banyak event-event pariwisata yang di gelar Pemkab Lombok Barat (Lobar) atraksi budaya Male’an sampi (Karapan Sapi) menjadi andalan Pemkab Lobar. Seperti event lainnya, Male’an Sampi juga diupayakan dapat merangsang minat para wisatawan berkunjung ke Lobar khususnya.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian disampaikan Bupati Lobar Drs. H. Iskandar dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Asisten I Setda Lobar Ir. Rahmat Agus Hidayat, M.M dalam acara Male’an Sampi di Narmada, Senin (14/4) kemarin. Dikatakan,Male’an Sampi merupakan satu dari sekian banyak peninggalan budaya yang patut untuk dilestarikan untuk membantu menunjang pariwisata ke depan. ‘’Kita berharap agar event Male’an Sampi ini bisa menghipnotis wisatawan untuk berkunjung ke Lobar,’’ harapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Panitia Male’an Sampi, H. L. Suhaemi mengatakan, kegiatan tradisional Male’an Sampi sudah dikenal dan digemari oleh masyarakat petani maupun peternak sapi sejak zaman pemerintahan Hindia-Belanda sekitar abad ke-18 dan juga saat pemerintahan Jepang. Kegiatan itu terus berlangsung dibuktikan dengan adanya gambar Bendera Jepang pada Serumpungan atau kerotok sapi yang dipertandingkan. ‘’Kegiatan ini terus dipertahankan sampai sekarang, terutama di Narmada,’’ tambahnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Bahasa Sasak Lombok Male’an Sampi terdiri dari dua kata yakni, Male’an yang berarti memalek atau mengejar dan kata Sampi berarti Sapi. Dalam Male’an Sampi ini, yang dikedepankan adalah kemampuan seseorang mengendalikan sepasang sapi yang dilengkapi dengan beberapa perlengkapan seperti Gau, Ayuga, Samet, dan Serumpungan atau Kerotok. ‘’Kegiatan itu diadakan pada sebidang tanah sawah datar dengan panjang kurang lebih 100 meter dalam keadaan terendam air,’’ katanya menambahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih jauh Suhaemi mengatakan, pasangan-pasangan sapi yang akan dipertandingkan dalam arena Male’an Sampi terlebih dahulu dihias kemudian diarak diiringi kesenian daerah Lombok, seperti Gamelan Kamput, Batek Baris Lingsar, Tawak-tawak dan sebagainya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dalam acara tersebut, penonton yang memadati pinggir arena cukup banyak, namun dari sekian banyak penonton atau pengunjung yang datang hanya segelintir wisatawan asing yang datang. Padahal Dinas Pariwisata Seni dan Budaya Lobar sudah gencar melakukan promosi sampai ke luar negeri, seperti Cina, Singapura, Australia, serta dataran Eropa seperti Jerman yang dilaksanakan baru-baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Suara NTB&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-6677421451132518288?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/6677421451132518288/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=6677421451132518288' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6677421451132518288'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6677421451132518288'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/04/malean-sampi-peninggalan-budaya-yang.html' title='’Male’an Sampi’’ Peninggalan Budaya yang Harus Dilestarikan'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-7833935499467089864</id><published>2008-03-10T04:53:00.000-07:00</published><updated>2008-03-10T05:05:58.181-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Lombok, Tetangga Bali yang Memesona</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain Bali, pulau yang berdekatan dengan Bali ini juga menjadi tujuan wisata yang menarik, yakni Lombok, Nusa Tenggara Barat. Sama dengan Bali, di pulau yang sebagian besar penduduknya menganut agama Islam ini memiliki panorama alam yang memesona.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekitar 80 persen penduduk Lombok adalah suku Sasak. Sisanya adalah orang Jawa, Bali, Arab dan China. Meski sebagian besar penduduknya menganut agama Islam, tetapi di beberapa tempat budaya Hindu masih bisa dijumpai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mesjid dan pura seakan hidup berdampingan secara damai di seluruh Lombok. Tak heran jika pengunjung masih bisa merasakan aura Bali di pulau yang mempunyai luas 473.780 ha ini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di Lombok Barat,  daerah Bayan, masih dijumpai penganut aliran Islam Wetu Telu (waktu tiga). Jadi, tidak seperti penganut Islam yang melakukan shalat lima waktu, para penganut ajaran hanya shalat tiga waktu saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lombok yang memiliki ibukota Mataram ini, memiliki pesona, tidak hanya karena Selat Lombok adalah peralihan di antara I Asia dan Australia untuk fauna dan flora zona (garis Wallace), tetapi juga tradisi budayanya yang memikat. Beberapa upacara keseharian masih digelar secara rutin oleh suku Sasak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Topografi pulau ini didominasi oleh gunung berapi Rinjani yang ketinggiannya adalah 3.726 meter di atas permukaan laut. Gunung ini juga merupakan salah satu tujuan favorit bagi para pendaki gunung, karena keindahan alamnya. Selain puncak, tempat yg sering dikunjungi adalah Segara Anakan, sebuah danau kawah di ketinggian 2.000 mdpl.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain Rinjani, pantai Senggigi adalah pantai yang sering menjadi tujuan wisata, baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan dalam negeri. Di sekitar Lombok, terdapat beberapa pulau kecil yang terkenal dengan keindahan alamnya, diantaranya, Gili Air, Gili Meno dan Giri Trawangan.  Pulau-pulau kecil ini adalah pulau yang tidak berpenghuni. Jadi, suasananya lebih sepi dengan pemandangan alam yang masih alami.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pemdangan alam yang indah bukanlah satu-satunya daya tarik Lombok. Yang tidak akan dilewatkan wisatawan jika berkunjung ke pulau ini adalah mutiara yang dibentuk menjadi beragam assesoris yang cantik. Pusat mutiara ini terdpat di Lombok bagian selatan, yakni Sekarbela di desa Banyumulek. Atau jika ingin merasakan nuansa tradisonal susu Sasak, bisa mengunjungi kampung tradisional di Rambitan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Soal makanan? Jangan lupa mencicipi ayam taliwang dan plecing kangkung.  Ada juga beragam sate khas Lombok, seperti sate bulayak, yakni sate yang disajikan dengan sambal kacang dan ketupat. Dagingnya juga macam-macam, mulai dari sapi, ayam, jerohan ayam hingga keong.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Kompas&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-7833935499467089864?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/7833935499467089864/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=7833935499467089864' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7833935499467089864'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7833935499467089864'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/03/lombok-tetangga-bali-yang-memesona.html' title='Lombok, Tetangga Bali yang Memesona'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-1098541024241275514</id><published>2008-03-08T16:03:00.000-08:00</published><updated>2008-03-10T05:11:55.480-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>‘’Mandi Sapar’’ Tradisi Tolak Bala</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mataram (Suara NTB) MENJELANG bulan Rabiul Awal (salah salah satu bulan di tahun Hijriyah-red), umat Islam menjalani tradisi Mandi Sapar atau mandi pada bulan Sapar. Acara ini biasanya berlangsung di pinggir pantai. Namun, mereka yang tinggal di daerah perkotaan, Mandi Sapar dilakukan di sungai terdekat. Seperti yang dilakukan warga Rungkang Jangkuk, Kelurahan Sayang-sayang, Kota Mataram. Mereka berduyun-duyun datang ke sungai setempat untuk Mandi Sapar.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Seorang tokoh agama di Rungkang Jangkuk, Azharuddin, menerangkan Mandi Sapar merupakan tradisi menjelang tibanya bulan Maulid Nabi Muhammad SAW atau yang lazim disebut bulan Mulud yang dirayakan setiap tahun. Sebelum Mandi Sapar yang lazimnya diadakan setiap hari Rebo Buntung, hari Rabu terakhir pada Rabiul Awal dan pada malam harinya warga berkumpul berdoa yang dipimpin pemuka Agama Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘’Saat berdoa kita membaca tujuh ayat. Tujuan pembacaan ayat ini agar kita terhidar dari bala atau penyakit dan panjang umur,’’’ jelas Pimpinan Diniyah Raodatul Jinna (kebun sorga) itu, Rabu (5/3) kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantauan Suara NTB, peserta Mandi Sapar tak hanya kalangan tua, tapi yang muda dan anak-anak juga ikut mandi di Kali Jangkuk yang letaknya di samping Lingkungan Rungkang Jangkuk. Mereka terlihat bergembira bahkan sejumlah anak-anak berenang saling kejar-kejaran di kali itu. Sementara panitia penyelenggara juga mengadakan lomba memukul di atas kayu yang terbentang di atas Kali Rungkang Jangkuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Azharuddin, sampai kini tradisi Mandi Sapar tiap tahun tetap diadakan, seperti halnya di Pulau Jawa. Bahkan, ada juga warga yang Mandi Sapar di objek wisata dan ke pantai bersama keluarga pada hari Rebo Buntung, Rabu kemarin. Perayaan ini diyakini bisa menolak bala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia tak menampik ada pihak tertentu yang melihat tradisi ini sebagai sebuah Bidaah atau pekerjaan yang tak pernah dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Namun, sambung Azharuddin, setelah diberikan pemahaman bahwa tradisi ini ada landasannya dalam kitab, mereka akhirnya percaya. (sam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-1098541024241275514?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/1098541024241275514/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=1098541024241275514' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/1098541024241275514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/1098541024241275514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/03/mandi-sapar-tradisi-tolak-bala.html' title='‘’Mandi Sapar’’ Tradisi Tolak Bala'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-2526168432090503311</id><published>2008-03-08T16:01:00.000-08:00</published><updated>2008-03-08T16:02:44.800-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Berwisata ke Monkey Forest dan Batu Bolong</title><content type='html'>Liputan6.com, Lombok: Tak bisa dipungkiri, Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat, menjadi surga bagi para wisatawan. Selain objek wisata pantai, pulau di sebelah Timur Bali ini memiliki keindahan alam pegunungan yang mempesona. Salah satunya adalah wisata alam Gunung Rinjani di Taman Nasional Gunung Rinjani, Desa Tete Batu, Kecamatan Sikur.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi tersebut dikelilingi hutan rimbun yang dipenuhi monyet. Karena itu, kawasan ini dijuluki Monkey Forest. Sayang, kondisi hutan perlahan berubah akibat campur tangan manusia. Akibatnya, pohon-pohon yang lebat dan populasi monyet jauh berkurang. Tempat wisata lain yang bisa dinikmati adalah air terjun Sindang Gile serta Tiu Kelep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Puas berwisata alam, wisatawan bisa mengalihkan tujuan ke pantai. Senggigi adalah pilihan utama. Pantai yang terletak 12 kilometer dari sebelah barat laut ibu kota NTB, Mataram ini terbentang sepanjang 10 kilometer dengan hamparan pasir putih yang menggoda Anda untuk duduk di atasnya. Suasana Pantai Senggigi akan terasa lebih romantis saat matahari terbenam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kawasan Pantai Senggigi ada sebuah batu yang berlubang cukup besar di bagian tengahnya dan berdiri sebuah pura. Pura tersebut bernama Pura Batu Bolong yang dibangun oleh Anak Agung Gde Ngurah dari Karangasem, Bali. Di tempat ini sering diadakan upacara keagamaan umat Hindu. Dari lokasi ini juga, banyak wisatawan yang menikmati eksotisme matahari terbenam.(RMA/Tim Melancong Yuk) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-2526168432090503311?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/2526168432090503311/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=2526168432090503311' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2526168432090503311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2526168432090503311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/03/berwisata-ke-monkey-forest-dan-batu.html' title='Berwisata ke Monkey Forest dan Batu Bolong'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-1037783926250385662</id><published>2008-03-08T15:56:00.000-08:00</published><updated>2008-03-08T16:00:22.647-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Tenangkan Diri, Menkes Berlibur di Loteng</title><content type='html'>Praya (Suara NTB) Banyak cara yang dilakukan para pejabat negeri ini untuk mengisi waktu luangnya. Seperti yang dilakukan Menteri Kesehatan RI, Hj. Siti Fadilah Supari. Di sela-sela kegiatannya yang padat, ia menyempatkan diri berlibur di Kabupaten Lombok Tengah (Loteng). Sejumlah objek wisata yang ada didaerah ini, sempat dikunjunginnya, Sabtu (23/2) kemarin.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya datang ke sini (Loten-red) untuk menenangkan diri," aku Menkes kepada wartawan di Dusun Jeranjang Desa Selebung Batukliang, Loteng. Ia mengakui, kedatanganya ke Loteng kali ini tidak dengan membawa agenda khusus atau yang bersifat kenegaraan. ‘’Hanya berlibur.’’ Menkes dengan busana santai yang dikenakannya, terlihat ditemani beberapa anggota keluarga dan staf protokolnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam liburannya di Loteng, Menkes menyempatkan diri mengunjungi beberapa objek wisata seperti Pantai Kute, kawasan wisata alam Jeranjang, serta sentra kerajinan kain tenun Desa Sukarare Jonggat. Selama mengungjungi objek wisata tersebut, turut mendampingi Bupati Loteng, HL. Wiratmaja, Kadikes NTB, dr.Baiq Magdalena, Wabup Loteng, HL. Suprayatno, Dandim 1620 WB Praya, Letkol Inf. Kus Arisena serta Kadiskes Loteng, dr. Nurhandini Eka Dewi serta sejumlah pejabat terkait lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Didesak apakah kedatangannya, untuk menghindar sementara dari kontroversi penerbitan buku karangannya bertajuk “Saatnya Dunia Berubah. Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burun’’, tidak dibantahnya. Meski tidak secara langsung disampaikan, namun ia menegaskan, dirinya datang ke Loteng hanya ingin menenangkan diri. ‘’Saya ke sini mau menghindar dari wartawan. Tapi ternyata wartawan ada juga yang ikut,’’ selorohnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberadaan buku tersebut, memang saat ini masih menjadi kontroversi. Namun terlepas dari itu semua, jelas Menkes, buku itu hanya salah satu bagian dari perjuangan dalam&lt;br /&gt;menegakkan keadilan bagi negara-negara berkembang termasuk Indonesia. Bahwasanya, kebijakan yang harus diterapkan WHO haruslah adil, dengan tetap mengedepankan kepentingan semua negara. Bukan hanya negara maju saja, tapi juga negara berkembangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut pandangannya, selama ini kebijakan WHO terkesan tidak adil bagi negara berkembang. Tapi lebih mengedepankan kepentingan negara maju. ‘’Inilah yang&lt;br /&gt;ingin diperjuangkan. Dan dalam buku tersebut semua sudah dimuat dan diaspirasikan,’’ jelasnya. Ditambahkannya, dalam persoalan ini dirinya tidak mau berpihak kepada&lt;br /&gt;siapapun. Tidak kepada WHO tidak juga kepada Amerika. Karena tujuannya hanya satu, kebersamaan dan terwujudnya keadilan bersama. (kir)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-1037783926250385662?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/1037783926250385662/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=1037783926250385662' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/1037783926250385662'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/1037783926250385662'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/03/tenangkan-diri-menkes-berlibur-di.html' title='Tenangkan Diri, Menkes Berlibur di Loteng'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-2959207541877214528</id><published>2008-02-20T02:42:00.000-08:00</published><updated>2008-02-20T02:45:34.221-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Lombok Kembali Gelar Tradisi ‘Bau Nyale’ 26 Februari 2008</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;MATARAM–MI: Tradisi bau nyale atau menangkap cacing laut akan digelar 26 Februari 2008 di objek wisata bahari Pantai Kuta, Mawun, dan Seger, Kabupaten, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kasubdin Pemasaran, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) NTB, Mahdi di Mataram, mengatakan, tradisi bau nyale tersebut diawali dengan berbagai lomba atraksi budaya dan olahraga serta pagelaran kesenian tradisional.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Atraksi budaya yang akan ditampilkan antara lain, sepok (olahraga tradisional di Lombok, presean (saling pukul dengan rotan dilengkapi prisai terbuat dari kulit kerbau atau sapi), lomba pakaian adat pengantin Sasak (Lombok).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Lomba ini khusus diikuti para wisatawan mancanegara yang kebetulan menginap di hotel yang ada di Lombok, ini merupakan salah satu upaya untuk menarik minta wistawan berkunjung ke daerah ini,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Acara bau nyale itu juga dimeriahkan dengan pagelaran tarian tradisional, Betandak (saling berbalas pantun), pagelaran drama tradisional dan pagelaran drama Putri Mandalika, main manuk (main ayam).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lomba lari 10 kilometer (10 K) lintas alam, lomba surving, lomba sampan dayung juga digelar untuk memeriahkan tradisi yang merupakan kalender tahunan pariwisata NTB itu.Acara puncak menangkap nyale dilaksanakan Rabu dini hari sekitar pukul 04.00 Wita dan pada Rabu (19/2) sebelumnya masyarakat mengarak patung Putri Mandalika dari panggung tempat berlangsungnya acara ke pantai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tradisi bau nyale diakhiri dengan acara belancaran atau rekreasi menggunakan perahu tradisional di Pantai Kuta, Seger, dan Mawun. Acara bau nyale yang berlangsung setiap tahun pada bulan Februari tersebut dihadiri puluhan ribu masyarakat Lombok dan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tradisi nyale ini merupakan suatu kejadian yang dikaitkan dengan budaya, konon menurut kepercayaan sebagian masyarakat Lombok ada seorang putri bernama Putri Mandalika yang karena kecantikannya banyak putra mahkota yang ingin mempersuntingnya menjadi permaisuri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Putri Mandilika tidak bisa menentukan pilihan, sebab jika ia hanya memilih satu orang, maka akan terjadi peperangan, putri yang arif dan bijak ini tidak menghendaki terjadinya peperangan, karena akan banyak mengorbankan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mandalika akhirnya menceburkan diri ke laut sambil berucap semoga jelmaan dirinya akan dimiliki banyak orang. Konon rambut Putri Mandalika menjelma cacing laut yang berwarna-warni yang oleh masyarakat Lombok dinamakan nyale dan dipercaya sebagai penjelmaan Putri Mandalika. (Ant/OL-03)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.sasak.org&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-2959207541877214528?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/2959207541877214528/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=2959207541877214528' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2959207541877214528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2959207541877214528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/02/lombok-kembali-gelar-tradisi-bau-nyale.html' title='Lombok Kembali Gelar Tradisi ‘Bau Nyale’ 26 Februari 2008'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-7222455866082773297</id><published>2008-02-10T20:57:00.000-08:00</published><updated>2008-02-10T21:01:04.281-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Lombok</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6_WIU3l84I/AAAAAAAAA38/yVbL0dMatrQ/s1600-h/lombok.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 158px; height: 119px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6_WIU3l84I/AAAAAAAAA38/yVbL0dMatrQ/s320/lombok.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165582736146428802" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Lombok (population 2,950,105 in 2005) is an island in West Nusa Tenggara province, Indonesia. It is part of the chain of the Lesser Sunda Islands, with the Lombok Strait separating it from Bali to the west and the Alas Strait between it and Sumbawa to the east. It is roughly circular, with a "tail" to the southwest, about 70 km across and a total area of about 4,725 km² (1,825 sq mi). The administrative capital and largest city on the island is Mataram.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;History&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The Dutch first visited Lombok in 1674 and settled the eastern part of the island, leaving the western half to be ruled by a Hindu dynasty from Bali. The Sasaks chafed under Balinese rule, and a revolt in 1891 ended in 1894 with the annexation of the entire island to the Netherlands East Indies.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Geography and demographics&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The Lombok Strait marks the passage of the biogeographical division between the fauna of the Indomalayan ecozone and the distinctly different fauna of Australasia that is known as the Wallace Line, for Alfred Russel Wallace, who first remarked upon the distinction between these two major biomes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The island's topography is dominated by the centrally-located stratovolcano Mount Rinjani, which rises to 3,726 m (12,224 ft), making it the third-highest in Indonesia. The most recent eruption of Rinjani was in June-July, 1994. The volcano, and its sacred crater lake, Lake Segara Anak, are protected by a National Park established in 1997. The southern part of the island is a fertile plain where corn, rice, coffee, tobacco, and cotton are grown.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The island's inhabitants are 85% Sasak (a people, closely related to the Balinese, but mostly practising Islam), 10-15% Balinese, with the small remainder being Chinese, Arab, Javanese, and Sumbawanese.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Economy and politics&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lombok has much in common with nearby Bali, but less well-known and less-visited by foreigners. It has been working to increase its visibility to tourists in recent years, promoting itself as an "unspoiled Bali". The most-developed center of tourism is Senggigi, spread in a 10-kilometer strip along the coastal road north of Mataram, while backpackers congregate in the Gili Islands off the west coast. Other popular tourist destinations include Kuta (distinctly different from Kuta, Bali) where surfing is considered some of the best in the world by leading surfing magazines. The Kuta area is also famous for its beautiful, untouched beaches.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;While the area may be considered economically depressed by First World standards, the island is fertile, has sufficient rainfall in most areas for agriculture, and possesses a variety of climate zones. Consequently, food in abundant quantity and variety is available inexpensively at local farmer's markets. A family of 4 can eat rice, vegetables, and fruit for as little as US$0.50. Even though a family income may be as small as US$1.00 per day from fishing or farming, many families are able to live a happy and productive live on astonishingly small incomes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;In early 2000 thousands fled from religious and ethnic violence that swept over the island, and tensions remain. Some travel websites warn that tourists sometimes provoke anger in this economically depressed region. This warning lacks credibility, since all of Lombok has had a long history of welcoming visitors to the island. Both the government and many of the residents recognize that tourism and the services required by tourists is Lombok's highest source of income. Further proof of the island's hospitality is show by the fact that tourists are virtually never seriously injured by any interaction with the local population. There is also a refugee camp on the island, costs paid for by Australia, which holds mostly Hazara Afghans who have tried to enter Australia by boat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/Lombok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-7222455866082773297?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/7222455866082773297/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=7222455866082773297' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7222455866082773297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7222455866082773297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/02/lombok.html' title='Lombok'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6_WIU3l84I/AAAAAAAAA38/yVbL0dMatrQ/s72-c/lombok.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-2585732953111255390</id><published>2008-02-10T20:49:00.000-08:00</published><updated>2008-02-10T20:52:48.566-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>West Nusa Tenggara</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6_Uhk3l83I/AAAAAAAAA30/Tvg9Wca_zDM/s1600-h/peta_ntb.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 288px; height: 177px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6_Uhk3l83I/AAAAAAAAA30/Tvg9Wca_zDM/s320/peta_ntb.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165580970914870130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;The Wallace Line, named after 19th century naturalist, Alfred Russell Wallace, marks a point of transition between the flora and fauna of Western and Eastern Indonesia and acts as the Western boundary of West Nusa Tenggara, which includes Lombok Island and Sumbawa. Lombok is noticeably different to its close neighbor, Bali. The northern part of the island is mountainous and lush with tall trees and shrubs. The South on the other hand is arid and covered by savannas. Large Asian mammals are absents and replaced instead by large numbers of marsupials, lizards, cockatoos and parrots.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The difference becomes more pronounced as one moves further east where dry seasons are more prolonged and the land is dry and bush-like, and so in many areas corn and sago are the staple food, instead of rice. At first Islam time come to these islands in the 16th century, four Hindu Kingdoms co-existed in apparent peace what is now called West Nusa Tenggara and is still the religion embraced by those in the west of Lombok, which are primarily Balinese. Lombok experienced strong Balinese influences in the past, but has still retained a unique identifies.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The indigenous people of Lombok, the Sasaks, are predominantly Moslem and have a strong, distinguished tradition, as do the people of neighboring Sumbawa. Soft white sand, virgin beaches are typical in Lombok, where the motto is 'You can see Bali in Lombok, but not Lombok in Bali'. Famous for its 'tenun ikat' hand-woven textiles, the island has exceptional charm and its relatively undiscovered, except for Senggigi City, which becoming a major resort area. Regulars shuttle flights from Bali and Surabaya as well as ferries provide excellent transportation links within the islands of the province as well as with the rest of the country.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The two largest islands in West Nusa Tenggara province are Lombok in the west and the larger Sumbawa Island in the east. Mataram, on Lombok, is the capital and largest city of the province. The province is administratively divided into six regencies and one municipality, Mataram. The Sasak ethnic group mainly inhabits Lombok, with a minority Balinese population then, Sumbawa and Bima ethnic groups inhabit Sumbawa. Each of these groups has a local language associated with it as well. The population of the province is 3.821.134; 71 percent of the population lives in Lombok.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Geographically&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Geographically, West Nusa Tenggara Province is located 115'45 - 119°10 east Longitudes 8°5 - 9°5 south latitudes. Its area boundaries is:&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;North Side: Java Sea&lt;br /&gt;South side: Hindia Ocean&lt;br /&gt;East side: Sepadan Strait&lt;br /&gt;West side: Lombok Strai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Wide Area&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;The wide area of West Nusa Tenggara is 49.32,19 Km2 that contains of 20.153,07 Km2 land and 29.159,04 Km2 of sea. The two big islands is Lombok Island with its wide area about 4.738,70 Km2 (23,51%) and Sumbawa Island with 15.414,37 Km' (76,49%) wide area. Beside that, it also surrounded by thousands small islands, such as Gili Air, Gili Meno, Gili Trawangan, Gili Gede, Gili Nanggu, Gili Tangkong, Moyo Island, Bungin Island, Satonda Island, Kaung Island, and Panjang Island.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Government Administrative&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Administratively, the capital of West Nusa Tenggara is Mataram city and contains of 7 regencies and 2 cities. The four regencies/cities are located in Lombok Island and 5 regencies/cities state in Sumbawa Island.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://www.indonesia-tourism.com/west-nusa-tenggara/index.html&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-2585732953111255390?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/2585732953111255390/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=2585732953111255390' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2585732953111255390'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2585732953111255390'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/02/west-nusa-tenggara.html' title='West Nusa Tenggara'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6_Uhk3l83I/AAAAAAAAA30/Tvg9Wca_zDM/s72-c/peta_ntb.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-7954735794407390155</id><published>2008-02-10T18:56:00.000-08:00</published><updated>2008-02-10T19:25:17.842-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tempat Wisata'/><title type='text'>Gunung Rinjani</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6-_vU3l8zI/AAAAAAAAA3U/rnbnO_xhrNM/s1600-h/gunung+rinjani.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 236px; height: 148px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6-_vU3l8zI/AAAAAAAAA3U/rnbnO_xhrNM/s320/gunung+rinjani.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165558117393888050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gunung Rinjani adalah gunung yang berlokasi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gunung yang merupakan gunung berapi kedua tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.726 m dpl serta terletak pada lintang 8º25' LS dan 116º28' BT ini merupakan gunung favorit bagi pendaki Indonesia karena keindahan pemandangannya. Gunung ini merupakan bagian dari Taman Nasional Gunung Rinjani yang memiliki luas sekitar 41.330 ha dan ini akan diusulkan penambahannya sehingga menjadi 76.000 ha ke arah barat dan timur.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Secara administratif gunung ini berada dibawah tiga kabupaten yaitu: Lombok Timur, Lombok Tengah dan Lombok Barat. Di sebelah barat kerucut Rinjani terdapat kaldera dengan luas sekitar 3.500 m × 4.800 m, memanjang kearah timur anda barat. Di kaldera ini terdapat Segara Anak (segara= laut, danau) seluas 11.000.000 m persegi dengan kedalaman 230 m. Air yang mengalir dari danau ini membentuk air terjun yang sangat indah, mengalir melewati jurang yang curam. Di Segara Anak banyak terdapat ikan mas dan mujair sehingga sering digunakan untuk memancing. Dengan warna airnya yang membiru, danau ini bagaikan anak lautan, karena itulah disebut "Segara Anak". Bagian selatan danau ini disebut dengan Segara Endut. Di sisi timur kaldera terdapat Gunung Baru (Gunung Baru Jari) yang memiliki kawah berukuran 170m×200 m dengan ketinggian 2.296 - 2376 m dpl. Gunung kecil ini terakhir meletus pada tahun 2004.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Geografi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gunung Rinjani dengan ketinggian 3.726 m dpl, mendominasi sebagian besar luas pulau Lombok. Terletak disebelah timur pulau Bali, dapat ditempuh dengan bus langsung Jakarta-Mataram dengan menyeberang menggunakan feri dua kali (selat bali dan selat lombok). Dapat juga ditempuh dengan menggunakan pesawat terbang dari Jakarta, Surabaya dan Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pendakian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Rinjani memiliki panaroma yang bisa dibilang paling bagus di antara gunung-gunung di Indonesia. Setiap tahunnya (Juni-Agustus) banyak dikunjungi pencinta alam mulai dari penduduk lokal, mahasiswa, pecinta alam. Suhu udara rata-rata sekitar 20°C; terendah 12°C. Angin kencang di puncak biasa terjadi di bulan Agustus. Beruntung akhir Juli ini, angin masih cukup lemah dan cuaca cukup cerah, sehingga pendakian ke puncak bisa dilakukan kapan saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain puncak, tempat yang sering dikunjungi adalah Segara Anakan, sebuah danau kawah di ketinggian 2.000 mdpl. Untuk mencapai lokasi ini kita bisa mendaki dari desa Senaru atau desa Sembalun Lawang (dua entry point terdekat di ketinggian 500 mdpl dan 1.200 mdpl).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kebanyakan pendaki menyukai start entry dari arah Sembalun, karena bisa menghemat 700m ketinggian. Rute Sembalun agak panjang tetapi datar, dan cuaca lebih panas karena melalui padang savana yang terik (suhu dingin tetapi radiasi matahari langsung membakar kulit). krim penahan panas matahari sangat dianjurkan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dari arah Senaru tanjakan tanpa jeda, tetapi cuaca lembut karena melalui hutan. Dari kedua lokasi ini membutuhkan waktu jalan kaki sekitar 9 jam menuju bibir punggungan di ketinggian 2.700 mdpl (tiba di Plawangan Senaru ataupun Plawangan Sembalun).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di tempat ini pemandangan ke arah danau, maupun ke arah luar sangat bagus. Dari Plawangan Senaru (jika naik dari arah Senaru) turun ke danau melalui dinding curam ke ketinggian 2.000 mdpl) yang bisa ditempuh dalam 2 jam. Di danau kita bisa berkemah, mancing (Carper, Mujair) yang banyak sekali. Penduduk Lombok mempunyai tradisi berkunjung ke segara anakan utk berendam di kolam air panas dan mancing.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk mencapai puncak (dari arah danau) harus berjalan kaki mendaki dinding sebelah barat setinggi 700m dan menaiki punggungan setinggi 1.000m yang ditempuh dlm 2 tahap 3 jam dan 4 jam. Tahap pertama menuju Plawangan Sembalun, camp terakhir untuk menunggu pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Summit attack biasa dilakukan pada jam 3 dinihari untuk mencari momen indah - matahari terbit di puncak Rinjani. Perjalanan menuju Puncak tergolong lumayan; karena meniti di bibir kawah dengan margin safety yang pas-pasan. Medan pasir, batu, tanah. 200 meter ketinggian terakhir harus ditempuh dengan susah payah, karena satu langkah maju diikuti setengah langkah turun (terperosok batuan kerikil). Buat highlander - ini tempat yang paling menantang dan disukai karena beratnya medan terbayar dgn pemandangan alamnya yang indah. Gunung Agung di Bali, Gunung Ijen-Merapi di Banyuwangi dan Gunung Tambora di Sumbawa terlihat jelas saat cuaca bagus di pagi hari. Untuk mendaki Rinjani tidak diperlukan alat bantu, cukup stamina, kesabaran dan "passion".&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Keseluruhan perjalanan dapat dicapai dalam program tiga hari dua malam, atau jika hendak melihat dua objek lain: Gua Susu dan gunung Baru Jari (anak gunung Rinjani dengan kawah baru di tengah danau) perlu tambahan waktu dua hari perjalanan. Persiapan logistik sangat diperlukan, tetapi untungnya segala sesuatu bisa diperoleh di desa terdekat. Tenda, sleeping bag, peralatan makan, bahan makanan dan apa saja yang diperlukan (termasuk radio komunikasi) bisa disewa dari homestay-homestay yang menjamur di desa Senaru.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://id.wikipedia.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-7954735794407390155?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/7954735794407390155/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=7954735794407390155' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7954735794407390155'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7954735794407390155'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/02/gunung-rinjani.html' title='Gunung Rinjani'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6-_vU3l8zI/AAAAAAAAA3U/rnbnO_xhrNM/s72-c/gunung+rinjani.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-7851368273652402019</id><published>2008-02-10T18:51:00.001-08:00</published><updated>2008-02-10T19:29:21.180-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tempat Wisata'/><title type='text'>Pulau Gili Trawangan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6_BBE3l80I/AAAAAAAAA3c/M4kS9aVSRU0/s1600-h/gili+trawangan.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6_BBE3l80I/AAAAAAAAA3c/M4kS9aVSRU0/s320/gili+trawangan.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165559521848193858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Gili Trawangan adalah yang terbesar dari ketiga pulau kecil atau gili yang terdapat di sebelah barat laut Lombok. Trawangan juga satu-satunya gili yang ketinggiannya di atas permukaan laut cukup signifikan. Dengan panjang 3 km dan lebar 2 km, Trawangan berpopulasi sekitar 800 jiwa. Di antara ketiga gili tersebut, Trawangan memiliki fasilitas untuk wisatawan yang paling beragam; kedai "Tîr na Nôg" mengklaim bahwa Trawangan adalah pulau terkecil di dunia yang ada bar Irlandia-nya. Bagian paling padat penduduk adalah sebelah timur pulau ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Trawangan punya nuansa "pesta" lebih daripada Gili Meno dan Gili Air, karena banyaknya pesta sepanjang malam yang setiap malamnya dirotasi acaranya oleh beberapa tempat keramaian. Aktivitas yang populer dilakukan para wisatawan di Trawangan adalah scuba diving (dengan sertifikasi PADI), snorkeling (di pantai sebelah timur laut), bermain kayak, dan berselancar. Ada juga beberapa tempat bagi para wisatawan belajar berkuda mengelilingi pulau.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di Gili Trawangan (begitu juga di dua gili yang lain), tidak terdapat kendaraan bermotor, karena tidak diizinkan oleh aturan lokal. Sarana transportasi yang lazim adalah sepeda (disewakan oleh masyarakat setempat untuk para wisatawan) dan cidomo, kereta kuda sederhana yang umum dijumpai di Lombok. Untuk bepergian ke dan dari ketiga gili itu, penduduk biasanya menggunakan kapal bermotor dan speedboat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sejarah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dahulunya pulau ini pernah dijadikan tempat pembuangan narapidana. Pada waktu itu karena semua penjara sedang penuh, raja yang waktu itu berkuasa membuang 350 orang pemberontak Sasak ke pulau ini. Baru sekitar tahun 1970-an pulau ini dikunjungi penduduk dari Sulawesi yang kemudian menetap di sini.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://id.wikipedia.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-7851368273652402019?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/7851368273652402019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=7851368273652402019' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7851368273652402019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7851368273652402019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/02/pulau-gili-trawangan.html' title='Pulau Gili Trawangan'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6_BBE3l80I/AAAAAAAAA3c/M4kS9aVSRU0/s72-c/gili+trawangan.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-7303563272058026317</id><published>2008-02-10T18:45:00.000-08:00</published><updated>2008-02-10T19:38:03.649-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tempat Wisata'/><title type='text'>Pantai Senggigi</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6_C7E3l81I/AAAAAAAAA3k/2ZYDQj4ShS4/s1600-h/senggigi.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 280px; height: 153px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6_C7E3l81I/AAAAAAAAA3k/2ZYDQj4ShS4/s320/senggigi.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5165561617792234322" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pantai Senggigi adalah tempat pariwisata yang terkenal di Lombok. Letaknya di sebelah barat pesisir Pulau Lombok. Pantai Senggigi memang tidak sebesar Pantai Kuta di Bali, tetapi seketika kita berada di sini akan merasa seperti berada di Pantai Kuta, Bali. Pesisir pantainya masih asri, walaupun masih ada sampah dedaunan yang masih berserakan karena jarang dibersihkan. Pemandangan bawah lautnya sangat indah, dan wisatawan bisa melakukan snorkling sepuasnya karena ombaknya tidak terlalu besar. Terumbu karangnya menjulang ketengah menyebabkan ombak besarnya pecah ditengah. Tersedia juga hotel-hotel dengan harga yang bervariasi, dari yang mahal sampai hotel yang berharga ekonomis.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batu Bolong&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekitar setengah jam dengan berjalan kaki, para wisatawan dapat menjumpai Batu Bolong di pantai ini. Ini adalah sebuah pura yang dibangun di atas karang yang terletak di tepi pantai. Menurut legenda masyarakat setempat dahulu kala sering diadakan pengorbanan seorang perawan untuk dimakankan kepada ikan hiu di tempat ini. Legenda lain mengatakan dahulu banyak para wanita yang menerjunkan diri dari tempat ini ke laut karena patah hati. Dari tempat ini juga terlihat Gunung Agung di Pulau Bali.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Batu Layar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak jauh dari Batu Bolong terdapat makam seorang ulama. Ini merupakan tempat suci bagi para penganut Wetu Telu. Batu Layar ramai di kunjungi pada saat " Lebaran Ketupat " yang merupakan lebaran bagi orang yang berpuasa 1 minggu setelah lebaran Idul Fitri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://id.wikipedia.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-7303563272058026317?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/7303563272058026317/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=7303563272058026317' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7303563272058026317'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7303563272058026317'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/02/pantai-senggigi.html' title='Pantai Senggigi'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6_C7E3l81I/AAAAAAAAA3k/2ZYDQj4ShS4/s72-c/senggigi.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-5507103514008143841</id><published>2008-02-10T18:38:00.000-08:00</published><updated>2008-02-10T18:41:06.323-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Pulau Lombok</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pulau Lombok (jumlah penduduk pada tahun 2001: 2.722.123 jiwa) adalah sebuah pulau di kepulauan Sunda Kecil atau Nusa Tenggara yang terpisahkan oleh Selat Lombok dari Bali di sebelat barat dan Selat Alas di sebelah timur dari Sumbawa. Pulau ini kurang lebih berbentuk bulat dengan semacam "ekor" di sisi barat daya yang panjangnya kurang lebih 70 km. Luas pulau ini mencapai 5.435 km², menempatkannya pada peringkat 108 dari daftar pulau berdasarkan luasnya di dunia. Kota utama di pulau ini adalah Kota Mataram.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pembagian administratif&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lombok termasuk provinsi Nusa Tenggara Barat dan pulau ini sendiri dibagi menjadi 3 kabupaten dan 1 kotamadya yaitu Kotamadya Mataram, Kabupaten Lombok Barat, Kabupaten Lombok Tengah, dan Kabupaten Lombok Timur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;Geografi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selat Lombok menandai batas flora dan fauna Asia. Mulai dari pulau Lombok ke arah timur, flora dan fauna lebih menunjukkan kemiripan dengan flora dan fauna yang dijumpai di Australia daripada Asia. Ilmuwan yang pertama kali menyatakan hal ini adalah Alfred Russel Wallace, seorang Inggris di abad ke-19. Untuk menghormatinya maka batas ini disebut Garis Wallace.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Topografi pulau ini didominasi oleh gunung berapi Rinjani yang ketinggiannya mencapai 3.726 meter di atas permukaan laut dan menjadikannya yang ketiga tertinggi di Indonesia. Gunung ini terakhir meletus pada bulan Juni-Juli 1994. Pada tahun 1997 kawasan gunung dan danau Segara Anak ditengahnya dinyatakan dilindungi oleh pemerintah. Daerah selatan pulau ini sebagian besar terdiri atas tanah subur yang dimanfaatkan untuk pertanian, komoditas yang biasanya ditanam di daerah ini antara lain jagung, padi, kopi, tembakau dan kapas.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Demografi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sekitar 80% penduduk pulau ini adalah suku Sasak, sebuah suku bangsa yang masih dekat dengan suku bangsa Bali, tetapi sebagian besar memeluk agama Islam. Sisa penduduk adalah orang Bali, Jawa, Tionghoa dan Arab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bahasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disamping bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional, penduduk pulau Lombok (terutama suku Sasak), menggunakan bahasa Sasak sebagai bahasa utama dalam percakapan sehari-hari. Di seluruh Lombok sendiri bahasa Sasak dapat dijumpai dalam empat macam dialek yang berbeda yakni dialek Lombok utara , tengah, timur laut dan tenggara. Selain itu dengan banyaknya penduduk suku Bali yang berdiam di Lombok (sebagian besar berasal dari eks Kerajaan Karangasem), di beberapa tempat terutama di Lombok Barat dan Kotamadya Mataram dapat dijumpai perkampungan yang menggunakan bahasa Bali sebagai bahasa percakapan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Agama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagian besar penduduk pulau Lombok terutama suku Sasak menganut agama Islam. Agama kedua terbesar yang dianut di pulau ini adalah agama Hindu, yang dipeluk oleh para penduduk keturunan Bali yang berjumlah sekitar 15% dari seluruh populasi di sana. Penganut Kristen, Buddha dan agama lainnya juga dapat dijumpai, dan terutama dipeluk oleh para pendatang dari berbagai suku dan etnis yang bermukim di pulau ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di Lombok Barat bagian utara, tepatnya di daerah Bayan, terutama di kalangan mereka yang berusia lanjut, masih dapat dijumpai para penganut aliran Islam Wetu Telu (waktu tiga). Tidak seperti umumnya penganut ajaran Islam yang melakukan shalat lima kali dalam sehari, para penganut ajaran ini mempraktikan shalat wajib hanya pada tiga waktu saja. Konon hal ini terjadi karena penyebar Islam saat itu mengajarkan Islam secara bertahap dan karena suatu hal tidak sempat menyempurnakan dakwahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sejarah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut isi Babad Lombok, kerajaan tertua yang pernah berkuasa di pulau ini bernama Kerajaan Laeq (dalam bahasa sasak laeq berarti waktu lampau), namun sumber lain yakni Babad Suwung, menyatakan bahwa kerajaan tertua yang ada di Lombok adalah Kerajaan Suwung yang dibangun dan dipimpin oleh Raja Betara Indera. Kerajaan Suwung kemudian surut dan digantikan oleh Kerajaan Lombok. Pada abad ke-9 hingga abad ke-11 berdiri Kerajaan Sasak yang kemudian dikalahkan oleh salah satu kerajaan yang berasal dari Bali pada masa itu. Beberapa kerajaan lain yang pernah berdiri di pulau Lombok antara lain Pejanggik, Langko, Bayan, Sokong Samarkaton dan Selaparang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kerajaan Selaparang sendiri muncul pada dua periode yakni pada abad ke-13 dan abad ke-16. Kerajaan Selaparang pertama adalah kerajaan Hindu dan kekuasaannya berakhir dengan kedatangan ekspedisi Kerajaan Majapahit pada tahun 1357. Kerajaan Selaparang kedua adalah kerajaan Islam dan kekuasaannya berakhir pada tahun 1740 setelah ditaklukkan oleh gabungan Kerajaan Karang Asem dari Bali dan Arya Banjar Getas yang merupakan keluarga kerajaan yang berkhianat terhadap Selaparang karena permasalahan dengan raja Selaparang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pariwisata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lombok dalam banyak hal mirip dengan Bali, dan pada dasawarsa tahun 1990-an mulai dikenal wisatawan mancanegara. Namun dengan munculnya krisis moneter yang melanda Indonesia pada akhir tahun 1997 dan krisis-krisis lain yang menyertainya, potensi pariwisata agak terlantarkan. Lalu pada awal tahun 2000 terjadi kerusuhan antar-etnis dan antar agama di seluruh Lombok sehingga terjadi pengungsian besar-besaran kaum minoritas. Mereka terutama mengungsi ke pulau Bali. Namun selang beberapa lama kemudian situasi sudah menjadi kondusif dan mereka sudah kembali. Pada tahun 2007 sektor pariwisata adalah satu-satunya sektor di Lombok yang berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Destinasi objek pariwisata&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Pantai Senggigi&lt;br /&gt;• Cakranegara&lt;br /&gt;• Gili Air&lt;br /&gt;• Gili Meno&lt;br /&gt;• Gili Trawangan&lt;br /&gt;• Gunung Rinjani&lt;br /&gt;• Pantai Kuta, Lombok&lt;br /&gt;• Sentanu&lt;br /&gt;• Tetebatu&lt;br /&gt;• Air Terjun Sendang Gile&lt;br /&gt;• Gili Nangu&lt;br /&gt;• Gili Sundak&lt;br /&gt;• Gili Tangkong&lt;br /&gt;• Hutan Monyet Pusuk&lt;br /&gt;• Taman Narmada&lt;br /&gt;• Taman Mayura&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : http://id.wikipedia.org/wiki/Lombok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-5507103514008143841?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/5507103514008143841/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=5507103514008143841' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/5507103514008143841'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/5507103514008143841'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/02/pulau-lombok.html' title='Pulau Lombok'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-5521045244637812156</id><published>2008-02-10T18:31:00.000-08:00</published><updated>2008-02-10T18:32:56.536-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita Sasak'/><title type='text'>Kawanku ’MOSOT’</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Seorang laki-laki kurus dengan ekpresi wajah yang keras, menunjukkan betapa ia seorang yang berhati karang. Selembar surat diterima dari ibunya yang renta dan tinggal sendiri di sebuah dasan kawasan perbukitan diperbatasan desa nun di Lombok Timur sana.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Telah lebih dari 30 tahun ia habiskan waktu, harta dan kesehatan jiwa raganya di perantauan. Ia tinggal di kamar yang sama sejak tiba di kota Jogjakarta. Sekali sebulan aku datang berkunjung untuk menasihati dia agar berusaha mengubah perilakunya yang menyia-nyiakan harta orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kali itu, ketika aku datang, ia tak dapat sembunyikan perasaan terharunya. Aku pura-pura tak peduli. Aku sodorkan koran yang baru saja kubeli di pengasong jalanan dan kami membaca di kamarnya yang sempit. Aku menyebut tempat kosnya sebagai kuburan karena penghuninya orang mati. Mati hati dan kreatifitasnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kami berasal dari daerah yang sama dan sekolah di 2 SMA yang sama. Bedanya aku pindah ke Mataram sedang dia pindah ke Selong. Kami bertukar sekolahan. Hari itu kami membuat pelecing kangkung dan rarit ( bukan kambut!). Pedasnya minta ampun. Aku benar-benar kalang kabut karena 25 tahun aku tak makan sepedas itu. Aku telah beradaptasi dengan gudeg dan makanan Jogja lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Temanku ini, tak pernah sungguh-sungguh beradaptasi dengan lingkungan. Makanannya tetap Sasak. Bahasa Jawanya tidak karuan. Setelah makan ia sodorkan surat ibunya kepadaku, ia merasa diriku adalah saudaranya, dan aku sudah tak beribu cukup lama. Aku membacanya seolah surat dari ibuku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Surat itu adalah himbauan kepada putra yang dikasihinya:&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;”Anakku sayang, aku tak ingin menganggumu, tapi waktu telah habis, Bapakmu telah mati, aku sudah renta”&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku berehenti sejenak, karena napasku tercekat ditenggorokan. Kulihat kawanku menerawang langit-langit. ”Anakku, segeralah kau pulang, ladang kita tak tak ada yang urus, santren kita tak lagi hidup dengan pengajian anak-anak”.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Aku tak lagi meneruskan membaca harapan sang ibu, karena aku mulai marah pada kawanku itu. Aku katakan padanya bahwa dia adalah pengecut yang paling buruk unutk jadi contoh bagi anak-anak di desa kami.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bagaimana tidak? Kawanku ini tak beridentitas. Aku mebentaknya dengan keras. Kamu ini apa sih? Ku katakan mahasiswa, kau tak pernah belajar! Ku katakan Muslim, kau tidak sembahyang! Ku katakan Orang Sasak, kaupun tak tahu adat! Dia hanya membisu seperti biasanya. Dasar batu!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sampai setua itu dia tetap memilih hidup membujang ( mosot). Jadi apa gunanya dia ada di dunia ini? Aku terpaksa dengan keras mengusirnya, agar dia pulang ke desa kami untuk dapat mengabdi disana. Aku yakin di desa kami masih banyak orang seusia dia atau tetua desa yang disegani. Semoga dia dapat berubah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kesultanan Jogja telah banyak mencetak cendekiawan Sasak, tapi banyak lagi yang hanya jadi katak dalam tempurung. Niat tidak bulat dan ketika berangkat dari Lembar atau Rembiga banyak yang lupa berempak (menghentakkan kaki) 3 kali dan bersumpah untuk tidak menengok ke belakang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kurang makan sedikit, mental jadi rapuh. Tidak punya uang semangat melayang. Demiakian keadaan semeton jari di perantauan. Hanya sedikit yang berhasil karena doa dan kerja keras.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bebarapa minggu yang lalu aku menerima SMS dari kawanku itu, bahwa dia bekerja untuk sebuah yayasan kemanusian dan pendidikan di desa kami. Dengan rasa haru aku panjatkan rasa syukurku pada Allah bahwa sahabatku yang lebih keras dari batu itu dapat juga berbuat sesuatu. Mosot …mosot sudah capek jadi datu muter baru sadar! Tapi masih ada waktu panjang…&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jogjakarta 9 feb.2008&lt;br /&gt;Hazairin R. JUNEP&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.sasak.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-5521045244637812156?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/5521045244637812156/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=5521045244637812156' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/5521045244637812156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/5521045244637812156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/02/kawanku-mosot.html' title='Kawanku ’MOSOT’'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-1764107475334373764</id><published>2008-02-10T18:16:00.000-08:00</published><updated>2008-02-10T18:25:03.033-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Lombok Sasak dan Mesobe maeh!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lombok itu pedas, orang pingsan juga tahu, tapi lombok sebesar hampir 5 ribu km2 adalah nama pulau yang dihuni orang Sasak yang bikin sesak. Saking banyaknya orang yang tidak berani bilin kaleng (meninggalkan tempat).&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lombok bukan bermaksud sebagai cabe, karena bahasa Sasak untuk cabe adalah sebiya. Orang Sasak tidak pernah menyebut negerinya Pulau Sebiya. Lombok kalau diucapkan (l?umb?u’), disini o dilafalkan seperti pada kata lio (li?u), yang artinya menengok, mengandung makna lurus, lempang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang Sasak yang hidupnya selalu berdesak-desakan adalah orang yang lurus hatinya dan suka jalan yang lempang. Ciri-ciri mereka yang lempang masih tercermin dalam pola tingkah sehari-hari terutama masyarakat yang masih tinggal di daerah yang jauh dari kota. Namun ada juga orang-orang yang memelihara budi pekerti meskipun tinggal di kota..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Orang Sasak dalam bahasa Inggris disebut Sasaks, bahasa Prancis Sassaqois (saya yang bikin sesuai kaidah bahasa Prancis dibaca Sasakwa) dan bahasa Spanyolnya Sasanida. Yang beda penyebutan adalah oleh bangsa Spanyol, mereka bersama orang Portugis adalah bangsa yang mula-mula sekali datang ke Nusantara. Apakah mereka dahulu menemukan sesuatu yang berkaitan dengan bangsa Sasanid yang ada di Asia Barat (Persia) atau mereka salah sebut saja. Masih perlu dikaji.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun demikian ada sedikit kaitan dengan nama ala Spanyol itu dengan Persia. Orang Persia dan India adalah penyebar Islam yang peling awal di tanah air kita. Karakteristik orang Sasak yang utama adalah suka melakukan hal-hal kecil. Semua serba kecil mulai dari rumah, jalan, lapangan dll.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mereka suka hidup di dasan-dasan kecil yang menyebar di perbukitan. Kota besar seperti Selong adalah kota yang dirancang secara modern. Penataannya rapi. Panjangnya hanya 1 km dan lebarnya mungkin separuh panjangnya. Jalannya lurus-lurus dengan jalan Raya yang membelah kota. Dahulu jalan utama disebut jalan raya saja, tanpa embel-embel nama.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selaparang adalah nama kerajaan yang berkuasas di Lombok Timur. Banyak yang mencari asal usul kata yang menjadi nama kerajaan itu tetapi belum juga pas. Selo dalam bahasa Jawa berarti batu, parang berarti, besar, luas. Dalam bahasa Rusia, bahasa yang kosa katanya masih menunjukkan akar kata sansekerta, Selo berarti desa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apakah yang dimaksud Selaparang adalah batu besar (batu buele’) ata desa besar ( desa beule’) Orang Sasak mempunyai karakter yang keras, tapi dibalik kerasnya tersimpan hati yang lembut. Mereka mudah patah arang (nyeule’). Kalau sudah benci setengah mati keadaan tidak dapat diperbaiki lagi, begitupun kalau sudah senang tak juga dapat dihalangi. Kalau hanya dilihat mentah-mentah watak seperti itu sangat merugikan diri sendiri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Namun kalau soal loyalitas, persahabatan dan kepatuhan berdisplin tidak ada duanya jika mampu menerapkan. Saya menunjukkan sifat-sifat itu kalau sedang membina kerjasama baik dengan orang Sasak atau dengan orang lain. Saya selalu mulai dengan nawaitu yang benar dan mengatakan kepada partner saya bahwa sekali saya percaya kepadanya,bahkan dibunuhpun saya tidak berhenti percaya. Tapi sekali saya tidak percaya, dibunuhpun saya tidak akan percaya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Penipu kelas kakap pun akan berpikir dua kali untuk berhianat kalau sudah MESOBE (berikrar) seperti itu. Dan demikianlah saya berkali- kali hengkang karena dihianati. Tetapi Mesobe seperti itu jalan terus.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Janganlah berhenti berjuang dan tunjukkan kesanggupan menjaga kebeningan hati dan berpikir jernih di segala waktu dan kondisi. Orang Sasak adalah orang yang senang begawe. Dalam satu pendapat (sosiologi) orang-oarang miskin dikatakan senang berkumpul dan begawai karena tak sanggup memciptakan kesenangan sendiri. Ada benarnya juga tetapi apa yang dilakukan orang Sasak saat begawai adalah wujud solidaritas dan silaturrahmi yang kuat antar keluarga besar mereka.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu wataknya juga adalah sangat royal saat berjaya dan sangat pelit saat krisis.Sifat seperti inilah yang menimbulkan lemahnya kepribadian secara umum. Bagi yang lemah imannya mereka cendrung jadi penipu, pencoleng dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebaliknya ada juga yang menghilangkan nilai-nilai yang bersifat sangat pribadi. Mereka akan dengan mudah meminjam barang orang lain dan dipakai sesukanya. Mulai alat dapur sampai pakaian dan kenderaan main pinjam saja.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebaiknya anak-anak sejak dini diajar mesobe(berikrar) dengan menumbuhkembangkan sifat-sifat baik. Mengawasi pergaulan mereka dan menuntun agar meraka mencintai ilmu lebih dari apapun. Mari Mesobe untuk memakmurkan diri kita keluarga kita tetangga kita yang dekat dan yang jauh dan bangsa kita.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;10 Feb 2008 , Yang Mesobe, Hazairin R. JUNEP di Jogjakarta&lt;br /&gt;Sumber : www.sasak.org&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-1764107475334373764?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/1764107475334373764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=1764107475334373764' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/1764107475334373764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/1764107475334373764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/02/lombok-sasak-dan-mesobe-maeh.html' title='Lombok Sasak dan Mesobe maeh!'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-334283865006889597</id><published>2008-02-08T07:56:00.000-08:00</published><updated>2008-02-08T08:01:00.763-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Seratus Investor Timteng Akan ke NTB</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mataram (Suara NTB) Nusa Tenggara Barat (NTB), rupanya semakin mempesona para investor asing. Buktinya, belakangan ini sejumlah investor, mulai menjajaki NTB untuk dijadikan tempat berinvestasi. Seperti Rabu (5/2) lalu, Salim Group, investor asal Korea yang bergerak di berbagai bidang dan sektor usaha datang ke NTB. Tidak hanya itu, 19 Februari 2008 mendatang, sedikitnya 100 investor, sebagian besar dari Timur Tengah (Timteng) juga berencana datang ke daerah ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;"Mereka akan menawarkan berinvestasi di NTB. Tentunya, peluang tersebut harus dimanfaatkan secara optimal, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah ini, khususnya dari sisi tenaga kerja,’’ ujar Gubernur NTB, Drs.H.L. Serinata dalam silaturahmi dengan Pimpinan dan anggota DPRD NTB di Lesehan Dicarpio, Narmada, Lobar, Rabu (6/2) malam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu cara menangkap adanya peluang tersebut, ucapnya, dengan persediaan sarana infrastruktur memadai, baik di darat, laut dan udara. Jika hal tersebut, dimanfaatkan dengan baik, Gubernur optimis di masa yang datang, NTB akan berkembang dan mampu bersaing dengan daerah lain. ‘’Salah satu upaya kita, yakni meningkatkan infrastruktur yang ada di daerah ini,’’ katanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adanya dukungan yang begitu besar dari pemerintah pusat terhadap pembangunan Bandara Internasional Lombok (BIL) di Lombok Tengah patut disambut gembira. Sejumlah elemen di pusat, mulai dari Wakil Presiden, H. M. Jusuf Kalla, hingga di bagian pelaksana dan pihak yang berkepentingan mengusulkan adanya perpanjangan landasan pacu (runway) BIL.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Usulan perpanjangan ini, lanjutnya, tentunya bukan tanpa alasan. Di mana, terdapat beberapa faktor dan semakin cepatnya perkembangan teknologi, termasuk jenis pesawat yang semakin besar di era globalisasi ini. Selain itu, kapasitas muat bandara terdekat dari Lombok, yakni Bandara Ngurah Rai di Bali yang begitu padat juga menjadi salah satu pertimbangan. Belum lagi sudah mulai beroperasinya pesawat Airbus 300 di sejumlah bandara internasional di Indonesia dengan kapasitas penumpang dalam jumlah besar, sehingga perpanjangan runway BIL harus dilakukan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;‘’Semula, runway BIL hanya 2.500 meter. Kemudian akan ditambah menjadi 2.700 meter. Namun, saat mengikuti pertemuan di Jakarta beberapa waktu lalu, adanya usulan agar BIL di Lombok Tengah ditambah menjadi 4.400 meter dengan lebar antara 60 hingga 85 meter,’’ ungkap Gubernur.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adanya dukungan yang begitu besar dari pusat terhadap pembangunan BIL di Lombok, ucapnya, tentunya harus didukung seluruh lapisan masyarakat di daerah ini. Terlebih, pembangunan bandara tersebut, merupakan salah satu cara dalam mengembangkan beberapa kawasan wisata di Pulau Lombok maupun Pulau Sumbawa. Termasuk mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik yang tinggal di kawasan bandara maupun di luar kawasan itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tidak hanya itu, ucapnya, adanya sarana transportasi memadai akan mampu mengundang minat investor menanamkan investasinya di daerah ini. Hal ini, kata Gubernur, bisa dilihat dengan kedatangan sejumlah investor dalam dan luar negeri menanamkan investasi di daerah ini. (ham)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.sasak.org&lt;br /&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-334283865006889597?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/334283865006889597/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=334283865006889597' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/334283865006889597'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/334283865006889597'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/02/seratus-investor-timteng-akan-ke-ntb.html' title='Seratus Investor Timteng Akan ke NTB'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-7859043643731412285</id><published>2008-02-08T07:54:00.000-08:00</published><updated>2008-02-08T08:03:39.724-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Terjadi Pro Kontra, Wacana Sekotong Jadi Objek Geowisata</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Giri Menang (Suara NTb) Adanya rencana pemerintah daerah Kabupaten Lombok Barat (Pemkab Lobar) menjadikan Sekotong sebagai daerah objek Geowisata disambut antusias sebagian kalangan. Pasalnya, usaha tambang di daerah tersebut sangat potensial dijadikan objek wisata. Potensi ini diharapkan bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sehingga bisa mensejahterakan masyarakat Sekotong dan sekitarnya yang mayoritas miskin. Namun di sisi lain, pendapat kontra juga muncul. Kenapa ?&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;L. Wirame, dari Kabag TU Dinas Petambangan Lombok Barat (Lobar), yang dikonfirmasi Suara NTB, menegaskan, Pemkab Lobar akan terus melanjutkan rencana eksploitasi batuan mangan yang terkandung dalam perut bumi Sekotong. Begitu pula renana pemerintah menjadikan Sekotong sebagai objek geowisata. Terkait adanya Perda yang melarang adanya galian B di Lombok dinilai Wirame tidak begitu dipermasalahkan. Pasalnya, masih ada celah dan pertimbangan-pertimbangan yang matang. Baik mengenai aspek dampak lingkungan yang akan ditimbulkan, juga akibat lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Celah yang dimaksudkan Wirame, adanya UU No 32 tahun 2003 tentang otonomi daerah. Dimana secara jelas termaktub pemberian hak seutuhnya kepada kepala daerah masing-masing untuk mengelola daerahnya, termasuk potensi alam yang terkandung di dalamnya guna kesejehteraan rakyat. Selain itu, Perda tersebut dinilai tidak jelas peruntukannya, karena terlalu kontradiktif ditambah lagi tidak ada sanksi yang jelas yang dicantumkan dalam aturan pelarangan dalam Perda tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mendagri menurutnya, telah mengeluarkan surat untuk segera merevisi Perda tersebut. Dijelaskan, pertimbangan yang telah diambil pemerintah Lobar disebutkan Wirame, jika penambangan di daerah tersebut benar-benar jadi apalagi ditambah dengan pengembangan wisata dipastikan bisa memakmurkan masyarakat. Lapangan kerja yang akan diciptakan cukup besar, sehingga bisa mempekerjakan masyarakat sekitar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sedikit berbeda dengan Ketua Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH) Universitas Mataram (Unram). Ir. Pudusung, MP, saat dikonfirmasi Suara NTB di Sekretariat PPLH Senin (4/2) lalu. Ia mengatakan daerah Lombok merupakan daerah yang sangat kecil. Mengacu pada Perda nomor 11 tahun 2006 tentang lingkungan, dinyatakan segala macam bentuk penambangan golongan B hendaknya ditaati. Pasalnya, Pulau Lombok merupakan pulau yang kecil ditambah jumlah ponduduk yang sangat padat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pudusung mengaku sangat mendukung rencana Pemkab Lobar menjadikan Sekotong, yang berlokasi di bagian selatan Lobar sebagai daerah geowisata. Namun, sebatas geowisata murni potensi alam yang ada. Bukan pada penambangannya. ‘’Menciptakan wisata jangan dengan menambang, maksimalkan saja potensi alamnya yang alami,’’ paparnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dikhawatirkan Pudusung, setiap melakukan perencanaan pembangunan sering melupakan kajian tentang lingkungan. Ia menyarankan, konsep yang akan diterapkan nantinya dalam menjadikan Sekotong sebagai daerah geowisata benar-benar memperhatikan kajian lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dampak yang akan ditimbulkan jika benar-benar Lombok ini melanggar Perda tersebut dianggap Pudusung bisa berakibat akan habisnya tempat yang aman di Lonbok. Secara jelas, ia menyarankan tidak melakukan penambangan ketika ingin menciptakan daerah geowisata.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Adanya perhatian pemerintah terhadap lingkungan dinilai Pudusung masih minim. Padahal lanjutnya, masalah lingkungan butuh perhatian besar. Apalagi kalau bicara dampak yang akan ditimbulkan akibat kerusakan lingkungan tersebut. ‘’Sekarang yang marak dibicarakanan tentang kesehatan lingkungan. Seperti, kita belum pernah sadari banyak sekali logam berat yang kita konsumsi secara tidak sengaja akibat pencemaran lingkungan,’’ cetusnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disarankan Pudusung, pemerintah jangan terlalu mengejar PAD dengan alasan meningkatkan taraf perekonomian masyarakat, tanpa memperhatikan dampaknya bagi lingkungan. Kerena, jika dibanding-bandingkan dampak yang akan ditimbulkan akibat kerusakan lingkungan lebih besar dengan penghasilan yang akan diperoleh dalam bentuk PAD tersebut.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pendangan senada juga dilontarkan Kepala Dinas pariwisata seni dan Budaya (Disparsenibud) Lobar, Drs. Tjok Suthendra Rai, M.M, yang dikonfirmasi Suara NTB di ruang kerjanya, Rabu (6/2). Ia mengatakan bahwa Sekotong kurang potensial sebagai daerah geowisata.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut Tjok, yang dilihat potensial sebagai daerah geowisata adalah kawasan Gunung Rinjani. Pasalnya, keindahan alam yang dimiliki Rinjani juga didukung oleh beberapa gejala alam yang unik seperti adanya Goa Susu, dan juga sumber air panas. Selain itu juga, di Rinjani juga terdapat pembentukan pegunungan baru yang diakibatkan oleh letusan yang terjadi pada beberapa tahun silam. ‘’Kenapa kita malah lantas memilih Rinjani dibanding dengan Sekotong. Untuk daerah Sekotong kita juga punya rencana untuk itu, namun untuk saat ini kita sedang konsentrasi pada Rinjani dahulu yang akan segera kita jadikan sebagai National Park,’’” ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu, menurut Tjok pihak Pemkab juga sedang mengindentifikasi daerah-daerah mana yang akan dijadikan sebagai daerah geowisata. Untuk Sekotong sendiri, sebenarnya daerah Sekotong bisa dikembangkan apa saja, mulai dari perikanan, pariwisata, pertambangan, peternakan, dan pertanian. ‘’Daerah Sekotong merupakan daerah yang komplit. Jadi kita juga merencanakan untuk mengelola semua itu, sehingga kedepannya Sekotong menjadi daerah pariwisata yang komplit. Malah sekarang belum jelasnya RTRW daerah Sekotong, menjadi masalah,’’ terangnya. (rus/smd)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.sasak.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-7859043643731412285?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/7859043643731412285/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=7859043643731412285' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7859043643731412285'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7859043643731412285'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/02/terjadi-pro-kontra-wacana-sekotong-jadi.html' title='Terjadi Pro Kontra, Wacana Sekotong Jadi Objek Geowisata'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-7559864432063243384</id><published>2008-02-08T07:40:00.000-08:00</published><updated>2008-02-08T08:04:41.585-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Festival Senggigi Agenda VIY 2008 Untuk Lobar</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Giri Menang Lobar OL) (Dalam rangka menyambut Visit Indonesia Year (VIY) tahun 2008, secara nasional, kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ditargetkan mencapai tujuh juta orang. 118 juta untuk wisatawan nusantara (wisnu). Untuk memperoleh target tersebut, pemerintah telah menetapkan sedikitnya seratus even yang bakal digelar di daerah-daerah.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Untuk menyambut kegiatan nasional tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, melalui Dinas Pariwisata Seni dan Budaya (Diparsenibud Lobar), oleh pemerintah pusat yang domotori Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar), telah ditetapkan, Festival Senggigi sebagai agenda even yang harus digelar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kepala Diparsenibud Lobar, Drs. Tjok Sutendra Rai, MM ketika dimintai keterangannya menjelaskan, secara global di wilayah NTB, Kementerian Budpar RI, telah menetapkan lima agenda even.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Kita di Lobar kena satu even yaitu, Festival Senggigi,” papar Tjok di ruang kerjanya Jumat (18/1).&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ditambahkan, lima agenda di NTB tersebut dirinci Tjok, Uap-Uap di Bima, UU Intertional Surving-Dompu, Bau Nyale-Lombok Tengah, Bulan Apresiasi Budaya (BAB)-Kota Mataram dan Festival Senggigi-Lobar.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ditanya target pencapaian jumlah wisman ke Lobar, menurut Tjok, oleh pusat tidak ditargetkan jumlah pencapaian, melainkan daerah sendiri yang menargetkan. Untuk tahun 2007 lalu, pihaknya mencapai target sebesar 250 ribu wisman. Sementara tahun 2008 ini, kata Tjok, ditargetkan 300 ribu orang wisman. “Mudah-mudahan tercapai, asal semua komponen masyarakat mendukung, terutama keamanan,” paparnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sebagai Support of Event, Festival Sengigi yang biasa di gelar pada bulan Juli tiap tahun, telah mampu menyedot banyak wisatawan. Diparsenibud Lobar, sengaja menggelar even tersebut pada tiap bulan Juli. Karena menurut Tjok, pada bulan tersebut, kunjungan wisatawan sedang mencapai puncak. Untuk menyemarakkan kegiatan, Diparsenibud tidak merasa risih untuk mengundang sejumlah artis ibu kota, budayawan, seniman, pelaku pariwisata serta beberapa daerah yang ingin mempromosikan kegiatan pariwisatanya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Disinggung kasus pengerusakan tembok pembatan di Batulayar, Tjok mengungkapkan, itu hanya insiden kecil yang sifatnya pribadi. Ijin operasional dari pemiliknyapun belum sampai ke Diparsenibud. Dan dilihat dari sudut pariwisata, tidak menghasilkan dampak yang berarti.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.sasak.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-7559864432063243384?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/7559864432063243384/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=7559864432063243384' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7559864432063243384'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7559864432063243384'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/02/festival-senggigi-agenda-viy-2008-untuk.html' title='Festival Senggigi Agenda VIY 2008 Untuk Lobar'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-7803187447414860121</id><published>2008-02-04T11:08:00.000-08:00</published><updated>2008-02-04T11:09:17.036-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Menikmati Pemandangan Air Terjun di Lombok</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Liputan6.com, Lombok: Kaki Gunung Rinjani di Kepulauan Lombok, Nusa Tenggara Barat, memiliki beragam wisata alam. Satu di antaranya air terjun Sindang Gile. Terletak sekitar 600 meter di atas permukaan laut, air di kawasan ini ternyata berasal dari perut bumi sehingga bisa langsung diminum. Uniknya, kendati musim berganti, air terjun itu tetap saja mengalir deras.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Wisata lainnya yang bisa dikunjungi di kaki gunung berapi tertinggi di Indonesia itu yaitu kawasan air terjun Tiu Kelep. Namun sebelumnya para pengunjung harus terlebih dulu menyisir jalan dengan disuguhi pemandangan jurang di sisi kanan dan kiri. Meski medannya cukup sulit, anda dijamin tetap akan takjub melihat air terjun setinggi 42 meter itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mengunjungi Lombok tak lengkap rasanya bila tidak menikmati wisata pantai. Maklum, Lombok memang sangat terkenal akan keindahan pantainya dengan nuansa pasir putihnya dan air yang biru jernih. Pantai di Pulau Gili Air, misalnya. Banyak wisatawan lokal maupun mancanegara singgah di pantai tersebut. Di sini pula, anda bisa beraktivitas snorkling, diving, dan memancing.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bila petang menjelang, anda bisa menikmati keindahan panorama di saat sang surya terbenam meninggalkan kenangan setelah seharian penuh beraktivitas. Ini bisa dilakukan sambil menikmati hidangan dan minuman yang disediakan sejumlah cottage di Gili Air.(REN/Tim Melancong Yuk)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.sasak.org&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-7803187447414860121?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/7803187447414860121/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=7803187447414860121' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7803187447414860121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/7803187447414860121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/02/menikmati-pemandangan-air-terjun-di.html' title='Menikmati Pemandangan Air Terjun di Lombok'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-2784459675716204302</id><published>2008-02-04T11:04:00.000-08:00</published><updated>2008-02-04T11:07:13.901-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Tiga Pulau Kecil Indah di Lombok</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Liputan6.com, Lombok: Pulau Lombok menyimpan berjuta pesona, terutama pemandangan alam yang bisa dinikmati para turis lokal dan mancanegara. Tiga kawasan wisata bahari yang layak dikunjungi antara lain Gili Meno, Gili Terawangan, dan Gili Air. Ketiga pulau kecil (gili) itu terletak di kawasan Selat Lombok, Kabupaten Lombok Barat, Nusatenggara Barat.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tak sulit untuk mencapai ketiga pulau itu. Anda bisa menggunakan perahu motor dari Pelabuhan Bangsal, Kabupaten Lombok Utara dengan ongkos Rp 10 ribu per orang. Lama perjalanan ditempuh sekitar satu jam. Tujuan pertama tim Melancong Yuk yakni ke Gili Meno yang berangkat dari Pantai Senggigi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Salah satu kawasan yang didatangi yaitu Taman Burung Gili Meno yang menjadi habitat beragam spesies burung dari sejumlah negara. Di taman itu juga dipelihara di antaranya kangguru dan rusa. Tiket masuk ke taman itu dikenakan biaya Rp 40 ribu per orang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Taman bawah laut Gili Meno juga tak kalah menarik. Peralatan menyelam disediakan bagi Anda yang ingin menjelajahi kedalaman bawah laut. Peralatan menyelam disewakan sekitar Rp 50 ribu meliputi di antaranya kacamata renang, alat bantu pernapasan, dan sepatu katak. Bila ingin lebih dalam lagi menyelam, Anda bisa menyewa alat diving seharga sekitar US$ 50.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perjalanan dilanjutkan menuju Gili Terawangan, gili terluas di antara dua gili lainnya. Di sana banyak dijumpai penginapan yang bisa disewakan harian, mingguan atau bulanan. Harganya pun bervariasi berkisar antara Rp 300 ribu sampai Rp 700 ribu per malam. Jalan-jalan yang melelahkan membuat perut lapar? Anda dapat singgah di sejumlah rumah makan yang juga menyediakan menu-menu internasional. Maklum, di sana kebanyakan disinggahi para turis asing.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di siang hari, aktivitas para turis di Gili Terawangan rata-rata diisi dengan diving dan snorkling. Ingin menikmati pemandangan alam bawah laut lebih dekat? Disediakan bagi Anda perahu sewaan bernama Glass Bottom Boat. Lain lagi aktivitas mereka di waktu malam. Mereka lebih banyak menghabiskan waktu di beberapa kafe yang dijadikan ajang buat bergaul, berkumpul, dan bersantai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berkeliling daratan di sejumlah kawasan di Gili Terawangan disediakan cidomo (kereta kuda sejenis dokar) dan sepeda. Dua kendaraan itu yang tersedia karena tak ada kendaraan bermotor di sana. Cukup dengan membayar Rp 20 ribu, pengemudi siap mengantar Anda ke ke kawasan yang diinginkan. Untuk sepeda, dikenakan tarif sewa sebesar Rp 50 ribu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gili Terawangan yang luasnya lebih dari 300 hektare ini menjanjikan kenikmatan tersendiri bagi para pelancong. Mereka yang senang bertualang bisa mencoba jalur-jalur menarik untuk mencapai bukit. Di ketinggian dari atas permukaan laut itu pemandangan alam cukup indah dipandang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anda tertarik mengetahui sejarah masyarakat NTB, kunjungi Museum Negeri di Mataram, Lombok. Museum yang diresmikan pada 23 Januari 1982 itu menyimpan 7006 koleksi tentang kehidupan sejarah masyarakat NTB. Benda-benda bersejarah itu tersimpan dalam sebuah kotak kaca berukuran besar layaknya akuarium.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Di dalam ruangan yang luas itu tersimpan di antaranya arca siwa mahadewa, keris, kendi, kapak, nekara dan mahkota. Berdasarkan informasi yang dihimpun www.liputan 6.com, nekara adalah koleksi museum tertua yaitu nekara perunggu Sambelia dan nekara Seran. Nekara sebelumnya ditemukan di Lombok Timur dan Pulau Sumbawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Diperkirakan, nekara-nekara itu dibuat pada abad kelima. Kala itu nekara digunakan sebagai alat komunikasi, bekal kubur, meminta hujan, dan sering diserahkan kepada suatu kelompok tertentu jika kelompok lain kalah perang. Menurut hasil penelitian arkeolog, nekara awalnya pengaruh dari Cina.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;bagi temen-temen yang mau lihat keindahan ketiga pulau itu + museum Mataram (padahal tiang juga pingin banget lihat secara langsung keindahan Pulau Lombok, solanya belum pernah sekarang, hanya dulu waktu kecil aja).. duch sedihnya hatiku.. T-T.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.sasak.org&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-2784459675716204302?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/2784459675716204302/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=2784459675716204302' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2784459675716204302'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2784459675716204302'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/02/tiga-pulau-kecil-indah-di-lombok.html' title='Tiga Pulau Kecil Indah di Lombok'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-8480329747382156226</id><published>2008-02-01T01:53:00.000-08:00</published><updated>2008-02-01T01:55:00.587-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Budaya'/><title type='text'>Perang Topat, Ritual di Gumi Sasak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perang topat (ketupat) setiap tahun berlangsung di Pura Lingsar, Kecamatan Narmada, Lombok Barat. Upacara ini berlangsung pada waktu saat “raraq kembang waru” alias gugurnya bunga waru.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Acara itu merupakan lambang kerukunan antar umat beragama, khususnya masyarakat Sasak (pemeluk Islam) dan masyarakat etnis Bali (pemeluk Hindu). Perang topat dimulai pukul 15.45, dan berakhir saat matahari tenggelam.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Upacara itu sudah jadi agenda pariwisata. Wanita yang sedang haid tak boleh mengikuti. Sehari sebelumnya ada upacara permulaan kerja atau “penaek gawe”. Ada lagi acara “mendak” alias upacara menjemput tamu agung alias roh-roh gaib yang berkuasa di Gunung Rinjani dan Gunung Agung. Kemudian ada pula penyembelihan kerbau. Ada sesajen berupa jajan sembilan rupa, buah-buahan, dan minuman.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Lempar-lemparan ketupat itu ditingkahi bunyi kul-kul selama sekitar satu jam. Ketupat itu diperebutkan. Yang belum dilemparkan tak boleh dibawa pulang. Kendati ketupat itu sudah penyok, atau isinya “mecotot”, tetap dipunguti orang, khususnya petani, untuk dibawa pulang dan ditempatkan di sudut-sudut pematang sawah atau digantung di pohon buah-buahan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maksud upacara itu adalah untuk mendapatkan berkah dan keselamatan, terutama bagi petani anggota Subak. Memang perang topat tak lepas dari legenda. Konon di Lombok Barat dulu ada Kerajaan Medain. Raja Medain punya anak bernama Raden Mas Sumilir yang bergelar Datu Wali Milir. Suatu ketika ia menancapkan tongkatnya di tanah Bayan. Saat tongkat itu ditarik, air pun muncrat, melaju deras. Dalam bahasa Sasak, melaju artinya langser atau lengsar. Desa itu pun lalu diberi nama Lingsar. Entah bagaimana, Sumilir hilang di situ. Atas musibah itu, seisi istana dan warga sedih. Kesedihan itu berlarut hingga dua tahun. Buntutnya, semua orang melupakan urusan kehidupan. Suatu ketika keponakan Sumilir, Datu Piling, menemukan pamannya itu di lokasi mata air tadi. Dalam pertemuan itu disebutkan, kalau mau menemui Sumilir, hendaklah datang ke mata air itu.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maka Datu Piling pun memerintahkan pengiringnya untuk menyambut pertemuan itu. Ketupat beserta lauknya dipersiapkan. Pertemuan pun terjadi sekitar pukul 16.00. Setelah itu Raden Mas Sumilir kembali menghilang. Tapi sejak Sumilir menghilang kedua kalinya, warga Lingsar kembali menikmati kemakmuran. Sumber air melimpah, dan siap dipakai mengairi sawah.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Perang ketupat pun lantas dilestarikan sebagai ungkapan rasa syukur, menandai saat dimulainya menggarap sawah (JIBIS Humaniora)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Sumber : www.sasak.org&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-8480329747382156226?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/8480329747382156226/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=8480329747382156226' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/8480329747382156226'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/8480329747382156226'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/02/perang-topat-ritual-di-gumi-sasak.html' title='Perang Topat, Ritual di Gumi Sasak'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-1070582287344003582</id><published>2008-02-01T01:52:00.000-08:00</published><updated>2008-02-01T01:53:33.583-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Berita'/><title type='text'>Santap Sniper di Bibir Gili Meno</title><content type='html'>Lombok Barat - Tampangnya terbilang sangar dengan gigi-giginya yang runcing. Sniper jacket! Begitu dia dipangil oleh nelayan. Namun tidak seperti namanya yang terkesan sangar, sniper jacket justru adalah ikan pengecut. Hobinya bersembunyi di antara karang-karang. Dia bersahabat karib dengan ikan ekor kuning.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mendapatkan sniper jacket, nelayan di Laut Lombok memancingnya dari atas perahu. Dengan menggunakan umpan dari daging ikan yang dipotong kecil-kecil, hoooop… terpancinglah sniper jacket itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menggarap ikan ini tak perlu macam-macam. Setelah dibersihkan, sniper jacket cukup digoreng atau dibakar tanpa bumbu. Kendati begitu, rasanya manis dan menyegarkan khas ikan laut yang masih fresh from the sea. Dagingnya pun tebal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Gili Trawangan dan Gili Meno sebagian besar tempat makan menyediakan si gigi runcing ini. detikcom sempat mencicipinya di sebuah kafe di bibir pantai Gili Meno, Lombok Barat, NTB, Kamis (31/1/2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandangan lautan nan memesona sambil berselonjor di gubukan membuat cita rasa santapan semakin amboi. Ikan ini hanya diduetkan dengan sambal ulek plus jeruk nipis, ayeeee… rasanya mau nambah berkali-kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi dengan nasi panas mengepul dan plecing kangkung segar, waaahhh… makin mantap! Bolehlah jika si sniper jacket ini disandingkan dengan kenikmatan ayam taliwang yang terkenal dari Lombok.(ana/sss)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-1070582287344003582?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/1070582287344003582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=1070582287344003582' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/1070582287344003582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/1070582287344003582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/02/santap-sniper-di-bibir-gili-meno.html' title='Santap Sniper di Bibir Gili Meno'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-6352135460670033487</id><published>2008-01-30T00:02:00.000-08:00</published><updated>2008-01-30T00:32:18.188-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tempat Wisata'/><title type='text'>Tiga Gili Lengkapi Pariwisata Lombok</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6AwN1Yjt5I/AAAAAAAAA00/YKkVxVPYH3o/s1600-h/Gili+terawangan-meno+dan+air.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 258px; height: 161px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6AwN1Yjt5I/AAAAAAAAA00/YKkVxVPYH3o/s320/Gili+terawangan-meno+dan+air.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161178187193104274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Mungkin Anda adalah salah satu dari orang yng pernah berkunjung ke salah satu atau semua dari tiga gili ini. Nah, bagi Anda yang belum sama sekali, alangkah baiknya Anda terus membaca sampai habis sebagai gambaran jika nanti Anda berminat menikmati liburan bersama keluarga. Anda tinggal memilih gili mana yang sesuai dengan selera Anda. Di sini ada tigi gili kembar yang bisa menjadi tempat liburan yang nyaman bagi Anda. Ia adalah Gili Terawangan, Gili Meno dan Gili Air.&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Gili adalah nama lain dari pulau kecil. Ketiga pulau kecil ini terletak di wilayah kabupaten Lombok Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Jika Anda hendak mengunjunginya melalui jalur bandara, maka Anda hanya membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam. Perjalanan ditempuh lebih lama karena jalan yang akan dilalui sangat dan brliku-liku. Sebab, Anda akan melintasi kaki gunung tertinggi di NTB bahkan tertinggi ke 2 se-Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Meskipun demikian, perjalanan pasti tak menjenuhhkan. Sebab, di sepanjang perjalanan, anda juga bisa menikmati pemandangan yang indah. Ada pepohonan yang membawa kesejukan di sepanjang jalan, ada juga hewan-hewan liar yang bisa membuat pejalan lebih fresh.  Anda bisa menyaksikan  ratusan monyet (kera) yang berkeliaran dijalan menunggu lemparan kacang atau pisang dari pengendara mobil atau motor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menjangkau tiga pulau ini, Anda transit di Bangsal. Sebab, kendaraan yang Anda gunakan hanya mampu mengantarkan hingga di situ. Selanjutnya, Anda harus berpindah ke  perahu atau boot yang telah disediakan. Bayarannya pun tidak terlalu mahal, cukup dengan Rp. 8.000 saja menggunakan jasa perahu untuk jalur Gili Terawangan. Berbeda dengan Gili Meno dan Gili Air, sebab jaraknya yang lebih jauh. Menarik bukan? Sebelum Anda sampai di gili tersebut, Anda sudah bisa berwisata menikmati pelayaran singkat.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-6352135460670033487?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/6352135460670033487/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=6352135460670033487' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6352135460670033487'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/6352135460670033487'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/01/tiga-gili-lengkapi-pariwisata-lombok.html' title='Tiga Gili Lengkapi Pariwisata Lombok'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6AwN1Yjt5I/AAAAAAAAA00/YKkVxVPYH3o/s72-c/Gili+terawangan-meno+dan+air.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-8554919251901226629</id><published>2008-01-29T10:13:00.000-08:00</published><updated>2008-01-30T01:48:57.217-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tempat Wisata'/><title type='text'>Air Terjun Otak Kokoq</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6BDSlYjt-I/AAAAAAAAA1s/HKRENP1FeTc/s1600-h/Air+Terjun+Otak+Kokok.bmp"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 189px; height: 130px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6BDSlYjt-I/AAAAAAAAA1s/HKRENP1FeTc/s320/Air+Terjun+Otak+Kokok.bmp" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5161199159518410722" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pengelolaannya memang sederhana, namun obyek wisata ini mampu menyedot pengunjung yang sangat banyak. Wisata Air Terjun Otak Kokoq memang hanya dikunjungi oleh wisatawan lokal. Tetapi mampu memberikan konstribusi besar bagi pendapatan daerah. Berada di kaki pegunungan (gunung rinjani), tempat wisata yang juga sering disebut Joben (nama kampung sebagai lokasi wista) memberikan kesejukan dengan hawanya yang sangat dingin. &lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Otak Kokok menjadi pilihan pavorit bagi pelajar yang menghadapi liburan sekolah. Hampir setiap hari minggu, pariwisata yang terdiri dari air terjun, kolam renang dan hutan lindung ini dipadati ABG. Tidak hanya itu, para ibu-ibu bersama keluarganya juga datang meskipun hanya sekedar menikmatai nuansa alamnya yang adem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Air terjun yang dulunya terkenal mampu menyembuhkan bebagai macam penyakit ini berada di wilayah kecamatan Montong Gading, Kabupaten Lombok Timur, Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Konon, ketika seorang yang berpenyakitan mandi di sini, maka air bekas mandi akan berubah menjadi putih, persis seperti air bekas cucuin beras. Dari keterangan warga setempat, air terjun ini mampu menyembuhkan penyakit reumatik, pegal-pegal, kudis, panu dan kurap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tetapi itulah cerita sebelum direnovasi. Kini khasiatnya tak terdengar lagi. Hanya saja tetap mampu menyembhkan penyakit stress, tentunya. Penulis memiliki pengalaman tersendiri saat bberkunjung pertama kali ke tempat ini. Saat itu sekitar tahun 1985-an (masih SD). Tempat ini masih sangat alami sebagaimana bentuk awalnya. Untuk mengunjunginya pun harus berjalan kaki sejauh + 5 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kini, Otak Kokoq menjadi salah satu andalan pariwisata Lombok Timur. Hanya dengan uang Rp. 2000, Anda sudah bisa menikmati tiga fasilitas wisata sekaligus, yaitu air terjun, kolam renang dan hutan lindung.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-8554919251901226629?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/8554919251901226629/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=8554919251901226629' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/8554919251901226629'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/8554919251901226629'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/01/air-terjun-otak-koko_29.html' title='Air Terjun Otak Kokoq'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_zTVobe539rI/R6BDSlYjt-I/AAAAAAAAA1s/HKRENP1FeTc/s72-c/Air+Terjun+Otak+Kokok.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-1140632368837740744</id><published>2008-01-29T10:09:00.000-08:00</published><updated>2008-01-30T03:28:23.452-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Pariwisata Lombok</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Upaya-upaya pemerintah dalam mengembangkan pariwisata secara nasional tentunya harus ditopang oleh keterlibatan langsung dari daerah-daerah di seluruh nusantara. Pemerintah daerah pun harus melihat pariwisata sebagai sektor unggulan dan sektor real untuk membake up perekonomian untuk kesejahteraan rakyat dengan tidak menafikan sektor lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pulau Lombok adalah salah satu pulau di propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Pulau yang terkenal dengan istilah pulau seribu masjid ini juga memiliki potensi pariwisata yang tinggi. Dengan panorama alam dan ragam budaya serta adat, diberpotensi menjadi sebuah kawasan pariwisata yang mampu menyedot perhatian wisatawan mancanegara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Saat ini, tercatat sekitar 17 negara yang menjadi pasar utama pariwisata NTB yaitu Singapura, Jepang, Taiwan, Malaysia, Korea, Jerman, Amerika, Belanda, Inggris, Hongkong, Italia, Filifina, Swiss, Selandia Baru, Kanada dan Australia. Hal ini ditopang oleh letak geografis yang berada pada jalur lintas perdagangan nasional dan tentunya sebagai salah satu daerah tujuan pariwisata. Meskipun demikian, tentunya jumlah ini masih minimal. Hal ini disebabkan terbatasnya akses akibat promosi dan sarana transportasi. Bandara Internasional Lombok (BIL) diharapkan mampu menopang berkembangnya pariwisata Lombok ke depan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Potensi pariwisata Lombok terlihat dalam pemetaan kawasan wisata. Ada 9 kawasan wisata yang terdapat di Pulau Lombok yaitu Sire, Gili Air, Senggigi dan sekitarnya, Suranadi, Gili Gede, Pantai Kuta, Seger dan Tanjung A'an, Selong Belanak, Rinjani, Gili Indah, Gili Sulat dan wisata Sade.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Selain itu Lombok cukup strategis sebagai jalur segi tiga emas daerah tujuah wisata. Jalur yang dimaksud adalah Bali di sebelah barat, Pulau Komodo di sebalah timur dan Tanah Toraja di sebelah utara.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-1140632368837740744?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/1140632368837740744/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=1140632368837740744' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/1140632368837740744'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/1140632368837740744'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/01/pariwisata-lombok_29.html' title='Pariwisata Lombok'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2910228000321420251.post-2982251519373348212</id><published>2008-01-29T10:07:00.000-08:00</published><updated>2008-01-30T03:28:41.387-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Tentang Pariwisata</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Dunia pariwisata merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan sosial ekonomi manusia. Bahkan sektor ini telah diperkuat oleh berbagai badan organisasi internasional sekelas PBB, Bank Dunia (World Bank) dan World Tourism Organization (WTO). Perkembangan ini nampak jelas ketika melihat bahwa dunia pariwisata yang awalnya hanya dinikmati oleh segelintir orang kaya pada awal abad ke-20, kini telah merata dan bisa dinikamti oleh semua lapisan masyarakat. Bahkan pariwisata menjadi bagian dari hak asasi manusia. Hal semacam ini terjadi tidak hanya di negara maju tetapi mulai merambah negara berkembang termasuk Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pada dasarnya, Indonesia juga tidak menafikan sektor pariwisata-nya yang potensial. Melalui UU No. 25 Tahun 2000, Pemerintah telah mencanangkan Program Perencanaan Nasional Pariwisata guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Juga dalam rangka memulihkan citra Indonesia di dunia internasional pasca krisis moneter akibat instabilitas politik Indonesia saat itu. Kenyataannya, perencanaan ini kian rumit dengan menjangkitnya isu terorisme pasca tragedi 11 September 2001 dengan serangan terhadap menara kembar World Trade Centre (WTC) dan Pentagon di Amerika Serikat. Hal serupa juga terjadi di Indonesia degan ledakan bom di Legian Kuta Bali serta konflik yang kerap terjadi di belahan bumi nusantara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika saja re-positioning sekaligus re-vitalization tidak segera dilakukan, maka dunia pariwisata sebagai andalan sumber income bagi beberapa daerah kian terpuruk. Sesungguhnya, Indonesia masih berpeluang besar merebut pasar pariwisata itu kembali. Hal ini dapat ditopang oleh siklus dominasi tujuan wisata yang mulai berubah. Apabila di tahun 1950, sekitar 15 tujuan wisata utama di dunia terkonsentrasi di Eropa Barat dan Amerika Utara, yang mendatangkan 97% dari jumlah wisatawan dunia, maka pada tahun 1999 jumlah ini menurun menjadi 62%. Sisanya akan menyebar diberbagai belahan dunia terutama Asia Timur, Eropa Timur, dan Amerika Latin. Indonesia pun masih menempati sepuluh besar dari negara yang dikunjungi wisatawan internasional.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Melihat jumlah wisatawan mancanegara maupun dalam negeri yang terus berkembang, patutlah apabila pariwisata dikategorikan kedalam kelompok industri terbesar. Bagimana tidak, ekspor barang dan jasa pada umumnya berasal dari sektor pariwisata. Dan pariwisata pun telah menjadi penyumbang terbesar dalam perdagangan internasional dari sektor jasa. Prospek pariwisata ke depan pun sangat menjanjikan bahkan sangat memberikan peluang besar, terutama apabila menyimak angka-angka perkiraan jumlah wisatawan internasional (inbound tourism). Berdasarkan perkiraan WTO akan ada sekitar 1,046 milyar orang di tahun 2010 dan 1,602 milyar orang di tahun 2020), diantaranya masing-masing 231 juta dan 438 juta orang berada di kawasan Asia Timur dan Pasifik. Dan akan mampu menciptakan pendapatan dunia sebesar USD 2 triliun pada tahun 2020.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Indonesia harus bisa menyiapkan infrastruktur untuk menggaet peluang di atas. Pariwisata Indonesia harus dapat menjadi sumber kesejahteraan rakyat. Untuk itu, perlu pengelolaan sistematis baik software hingga hardware-nya. Merefleksi wisatawan ke Indonesia, maka berdasarkan data statistik, sejak 2004 jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia mengalami penurunan. Akibatnya, target enam juta wisatawan pada 2007 tidak tercapai. Tentunya, semua berharap melalui program visit Indonesia Year 2008 dengan target tujuh juta wisatawan dengan perolehan devisa sebesar US$ 4 milyar dapat tercapai.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Tentunya, cita-cita ini akan terwujud apabila pemerintah dan para pelaku pariwisata Indonesia dengan serius melakukan perencanaan yang matang dan terarah untuk menjawab tantangan sekaligus menangkap peluang. Pemanfaatan peluang harus dilakukan melalui pendekatan “re-positioning” keberadaan masing-masing kegiatan pariwisata dimulai dari sejak investasi, promosi, pembuatan produk pariwisata, penyiapan jaringan pemasaran internasional, dan penyiapan sumber daya manusia yang berkualitas. Tak lupa, tersedianya jalur transportasi yang memadai.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2910228000321420251-2982251519373348212?l=rumah-wisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/feeds/2982251519373348212/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=2910228000321420251&amp;postID=2982251519373348212' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2982251519373348212'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2910228000321420251/posts/default/2982251519373348212'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://rumah-wisata.blogspot.com/2008/01/tentang-pariwisata_29.html' title='Tentang Pariwisata'/><author><name>Mukhlis Hasyim</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
